Lila And Grey

Lila And Grey
Godaan



Sesampainya di kantor, Grey buru buru masuk ke ruangannya sapaan melly cuma dianggukin kepala aja sama Grey, Grey buru buru mempersiapkan berkas untuk rapat nanti.


"Eh gila Lo Bro ngagetin aja !!" teriak Grey waktu melihat Rio sudah ada di dalam ruangannya.


"Darimana bos, kok baru nyampe kantor ?" tanya Rio sambil membereskan berkas di meja kerjanya Grey


"Bukan urusan Lo, udah siap belum materi untuk rapat nanti ? tanya Grey yang langsung mendapat acungan jempol dari Rio.


"Bos, hari ini persiapkan diri dengan baik jangan main hati dan eh kok gitu bajunya lah jas kamu mana bos ?" tanya Rio panik melihat bosnya cuma pakai kemeja warna hijau pupus dan dasi, lah jas nya kemana nih batin Rio sambil nepok jidatnya sendiri.


Grey menanggapinya santai "sudah nggak usah mikirin jas, gini aja nggak apa apa, yang penting rapi dan masih berdasi kan?" sahut Grey sambil menepuk bahu Rio menenangkan Rio untuk santai.


"Kenapa tadi kamu bilang jangan main hati ? " tanya Grey bingung.


"Soalnya perwakilan dari PT Jaya sentosa ini cantik banget seksi bahenol masih berumur 25 tahun, dan.........." ucapan Rio dipotong Grey "cih! nggak bakalan gue tergoda soalnya hati gue sudah ada yang punya."


"Hah ! beneran nih ? " saat Rio mau bertanya lebih lanjut pintu diketuk. "masuk" sahut Grey


Melly masuk bersama dengan sesosok cewek yang bener bener elegan dan cantik, membuat Rio menelan ludah tanpa sadar dan langsung ditatap sama Melly ya Melly merasa cemburu saat Rio menatap tamu bos nya ini yang memang sangat cantik menggoda.


Melly pamit keluar dan menutup pintu ruangannya Grey dengan pelan. " silahkan duduk " Grey mempersilahkan tamunya untuk duduk di sofa dan entah kenapa setiap tamu cewek selalu memilih duduk di sofa yang panjang hufft Grey pun memilih duduk di sofa single.


Rio yang memilih untuk duduk di sebelah Nancy perwakilan dari PT Jaya Sentosa. Nancy menggeser duduknya untuk bisa lebih dekat dengan Grey. dan mereka pun memulai rapat.


Sementara di kostnya, Lila lupa mengembalikan jasnya Grey, saat melihat jam Lila ragu untuk menelpon Grey. karena tadi Grey mengatakan bakal meeting. Lila melepas baju Grey melipatnya dengan rapi dan meletakannya di atas ranjangnya. Lalu Lila berganti baju bersiap siap mau kuliah jam 11- 2 nanti.


Seperti biasa Lila menaruh heelnya di bagasi motor, karena hari ini mata kuliah table manner diharuskan semua mahasiswi memakai rok kain dan blazer plus harus pakai make up tipis aja nggak apa apa.


Lila hanya memakai bedak dan lipstick tapi sudah dikatakan cantik banget sama Reni yang melihat Lila keluar dari kamarnya. Kali ini Reni nebeng karena motornya dipakai Rena, karena hari ini jam mata kuliah mereka berbeda dan Reni pun akhirnya nebeng Lila.


Lila mengenakan rok kain sepanjang lutut setelan sama blazer lengan sampai siku warna hijau lumut. saat akan naik motor Lila pun kesulitan karena roknya terlalu sempit dan pas body hmm akhirnya Reni yang ngeboncengin Lila hingga sampe ke parkiran motor si Reni langsung cabut sementara Lila berganti sepatu dulu.


Pertengahan kuliah ada pesan masuk, Lila membacanya nanti selesai kuliah jam berapa sayangku ? ketik Grey untuk Lila . Lila tersenyum membaca pesannya Grey. Lila membalas jam 2 karena full, break cuma sejam lalu lanjut kuliah speaking jam 4-6 setelah itu free. Dibalas Grey dengan ketikkan ***ok*😘**


Lila pun tersenyum sambil geleng geleng kepala melihat pesan yang Grey kirimkan.


