
Setelah mengadakan meeting yang menguras waktu dan energi, akhirnya dicapailah sebuah kesepakatan.
Bukan meeting membahas proyek kerja sama antar perusahaan, tapi pemberian nama untuk kelima malaikat kecil itu yang mencapai musyawarah mufakat atas izin kedua orang tua. Yang dibrikan oleh kakek nenek omma oppa, juga para sahabat.
Hasil musyawarah mufakat ini sebagai berikut yang dimulai dari anak pertama:
Alz Alano Davin Aarav Yasuo William Willson
Alz Albiru Davio Keiji Carel William Willson
Alz Aldafi Davis Haridra Yasuo William Willson
Alz Aldevaro Daviv Ryota Quirin Willson William
Alz Aleina Davia Ziola Queen Willson William
Tidak perlu ditanya mengapa namanya panjang begitu, karena yang memberikan namanya juga banyak, jadi harap maklum.
"Yang, kok aku pusing ya dengar nama mereka?" keluh Zion.
"...."
"Tahu gini kenapa engggak kembar dua belas saja Yang, sekalian."
"...."
"Bikin lagi aja apa, Yang?"
"Yang, kok diam?"
"Aku cuma lagi mikir, kasihan mereka kalau lagi ujian, nulis namanya kepanjangan. Muat apa enggak itu kertas?"
"Owh, aku kira kamu khawatir lupa sama nama mereka."
"Emang kamu hafal?"
"...."
"Hafal enggak?"
"...."
"Kok diam?"
"Tulis di kertas, nanti aku hafalin."
Lexa mendengkus, sedangkan yang lain pura-pura tak mendengar dan sibuk dengan lima bayi yang baru saja mendapat nama lengkap mereka.
☆☆☆
Lexa dan David sudah keluar dari rumah sakit, namun David diharuskan melakukan pemeriksaan rutin untuk memantau bekas tembakan yang hamoir saja mengenai organ-organ vitalnya.
David juga masih menggunakan kursi roda, entah sampai kapan.
Acara syukuran dan aqikahan diadakan. Kali ini mereka tidak boleh kecolongan lagi.
Mengenai tragedi saat itu, semua sufah ditutupi agarvtidak tercium awak media. Para tamu undangan dan orang-orang yang ada di tempat kejafian juga menutup rapat mulut mereka.
Mereka tidak tahu pasti alasan kejadian tersebut, namun karena banyak yang menjadi korban, baik dari pengusaha maupun pejabat dan artis, mereka jadi berpikir bahwa peristiwa itu merupakan aksi *******.
Ada juga yang berpikir itu perbuatan lawan bisnis mereka.
Sembuilan ekor kambing untuk aqikah untuk lahiran si kembar.
Ditambah lagi dua puluh ekor kambing dan sepuluh ekor sapi sebagai bentuk syukur atas keselamatan Lexa, Zion dan David.
Keamanan diperketat.
Acara berlangsung dengan penuh hikmat.
☆☆☆
Mereka berunding di ruang keluarga untuk membahas tragedi itu. Berdasarkan surat peninggalan Tiara, Lexa mendatangi rumsh lama Tiara dan mengambil boneka Doraemon pemberiannya saat masih kecil dulu. Lalu dia merobek dan mengambil sesuatu dari dalamnya.
Kata kuncinya adalah kantong ajaib dan harta karun.
FLASHBACK
"Lexa, jika kamu tidak bisa menjadi milikku, maka orang lain juga tidak boleh mendapatkanmu."
DOR
DOR
DOR
"Target utama telah tertembak."
"Target berikutnya juga."
"Habisi saja sisanya. Siapapun yang dekat dengannya, lenyapkan!"
Ruangan tersebut selain dipasang dengan CCTV umum juga dipasang CCTV khusus penyadap suara yang hanya diketahui oleh orang tertentu saja (Lexa dkk).
"Kamu tidak boleh bersama siapapun Lexa!"
FLASHBACK OFF
Mereka lalu menelusuri jejek orang-orang itu, dari latar belakang keluarga, pekerjaan, pertemanan dan seterusnya.
Tidak mudah, mereka membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan mancari hingga ke semua negara melalui orang-orang kepercayaan mereka.
Hingga akhirnya, terkuak sebuah sejarah kelam ....
FLASHBACK ON
Berpuluh tahun yang lalu ....
Diana Florencia Abraham (Bunda Lexa)
Claretta Yoona Zilgwin (Mommy Zion)
Alexander Zayn William (Ayah Lexa)
Ronald Giano Willson (Daddy Zion)
Yuta Takahashi
Yuka Takahashi (Yuta dan Yuka saudara kembar)
Mereka berenam adalah sahabat sejak taman kanak-kanak dan selalu satu sekolah. Bukan karena orang tua mereka yang bersahabat, tetapi karena persamaan nasib, nasib yang terabaikan karena kesibukan kedua orang tua masing-masing.
