ARROGANT WIFE

ARROGANT WIFE
144 CERITA PARA ORANG TUA



Pria tua itu tidak pernah menyangka bahwa semua orang yang dia suruh untuk mematai-matai Lexa akhirnya terpikat oleh pesona gadis itu. Apakah itu hasil dari perpaduan Diana dan Alex?


Untuk masalah Retta dan Ronald, apakah pria itu tidak membenci mereka? Tentu saja dia juga membenci mereka. Dia membalasnya dengan cara memfitnah Zion secara terus menerus, terutama yang berhubungan dengan Lexa, agar hubungan kedua keluarga besar itu rusak dan bermusuhan.


Namun itu juga gagal.


Lexa tidak pernah menunjukkan kesedihannya pada kedua orang tuanya. Bahkan dia tidak menceritakan tragedi taman kepada mereka.


Pria itu mendatangkan banyak wanita setelah pernikahan Lexa dan Zion untuk merusak hubungan kedyanya. Kenyataan tak sesuai ekspektasi, Lexa justru senang akan skandal Zion agar bisa bercerai dengan pria itu.


Di saat hubungan keduanya mulai membaik dan Lexa hamil, dia sangat murka. Dia kembali menyuruh beberapa wanita untuk menghancurkan rumah tangga Lexa dan Zion.


Bukannya membuat Lexa dan Zion hancur, justru Lexa dengan kekuatannya sendiri yang justru menghancurkan wanita-wanita itu hingga ke dasarnya.


Yang lain masih diam medengarkan cerita masa lalu orang tua Lexa dan Zion. Zion menggenggam tangan Lexa yang sedikit dingin.


"Jadi dulu Daddy dan Bunda sempat pacaran?"


"Enggak, kok."


"Kami berdua memang murni bersahabat."


"Mungkin karena kami memiliki kesukaan yang sama jadi lebih enak jalan berdua."


"Daddy dan bunda suka makanan pedas, sedangkan Yuka dan mommy tidak suka."


"Daddy dan bunda suka nonton film thriller, sedangkan Yuka dan mommy film romantis."


"Makanya kita berenam kalau jalan bareng pasti lama nyari tempat makan yang memiliki menu yang disukai kami semua."


"Ada yang suka pegunungan, ada juga yang maunya ke laut."


"Iya, tapi itulah seninya."


"Yuta dan Yuka itu ganteng dan cantik. Kalau saja mereka mau menerima takdir dan siapa yang aksn menjadi jodohnya atau bukan, pastinya semua tidak akan seperti ini."


"Kalau dulu Yuka suka pada daddy kamu, mungkin bunda tidak akan memihak, karena Retta dan Yuka sama-sama sahabat bunda. Dulu juga bunda selalu menolak ayah, karena tidak ingin menyakiti Yuta."


"Kalau daddy, jujur saja, daddy lebih lega bunda Lexa bersama Alex, karena Yuta itu terlalu berambisi untuk mendapatkan Diana."


Cerita masih terus berlanjut, Zion, Lexa dan yang lain masih tetap setia mendengarkan sejarah percintaan dan persahabatan para orang tua itu.


☆☆☆


Zion masuk ke kamarnya, melihat pemandangan yang ... menakjubkan.


Kasurnya dikuasai oleh lima bayi. Sejak pulang dari rumah sakit, kelima anaknya memang selalu tidur di kasurnya.


Dulu boneka, sekarang anak.


Bukannya mereka tidak memilki box bayi, tentu saja punya. Bahkan mereka memiliki kamar yang besar. Hanya saja Lexa tidak ingin jauh dari anak-anaknya.


Zion merapihkan posisi anak-anaknya dengan hati-hati. Tempat tidurnya memang sudah diganti, memiliki pembatas agar anak-anaknya tidak jatuh.


Zion memeluk Lexa dan mengecup keningnya.


Aku berjanji akan selalu menjagamu dan anak-anak kita.


Zion mulai memejamkan matanya, untuk bertemu dengan Lexa di alam mimpi.


Oeeekk ....


Oeeekk ....


Oeeekk ....


Oeeekk ....


Oeeekk ....


Oke, anak-anaknya memang kompak. Yang satu nangis yang empat ikut-ikutan.


☆☆☆


Aksi 'pembersihan' akhirnya dilakukan secara besar-besaran. Semua yang bersangkutan dengan keluarga Yuta Yuka dilacak.


Pria yang selama ini menyukai Lexa dan hadir di acara ulang tahun pernikahan Lexa memang telah tewas.


Beberapa bulan kemudian, kabar mengenai meninggalnya ayah Yuta Yuka terdengar. Dia meninggal karena penyakit komplikasi jantung dan stroke, apalagi usianya memang sudah sangat tua.


