
Tiga orang berjalan dengan menawan bagai selebriti. Banyak bodyguard menjaga jalan, melindungi mereka dari para fans dan wartawan.
"David!"
"Lexa!"
"Zion!"
Begitulah orang-orang memanggil nama mereka.
"Zion i love you!"
"David i love you!"
"Lexa i hate you!"
"Mas, Mbak, wawancaranya dong, sebentar!"
"Bagaimana hubungan kalian bertiga?"
"Minta klarifikasinya, dong!"
"Mas!"
"Mbak!"
"Zion!"
Seorang wanita tiba-tiba saja datang menghampiri Zion dan langsung memeluknya.
Suasana langsung heboh.
Zion melihat Lexa yang mencibirkan bibirnya.
"Zion!"
Wanita itu memeluk Zion semakin erat. Zion berusaha melepaskan pelukan wanita itu dan langsung mendorongnya.
"Jangan sentuh aku!"
"Zion aku mencintaimu!"
"Bukan urusanku!"
Zion lansung menarik tangan Lexa dan membawanya menuju mobil.
"Mbak siapanya Tuan Zion?"
"Saya pacarnya! Selama ini saya sudah berpacaran dengan Zion selama tiga tahun. Lalu dia tiba-tiba saja menikah dengan orang lain tanpa memutuskan hubungan kami."
"Siapa namanya, Mbak?"
"Saya Delima Aliana."
Wanita itu masih terisak-isak.
Entah yang dikatakannya benar atau tidak.
☆☆☆
Orang-orang langsung mencari tahu siapa itu Delima Aliana.
Delima Aliana ternyata hanyalah orang biasa yang mencari sensasi. Ingin terkenal, tetapi salah sasaran. Dia langsung dituntut oleh pihak Zion atas tuduhan pencemaran nama baik dan tindakan tidak menyenangkan.
Tentu saja Delima langsung meminta maaf. Pihak Zion menuntutnya sebanyak lima milyar dan penjara selama satu tahun. Sebagai rakyat jelata, tentu saja dia tidak miliki uang sebanyak itu. Boro-boro lima milyar, lima juta saja tidak ada.
Ini menjadi pelajaran untuk semua orang agar tidak bermain-main dengan penerus Wilson, ditambah mereka telah menjadi bagian dari keluarga William.
Tamatlah sudah riwayat mereka!
Terkenal karena melakukan kebodohan yang menjijikan!
Lexa sama sekali tidak peduli dengan berita itu. Mau berita itu benar atau tidak. Kalau berita itu benar, anggap saja dia mendapat jackpot!
Dia bisa menyudutkan Zion agar segera menceraikannya. Dia tahu wanitanya Zion sangat banyak. Bahkan wanita-wanita itu masih terus menghubungi Zion meski tahu Zion telah menikah.
Tidak ingin Lexa bersama pria lain, tapi dia sendiri memiliki banyak wanita. Dasar egois!
"Kamu cemburu?"
"Sama siapa?"
"Para wanita yang menyukai aku?"
"Mana mungkin. Aku justru merasa kasihan pada mereka!"
"Kenapa?"
"Karena mereka sangat bodoh, menyukai pria seperti kamu."
"Hey, memangnya apa yang salah dengan aku? Aku tampan, kaya, terkenal."
"Banyak pria yang tampan, kaya dan terkenal. Misalnya saja David!"
"Jangan sebut-sebut nama pria lain di hadapan aku, terutama namanya!"
"Suka-suka aku. Kalau tidak suka, pergi saja sana!"
"Bisakah kita saling menghargai selama satu tahun ini?"
"Maksudnya?"
"Selama satu tahun ini aku akan setia padamu. Begitu juga sebaliknya, selama satu tahun ini kamu harus setia padaku. Jangan berhubungan dengan pria itu!"
"Tidak bisa. Aku tidak akan melarang kamu, jadi kamu juga jangan melarang aku!"
"Hanya satu tahun, Lexa! Ini juga tingggal sebelas bulan lagi!"
"Tidak mau!"
"Ck, dasar keras kepala!"
Lexa hanya mengedikkan bahunya.
Jangan pernah mengatur aku! Karena aku bukan perempuan yang bisa seenaknya kamu atur seperti para wanita kamu atau wanita-wanita lain yang tergila-gila padamu.
☆☆☆
Wanita di bandara itu masih terus berusaha untuk meminta maaf kepada Zion dan Lexa baik secara langsung maupun secara tertulis.
Tidak mudah mendapatkan kata maaf dari Zion. Zion benar-benar merasa kesal dengan wanita itu.
Bagaimana tidak? Dia sedang berusaha untuk meluluhkan hati Lexa tetapi tiba-tiba saja datang seorang wanita yang langsung memeluknya di depan Lexa dsn orang-orang bahkan menyatakan cinta. Wanita itu bahkan berani berbohong mengenai hubungan mereka. Kenal saja tidak! Benar-benar tidak tahu malu dan murahan.
Sebegitu inginnya kah wanita itu menggaet pria kaya dan terkenal? Kenapa bukan David saja yang menjadi sasarannya?
Tapi ini?
Jangankan cemburu, Lexa malah tersenyum mengejek dan terlihat senang.
Sial!
Sial!
Sial!
