Lila And Grey

Lila And Grey
Cara makan es krim ala Grey



Sore harinya begitu selesai bersiap siap, Lila dan Grey pamit sama Bu Ratih untuk keluar sebentar membeli es krim. Lila tiba tiba pengen banget makan es krim yang lagi viral di kota B.


Sepeninggal Lila dan Grey, Bu Ratih kembali berkutat dengan desain desainnya. Karena besok akan ada meeting dengan klien barunya.


Sesampainya di kafe khusus es krim yang sedang viral tersebut. Grey meminta Lila menunggu di mobil aja, karena ternyata antriannya panjang banget.


Lila menganggukkan kepalanya, Grey mengecup bibir Lila lalu turun dari mobil langsung masuk ke baris antrian.


Setelah melihat Grey mengantre selama 15 menit, Lila pun ikut turun dari mobil mendekati Grey. Grey melotot ke arah Lila.


"Lila mau menemani suami Lila mengantre." kata Lila begitu sampai disamping Grey, dan langsung menggandeng lengan Grey.


"Sayang, kamu capek nanti."sahut Grey.


"Nggak dong, Lila kan cat woman." kata Lila sambil mendongakkan kepala menatap Grey.


Grey tersenyum, spontan mengecup kening Lila.


Tiba tiba ada suara cewek yang memanggil Grey, dan mengayunkan tangan agar Grey mendekatinya.


Grey dan Lila akhirnya keluar dari baris antrean dan mendekati cewek yang memanggilnya tadi.


"Lho Grace ? kamu kok pakai celemek ?" tanya Grey.


"oh iya kenalkan, ini Lila isteriku dan ini Grace dia........"


"Aku teman Grey semasa SMA dulu." Grace memotong ucapan Grey, Grace paham betul wataknya Grey, kalo Grey itu tidak pandai berbohong. Kalau sampai isterinya tahu aku dulu mantannya Grey, bisa jadi canggung situasinya. Batin Grace.


"Salam kenal saya Lila, emm kakak yang punya kafe es krim ini ya ?" tanya Lila.


"Iya, ini kafe aku, baru buka setahun ini. Kalian langsung masuk aja ada ruangan khusus kok, ayok ikut aku." Ajak Grace ramah, Lila dan Grey pun langsung mengikuti langkah Grace menuju ke ruangan khusus yang Grace maksud.


Saat mereka sudah masuk ke dalam ruangan tersebut, Grace mempersilahkan Grey dan Lila untuk duduk dan bertanya "Mau pesan rasa apa ?"


"Sayang, kamu mau rasa apa ?" tanya Lila.


"Grey tidak begitu suka es krim." sahut Grace.


Lila tampak kaget, langsung menoleh bergantian dari Grace ke Grey


"Aaahhh itu........"Grey gelagapan sewaktu Lila tiba tiba menoleh ke arahnya dengan tatapan kaget.


"Dulu, saya pernah mentraktir Grey es krim, tetapi Grey langsung menolak dan mengatakan kalau nggak suka makan es krim." Grace kembali memotong ucapan Grey sambil tersenyum.


"oooo kalo gitu, Lila pesan es krim rasa pisang cokelat aja." sahut Lila.


"Baik, aku siapkan dulu ya " ucap Grace lalu meninggalkan Grace dan Lila.


"Sayang, kamu dulu dekat ya sama kak Grace, Lila aja nggak tahu kalo kamu ternyata nggak suka es krim malahan kak Grace yang tahu ?" tanya Lila kemudian.


"Hmm." sahut Grey sambil meraih tangan Lila lalu menggenggam tangan Lila erat, untuk menutupi kegelisahannya.


"Hebat ya, masih muda cantik sudah punya usaha kafe dan viral lagi." kata Lila sambil mengedarkan pandangannya.


"Hmmm." sahut Grey.


"Sayang, kamu masih pusing ya ? kok kurang bersemangat gitu ?" tanya Lila sambil mengelus pipi suaminya.


Grey menggelengkan kepalanya dan tersenyum tanpa berkata kata.


Tiba tiba muncul seorang anak cowok kecil, cakep dan lucu dari arah dalam kafe tersebut, tampak berjalan menghampiri mereka berdua.


Lila spontan berdiri dan langsung jongkok di depan anak cowok tersebut.


"Hai, nama kamu siapa ganteng ?" tanya Lila.


"Nama atu Laja ante, nama ante ciapa ?" anak cowok itu menatap Lila dan meringis.


"Waaah Raja, kamu lucu banget cakep lagi, Tante boleh pangku kamu ? " tanya Lila kemudian.


Raja mengangguk malu, Lila pun langsung menggendong Raja, kembali duduk di samping Grey dan memangku Raja.


"Alo om Gley." Raja meraih tangan Grey dan menciumnya.


Grey tersenyum lalu mencubit pelan pipi Raja.