DIANA
Orang tua Diana sibuk bekerja sebagai bentuk pelarian karena kesedihan kehilangan anak mereka yang bernama Giana (saudari kembar Diana) saat berlibur ke pantai.
Saat itu orang tua Diana sibuk berbincang dengan salah satu rekan bisnis yang juga berlibur ke sana. Diana dijaga oleh pengasuhnya pribadinya, sedangkan Giana dijaga oleh pengasuh pribadi yang lain.
Menjelang magrib, Giana dan pengasuhnya tak juga kembali. Saat dicari, mereka menemukan sepatu milik Giana tang terombang-ambing di pantai, begitu juga dengan sandal milik pengasuhnya.
Mereka langsung mencari bantuan, namun karena sudah malam, pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi.
Kesokan paginya, mereka mulai kembali mencari. Sore harinya ditemukan mayat pengasuh itu di tengah lautan dan Giana tidak pernah lagi terlihat hingga saat ini.
Peristiwa itu terjadi saat Diana masih berusia tiga tahun. Sejak saat itu, orang tuanya sibuk bekerja untuk menutupi kesedihan mereka tanpa ingat bahwa masih ada satu anak yang membutuhkan kasih sayang mereka. Hal itu terus berlanjut hingga Diana dewasa dan menikah.
RETTA
Keluarga mamanya Retta berasal dari keluarga biasa-biasa saja. Sedangkan ayahnya adalah seorang pengusaha. Kedua orang tua Retta dijodohkan karena hutang budi. Mereka menikah tanpa cinta, namun diharuskan memiliki keturunan.
Ayah Retta sering berselingkuh, namun tidak bisa mencerikan mamanya, karena perceraian hal yang tabu bagi keluarga ayahnya. Singkat cerita, mamanya akhirnya mencari kesibukan diluar dan mencari pelampiasan dengan cara berselingkuh juga dengan sahabat suaminya.
ALEX
Alex berasal dari kekuarga yang terpandang, hanya saja ayahnya selalu menuntut kesempurnaan dan gila kerja. Ayahnya jarang berada di rumah karena sering keluar negeri untuk menguris bisnisnya. Mamanya seorang model yang sangat terkenal, juga menyebabkan jarang berada di rumah.
Suatu hari, mamanya tertangkap basah berselingkuh dan mereka bercerai namun hak itu ditutupi dari media karena ayahnya tifak ingin aib keluarganya terbongkar (ingat, ayahnya menuntut kesempurnaan). Masing-masing dari mereka tidak ada yang mau membawa Alex dan saling melemparkan tanggung jawab.
"Kamu kan ayahnya!"
"Kamu kan mamanya!"
Seperti itulah perkataan mereka yang didengar oleh Alex kecil dan membekas hingga saat ini. Suatu saat, orang tuanya kembali rujuk, bukan karena masih saling cinta. Lebih tepatnya karena gengsi.
Ayahnya Alex sering ditanya mengapa sering datang sendiri tanpa istri, sedangkan mereka tidak tahu masalah rumah tangganya.
Sedangkan mamanya ingin mendapatkan fasilitas ini itu dari seorang William. Meskipun mereka kembali bersama, tapi perilaku mereka tetap tidak berubah. Alex tetap terabaikan.
RONALD
Ronald berasal dari keluarga biasa-biasa saja. Tetapi karena dia pintar, dia selalu mendapat beasiswa dan sekolah di tempat yang bagus.
Kedua orang tuanya sangat ambisius, mereka memulai usaha dari nol. Hal tersebut menyebabkan mereka sering keluar kota. Lambat laun, usaha orang tuanya semakin besar. Mereka kerap kali datang ke pesta-pesta dan mengabaikan anak mereka. Mereka akan melakikan yang terbaij untuk perusahaannya karena tidak ingin lagi hidup susah.
YUTA DAN YUKA
Mungkin merekalah yang lebih beruntung dari yang lain karena masih memiliki saudara yang bisa menemani mereka bermain dan bercerita saat di rumah.
Mama mereka seorang designer, namun sejak mereka berumur empat tahun, mamanya sering sakit dan berobat ke luar negeri. Papa mereka seorang pengusaha yang sangat mencintai istrinya. Dia sibuk bekerja dan menemani istrinya berobat ke luar negeri. Anak kembar mereka selalu dititipkan kepada pengasuh.
Itulah yang menyebabkan mereka berenam sangat akrab, karena kurang mendapat perhatian dan kasih sayang dari orang tua mereka.