Ini benar-benar penyambutan pulang bulan madu yang tidak menyenangkan. Seharusnya dia bisa pamer dan menunjukkan pada orang-orang betapa bahagianya mereka dan minta didoakan agar segera diberikan momongan, bahkan dua sekaligus. Walaupun selama ini tidak pernah terjadi proses produksi.
Tetapi orang-orang kan tidak ada yang tahu itu.
Tapi apa pria pengganggu itu tahu, ya? Kalau dia tahu, dia pasti mengejek aku dari dalam haatinya!
Sial!
Sial!
Sial!
Akhirnya karyawan-karyawannya lah yang menjadi sasaran!
Makian
Tatapan tajam
Potong gaji
Langsung diberikan pada mereka yang membuat kesalahan dalam pekerjaan. Tidak ada toleransi. Bahkan ada yang langsung dipecat.
Itulah yang terjadi kalau membangunkan singa tidur. Dia akan terlihat santai tapi bisa menjadi sangat kejam jika diusik.
Akhirnya yang dilakukan oleh pihak keluarga wanita itu adalah mendatangi Lexa, meskipun sangat sulit untuk dapat menemui wanita itu.
Bagaimana mungkin rakyat jelata bisa begitu saja menemui penerus satu-satunya AW Group sekaligus menantu satu-satunya RW Group?
Butuh waktu dan perjuangan untuk bisa menemuinya secara langsung tanpa perantara.
"Katakan apa mau kalian?"
"Kami atas nama Delima Aliana ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian di bandara itu, Nona Lexa. Kami tahu anak kami sudah melakukan kesalahan besar, untuk itulah kami sekeluarga benar-benar meminta maaf dari hati kami yang paling dalam!"
"Kami juga ingin meminta tolong kepada Nona untuk membujuk Tuan Zion Melviano Wilson agar mencabut tuntutannya dan mau memberikan maaf kepada kami sekeluarga, terutama pada putri kami."
"Apa untungnya untukku membujuk Zion?"
Memang benar! Apa untungnya Lexa membujuk Zion untuk memcabut tuntutannya dsn memberikan maaf pada wanita itu?
Tidak ada!
Jujur saja, Lexa juga sangat benci pada wanita-wanita yang ada di sekitar Zion.
Jadi dia tidak membantunya. Tidak akan membantunya!
"Aku tidak bisa membantu kalian!"
"Kami mohon, Nona!"
"Bagaimana perasaan kalian kalau menantu kalian dipeluk wanita lain di hadapan istrinya sendiri? Bahkan mengaku-ngaku masih menjalin hubungan!"
"Kami tahu dia bersalah!"
"Maka terimalah akibat dari kesalahannya!"
"Kami benar-benar memohon pada Anda, Nona!"
"Jika aku memaafkan dan membantunya, maka akan ada wanita lain yang mengganggu rumah tanggaku!"
Mereka diam.
"Bahkan usia pernikahan kami baru satu bulan. Dengan lancangnya anak kalian itu ingin menjadi pelakor. Dia pikir dia sanggup menyaingi aku?"
Lexa mendobrak meja, bertepatan dengan Zion dan Aron masuk.
"Jika anak kalian ingin menjadi istrinya, aku tidak keberatan. Tapi pastikan kemampuan kalian untuk menyaingi aku lahir batin. Apa kalian sanggup?"
Zion dan Aron memandang orang-orang yang ada di hadapan Lexa.
"Jika Zion memaafkan ****** itu, maka aku sendiri yang akan menghancurkan kalian dengan tanganku sendiri. Yakinlah bahwa kalian lebih memilih di penjara bahkan mati dari pada harus berurusan denganku!"
Mereka kini hanya bisa terisak. Habislah sudah!
"Berikan aku keuntungan, maka aku akan membujuk Zion untuk membatalkan tuntutannya. Pergilah!"
Mau tidak mau mereka pergi. Bukannya mendapat bantuan, sekarang malah membangunkan singa betina.
Tidak cukup kah singa jantan yang mengamuk?
Benar-benar di luar perkiraan!
"Wow! Kamu terlihat sangat mencintaiku, tidak ingin memaafkan wanita yang sudah menggangguku!"
"Prettt! Aku hanya melindungi harga diriku! Mana mungkin aku bersaing dengan para ******. Kamu pikir aku tidak punya harga diri. Makanya jadi pria itu jangan murahan. Kamu itu ****** versi pria!"
Oke, sekarang Zion yang menjadi sasaran amukan Lexa.
"Kenapa kamu malah melampiaskan emosimu padaku?"
"Karena memang kamu yang salah, brengsek!"
"Kamu kan tahu sendiri aku tidak mengenal wanita itu dan dia sudah berbohong!"
"Itu karena kamu sering bersama wanita, dasar playboy!"
"Tapi istriku hanya satu!"
"Iya, yang ketahuan. Yang simpanan?"
"Tidak ada!"
"Aku tidak percaya!"
"Astaga Lexa!"
"Ayo kita mulai rapatnya!" ucap Aron mengiterupsi, agar pertengkaran itu tidak terus berlanjut.
"DIAM KAMU. MEETING SAJA SANA SENDIRI!" ucap Lexa dan Zion serempak.
Tumben kompak!