
Dua bulan kemudian ...
Margareth
Stevie
Michella
Jasmine
Monica
Jullia
Dan seterusnya ...
Deretan pesan yang dikirim disertai nama pengirim di bawahnya memenuhi pesan masuk di ponsel Zion.
Brakkk!
Entah ini yang keberapa kalinya Zion membanting ponselnya, dan sebanyak itu juga dia selalu mengganti nomornya dengan yang baru.
Selama dua bulan ini juga berita di berbagai media selalu membahas tentang keretakan rumah tangganya dengan Lexa. Hal itu tentu saja langsung dimanfaatkan oleh para wanita untuk mendekati Zion.
"Ron, sebenarnya siapa sih yang kasih nomor aku ke perempuan-perempuan tidak jelas itu? Aku kan juga sudah bilang, jangan sampai orang-orang tahu tentang masalah aku sama Lexa!" hardik Zion.
"Enggak tahu, Zi. Toh setiap ada telepon dari klien, mereka juga menghubungi nomor aku, kan. Bahkan ke klien pun aku tidak memberi tahu nomor kamu. Untuk masalah kamu dan Lexa, mereka mungkin menarik kesimpulan sendiri. Selama dua bulan ini kamu selalu berada di Belanda, sedangkan Lexa di Indonesia. Kalian tidak pernah lagi terlihat bersama. Aku sudah menyuruh orang memblokir semua berita itu, tapi tutup satu tumbuh seribu. Kita enggak bisa mengendalikan setiap jari orang yang menulis masalah kalian di berita online dan media sosial."
"Keluar!"
Zion mulai menyetel berbagai macam lagu galau.
Kutatap dua bola matamu
Tersirat apa yang kan terjadi
...
...
...
Salahkah bila diriku terlalu mencintaimu
Jangan tanyakan mengapa karna ku tak tahu
akupun tak ingin bila kau pergi tinggalkan aku
Masihkah ada hasratmu tuk mencintaiku lagi - (Ratu) -
...
...
...
Hingga saat kau tak kembali
Kan kukenang di hati saja
Kau telah tinggalkan hati yang terdalam
Hingga tiada cinta yang tersisa di jiwa - (Peterpan) -
...
...
...
Pergilah kasih kejarlah keinginanmu
Selagi masih ada waktu
Usah hiraukan diriku
Aku rela berpisah
Demi untuk dirimu
Smoga tercapai sgala keinginanmu - (Chrisye) -
Pintu terbuka, Aron meletakkan berkas-berkas yang harus ditanda tangani oleh Zion. Aron menggeleng-gelengkan kepalanya. Dilihatnya Zion yang sedang berdiri di deoan jendela sambil termenung. Selama dua bulan ini Zion selalu mendengarkan lagu-lagu galau. Gimana mau move on, coba?
Mengapa kau pergi
Mengapa kau kecewakan
Mengapa kau hancuri
Mengapa kau menghinakan
Mengapa kau sakiti
Mengapa kau melukakan
Mengapa kau memberi
Mengapa kau melupakan
Mengapa kau akhiri
Mengapa Kau Memulakan
Dengan getaran jiwa
Kukemukakan pertanyaan
Tak ingin kau pergi
Tak ingin ku dikecewakan
Tak ingin cinta dinodai
Tak ingin dihancurkan
Tak ingin ku disakiti
Tak ingin ku dilukakan
Tak ingin ku kau kuberi
Bila kau melupakan
Tak ingin ku di akhiri
Bila kau memulakan
Dengan perasaan hampa
Ku meminta jawaban
Di kiriku racunmu
Kalimah sakti yang mana untukku
Dapat kau membuat pilihan
Agar kita dapat bersama
Kau ... bisa membahagiakan menceriakan
Kau ... bisa menggembirakan mempesonakan
Aku … ingin dicintaimu dan mencintai
Aku … ingin bila terjaga kau di sampingku Slamanya
Semoga cinta bersemi
Semoga cintamu kan dekat padaku
Asmara kan mengundang
Tanpa mengira waktu bertahta di hatimu dan di hatiku - (Nicky Astria) -
Lagu 'mengapa' dari Nicky Astria ini benar-benar menggambarkan perasaan Zion saat ini.