"Lho, kalian sudah kenal ?" tanya Lila.


"Kenal ante, om ini temannya mama cekolah dulu." jawab Raja.


"Hahaha kamu lucu banget ya, oooo kamu putranya mama Grace ? tanya Lila.


Raja menganggukkan kepalanya yang langsung didekap dan dicium pipinya sama Lila.


"Ante juga wangi, Laja juga cuka cama ante." kata Raja sambil menundukkan kepalanya karena malu.


"Apa ? nggak boleh kamu suka sama Tante ini, Tante ini miliknya Om." sahut Grey spontan.


"Apa sih sayang, anak kecil gini juga kamu cemburui." kata Lila sambil menepuk pundak Grey pelan.


"Kalo Laja udah gede, Laja mau menikah sama ante cantik ini." tiba tiba Raja berkata sambil mencium pipi Lila.


Grey langsung melotot dan langsung menarik pelan Raja untuk pindah duduk di pangkuannya.


"Dengar ya Raja, Tante ini miliknya Om jadi kamu nggak bisa menikahinya " Ujar Grey kesal.


Lila tertawa terpingkal pingkal melihat ekspresi kesalnya Grey dan ekspresi bingungnya Raja.


Tiba tiba Grace nongol sambil membawakan pesanannya Lila.


"Lho Raja kok disitu, ayok sini sama mama, nanti mengganggu om sama Tante lho." kata Grace.


Raja beringsut pindah duduk ke pangkuannya Lila lagi. Grey tampak kesal tapi akhirnya mengalah begitu melihat ekspresi Lila yang tampak bahagia bisa memangku Raja lagi.


"Raja ayok ." kata Grace lagi.


Raja menggelengkan kepalanya.


"Nggak papa kak, kakak lanjutkan aja, biar Raja saya yang temani." kata Lila kemudian.


"Baiklah, terima kasih ya. Maaf aku tinggal lagi sebentar ya." kata Grace sambil beranjak pergi dari ruangan tersebut dan untuk sesaat tatapannya dan tatapan Grey bertemu, sewaktu dia memberanikan diri untuk melirik ke arah Grey.


"Kamu mau es krimnya ?" tanya Lila sambil mencium pipi Raja.


Suara Lila membuat Grey menoleh ke arah Lila lagi.


Raja tidak menjawab, langsung turun dari pangkuan Lila lalu menghilang, tidak begitu lama Raja nongol lagi sambil membawa sendok kecil warna ungu.


Lalu melompat lagi ke pangkuannya Lila. Lila membetulkan letak duduknya Raja diatas pangkuannya lalu tertawa senang melihat ekspresi lucunya Raja.


"Laja boleh maem baleng ante ?" tanya Raja sambil menunjukkan sendoknya.


"Boleh, tapi ini rasa cokelat pisang, kamu suka nggak ?" tanya Lila.


"Cuka ogh ini kecukaannya Laja."


"Aahh benarkah, ternyata kita berjodoh ya, sama sama suka pisang cokelat dan sama sama suka warna ungu." ucapan Lila membuat Raja mencium pipi Lila lagi.


Grey melotot dan menggeleng nggelengkan kepalanya. Lila tertawa kembali. Grey senang melihat tawa lepasnya Lila, Lila selalu tampak semakin cantik kalo dia tertawa.


"Kamu kalo udah gede bakalan jadi playboy kayak om Rio." kata Grey asal.


"Ante, om Lio itu ciapa?" tanya Raja sambil mengunyah es krimnya.


"Om Rio itu temannya Om Grey, orangnya baik dan pintar nanti kapan kapan Tante ajak om Rio main kesini ya." cerocos Lila.


Raja menganggukkan kepalanya senang.


"Enak ya es krimnya ?" tanya Grey.


"Enak, kamu mau, sini sayang mendekatlah aku suapi." ucap Lila penuh semangat saat dilihatnya sang suami tampak pengen mencicipi es krim yang tengah dia nikmati bareng Raja.


Grey mendekat tepat disampingnya Lila, lalu menutup mata Raja dengan tangannya, dia mengecup bibir Lila, dan ********** pelan. Kemudian berbisik lembut di telinga Lila,


"aku suka es krim yang menempel di bibir kamu."


Lalu dilepasnya ciumannya kemudian menarik tangannya yang tadi menutup mata Raja.


Lila tersenyum malu menatap suaminya.


"Kok mata Laja tadi ditutup om ?" Raja tiba tiba protes.


"Aahh itu tadi ada tikus lewat. om takut kamu kaget makanya om tutup mata kamu " sahut Grey asal.


Lila tertawa sambil menepuk pelan pundak suaminya.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Salam kenal buat semuanya, ini karya pertama saya, mohon dukungannya🙏


Mohon tinggalkan jejak like, komen dan vote di setiap episodenya.


Terima kasih banyak. God Bless You all readers😘🤗