Di ruangannya Grey mulai jenuh mendengarkan Nancy terus mengoceh nggak jelas. Grey memilih menatap HP dan membaca balasan pesan dari Lila alih alih menatap Nancy. Nancy belum juga beranjak keluar dari kantornya padahal meeting sudah selesai. Nancy berharap Grey menawarinya makan siang bareng tapi Grey tak Sudi. Dia akan menjaga badan dan hati ini untuk Lila seorang batin Grey. Grey lebih memilih untuk menahan laper daripada harus makan siang sama cewek model beginian.


Akhirnya uluran tangan Nancy dibalas sama Rio dan mereka bersalaman secara singkat saat melepaskan tangan masing masing Rio berkata " silahkan Bu, saya antarkan keluar, maaf tangan bos saya kena cantengan jadi nggak bisa untuk berjabat tangan dulu ?"


Nancy hanya tersenyum tetapi di dalam hatinya mengumpat kesal karena Grey tidak mempedulikan godaannya. Nancy menganggukkan kepala ke arah Grey dan melangkah keluar dari ruangannya Grey.


Tidak begitu lama, Rio masuk lagi ke ruangan bosnya "bos, kenapa sih kok tidak mau berjabat tangan, tapi lumayan nih Rio dapat menjabat tangannya Nancy yang halus dan wangi heeeee." Grey hanya menatap Rio dengan tatapan datar.


Mengangkat telpon di meja kantornya menghubungi Melly untuk memesan makan siangnya. Grey malas keluar karena Lila juga masih kuliah.


Rio pun akhirnya ikutan menemani bosnya makan siang di dalam ruangan bosnya.


"Aku nggak mau tanganku yang tadi dicium Lila terkontaminasi sama tangan cewek tadi." ucap Grey tanpa ekspresi yang membuat Rio tersedak "uhuk uhuk " Rio pun menenggak air mineralnya.


Setelah minum Rio bertanya balik "emang sudah jadian nih sama Lila ?" yaaaahhhh gue kalah cepet nih " ucapan Rio mendapat tatapan tajam dari Grey.


"Maksud Lo apa ?! " tanya Grey setengah membentak.


Rio meringis " ya, aku juga sebenernya naksir Lila dari pertama kali bertemu tapi karena sudah keduluan bos, ya aku nggak berani merebutnya ." ucapan Rio mendapat lemparan tissue dari Grey.


"Awas kalo berani macam macam sama Lila, dia milikku hanya milikku seorang paham ?!" kata Grey tegas tanpa ekspresi.


Rio tertawa " iya iya siap bos, tenang aja Lila nggak akan aku rebut, nggak beranilah Rio ini main rebut cewek bosnya ".


Mereka pun menyelesaikan makan siang mereka dan mulai bekerja kembali sampai tanpa terasa sudah jam 5 sore. Grey pun bergegas keluar ruangannya tanpa pamit sama Rio mau kemana. Rio pun hanya geleng geleng kepala menatap kepergiannya Grey.


Grey melajukan mobilnya menuju ke kampusnya Lila. mengirim pesan ke Lila kalo dia sudah menunggu Lila di parkiran.


Setelah menerima pesan Grey sehabis kuliah Lila pun langsung menuju ke parkiran mobil sebelum sampai ke parkiran mobil dia dipanggil sama Dony. "kamu cantik banget hari ini Lil pakai lipstick aja sudah kelihatan beda banget." Lila hanya tersenyum menanggapi Dony. mereka tidak sadar ada dua pasang mata yang menatap mereka dengan geram. Grey mencengkeram kemudi mobilnya dengan kencang lalu memutuskan untuk keluar dari mobil nyamperin Lila.


Salam kenal buat semuanya, ini karya pertama saya, mohon dukungannya🙏


Mohon tinggalkan jejak like, komen dan vote di setiap episodenya.


Terima kasih banyak. God Bless You all readers😘🤗