Hidupnya terasa hampa. Senyum dan tawa yang sering Aron lihat pada diri Zion saat dia berada di kapal pesiar kini tak berbekas. Lingkaran hitam di matanya, brewok yang tumbuh di rahangnya menggambarkan seberapa besar frustasinya pria itu.
Aron iba, sangat iba!
Dia lah yang sangat tahu, bahkan dari mereka TK, bahwa Zion selalu berjuang untuk memberikan yang terbaik untuk Lexa. Perpisahan ini bukan karena Zion yang mau, bukan karena dia tidak tegas, tapi dia ingin Lexa bahagia.
Dulu Zion akan bercerita 'Lexaku bla bla bla ... '
Lexa yang memotivasi Zion untuk mendirikan perusahaan yang bernama 4C Group yang akhirnya menjadi perusahaan besar yang bergerak di berbagai bidang.
Aron ingin bertemu dengan Lexa. Menceritakan bagaimana hancurnya pria itu karenanya.
Mati-matian Zion menutupi masalah rumah tangganya dengan Lexa dari media, agar tidak ada satu pria pun yang mendekati gadis itu, tapi mau sampai kapan?
Aron mengelap ujung matanya yang basah. Bagaimana pun Zion bukan hanya sebagai sahabat, tetapi juga sudah seperti saudara baginya. Saat dia merasakan broken home, Zion lah yang selalu bersama dan menghiburnya. Mengajaknya melanjutkan kuliah di London satu minggu setelah kepergian Zion dulu dan berbagi apartemen.
Dukanya Zion dukanya Aron.
Aron sadar Lexa bukanlah gadis miskin yang akan takhluk dengan kekayaan Zion.
Bukan juga kalangan biasa yang akan bangga dengan kedudukan Zion.
Bukan gadis kecentilan yang akan mengejar-ngejar pria kaya seperti kebanyakan wanita yang mendekati Zion.
Lexa bukanlah perempuan yang mudah dikendalikan oleh harta dan kedudukan. Dia juga bukan perempuan yang mudah didekati oleh pria.
Zion teringat malam terakhir saat dia tidur bersama Lexa. Wajah damai itu terus membayangi malam-malam Zion selama dua bulan ini.
Zion bahkan membeli sampo, sabun dan minyak wangi yang sama dengan Lexa, agar dia dapat merasakan kehadiran gadis itu walau sebatas aromanya saja. Zion bahkan membeli lotion yang Lexa gunakan. Lagi-lagi, bagaimana bisa move on, coba?
Ratusan foto Lexa saat di kapal pesiar dia cetak. Memandangi foto Lexa saat rindu melanda dan menyesakkan dada, adalah obat yang paling ampuh sekaligus racun yang menggerogoti perasaannya. Dia ingin memandangi wajah Lexa untuk memuaskan rasa rindunya, tapi memandangi foto itu juga membuatnya merasakan sakit yang begitu besar dan dalam.
Serba salah!
Meskipun tidak nafsu makan, tapi dia tetap memakan makanan-makanan kesukaan Lexa.
Di sini aku masih sendiri
Merenungi hari-hari sepi
Aku tanpamu
Masih tanpamu
Bila esok hari datang lagi
Ku coba untuk hadapi semua ini
Meski tanpamu meski tanpamu
Bila aku dapat bintang yang berpijar
Mentari yang tenang bersamaku di sini
Ku dapat tertawa menangis merenung
Di tempat ini aku bertahan
Suara dengarkanlah aku
Apa kabarnya pujaan hatiku
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Suara dengarkanlah aku
Apakah aku slalu di hatinya
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Kalau ku masih tetap di sini
Ku lewati semua yang terjadi
Aku menunggumu Aku menunggu
Suara dengarkanlah aku
Apa kabarnya pujaan hatiku
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Suara dengarkanlah aku
Apakah aku ada di hatinya
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya - (Hijau Daun) -
Aku kangen banget sama kamu, Xa. Entah sudah berapa banyak lagu yang aku dengarkan. Meskipun aku sudah pergi jauh, namun itu hanyalah ragaku saja. Hatiku tetap untukmu ...
Zion memegang dadanya yang berdetak kencang.
Aku tidak pernah menyesali mencintaimu. Yang aku sesali, mengapa waktu belum memihak kita untuk bersama, bahkan setelah sekian tahun kita sempat berpisah dulu.
Namun aku akan tetap menunggumu ... lagi dan lagi.