Pria itu menghabiskan sisa hidupnya hanya untuk membalaskan dendam.


Jika dia bertanya apakah selama ini dia menyesal akan perbuatannya, ya ... dia menyesal. Bahkan sangat menyesal.


Dia menyesal kenapa tidak menggunakan Tiara untuk merebut David dan menggunakan Hannie untuk merebut Zion. Jika itu terjadi, bukankah penderitaan Lexa akan lebih besar.


Sepertinya dia salah strategi.


Di akhir hayatnya, seulas senyum menghiasi wajahnya.


Entah apa yang ada dalam pikiran pria itu, hanya dia saja yang tahu.


Apakah itu senyum karena sebentar lagi akan bertemu dengan istri dan anak-anaknya yang telah lama pergi meninggalkannya?


Atau senyum karena telah berhasil melenyapkan calon anak pertama Lexa?


Atau ada hal lain?


Kabar kematian itu sudah diklarifikasi, bahwa bukan hanya isu semata tapi memang benar adanya. Bukan sebuah tipuan. Pria itu benar-benar telah tiada.


☆☆☆


David dan yang lain membuatkan kolam pelangi untuk kelima malaikat kecil itu di taman wisata 12 F. Masing-masing dari mereka mendapatkan satu kolam pelangi yang berukuran cukup besar.


Kenapa disebut kolam pelangi?


Karena kolam itu akan memantulkan warna-warni saat terkena cahaya matahari.


Masing-masing kolam memiliki warna dasar yang berbeda.


Davia Ziola menjadi kesayangan mereka semua, karena anak perempuan satu-satunya.


Saat memandangi wajah Davia, timbul kekhawatiran pada diri mereka.


Di usianya yang masih bayi saja, dia sudah terlihat sangat cantik. Pesonanya luar biasa, persis seperti Lexa.


Sudah bisa dipastikan dia akan menjadi rebutan para pria.


Belajar dari pengalaman, Lexa dan Zion menutupi tentang jati diri anak-anak mereka. Tidak ada yang tahu (selain kerabat dan para sahabat terdekat) bahwa mereka memiliki bayi kembar lima. Tidak ada yang pernah melihat wajah mereka dan tahu nama-nama mereka.


Masing-masing dari bocah itu memiliki empat pengawal pribadi (dua laki-laki dan dua perempuan).


"Dimana David dan Zion?"


"David lagi menggantikan popok Davio."


"Zion lagi memandikan Davin."


Lexa menahan senyum.


Unyuu banget sih dua pria dewasa itu.


Davis, Daviv dan Davia?


Mereka sedang bermain bersama Yosuke dan yang lain di taman belakang.


☆☆☆


Yayasan sosial milik 12 F semakin berkembang. Namun yang berbeda dari yayasan ini, anak-anak yang diasuh di panti asuhan ini benar-benar diselidiki latar belakangnya.


Siapa orang tua dan kerabatnya.


Kenapa mereka ditinggalkan di panti asuhan.


Apakah anak hasil perselingkuhan atau pelecehan seksual.


Tidak ada informasi yang terlewat begitu saja meskipun mereka ditinggalkan diam-diam di depan yayasan itu, semua bisa diselidiki selama memiliki uang dan kekuasaan.


Anak-anak itu mendapat fasilitas yang luar biasa. Biaya pendidikan hingga S2, kesehatan, pekerjaan dan sebagainya.


Tanpa mereka (12 F) sadari dan ketahui, bahwa hal itu membuat mereka (anak-anak asuh itu) membuat sumpah persaudaraan dan akan selalu setia terhadap 12 F seumur hidup mereka yang di kemudian hari hal itu sangat berguna. Mereka akan melindungi seluruh keturunan 12 F.


☆☆☆


Entah sudah berapa banyak video yang disimpan oleh Lexa yang isinya tentang 5D (si kembar), pasangan terharmonis (Zion dan David) dan aksi-aksi konyol sahabat mereka yang lain.


"5D papi pulangggg!"


Ya, Zion memang memanggil 5D jika ingin menyebut semuanya. Biar simpel dan cepat, katanya.


Kelima bocah itu menghampiri Zion.


Ada yang masih merangkak.


Ada yang jalan namun pelan-palan dengan pan*at yang megal-megol.


Zion merentangkan tangannya, namun bukan untuk menghampiri bocah-bocah itu.


"Duhhh, wangi banget sih ini. Gemes deh."


Tapi untuk memeluk Lexa yang selalu cantik dimatanya.


Anaknya kesal.


"Huaaaa ...."


"Pipipipi ...."


"Papapa ...."


"...."


"Pipa ...."


"Pipa, pipa ... Papi, Sayang. Papi! Bukan pipa! Kenapa tidak sekalian saja kamu bilang paralon?"