
...࿇ ══━━━━✥◈✥━━━━══ ࿇...
Hari ini akan menjadi momentum terbaik keluarga Lim dan Adamson. Babak baru dalam dunia bisnis yang akan melebarkan sayap keduanya setelah mereka bergabung. Kedua keluarga besar tengah sangat sibuk dan berdebar. Sebentar lagi kedua putra putri mereka akan bersatu dalam ikatan pernikahan.
"Kamu sungguh sangat cantik Catherina, tidak ada yang cocok selain dirimu menjadi istri Hanssel." Puji Nyonya Adamson saat mengunjungi Catherina.
Catherina merasa tersanjung, tidak ada yang memperlakukan dirinya lebih baik dari ibu Hanssel. Bahkan keluarganya sampai saat ini tidak mengunjunginya. Sungguh ironis!
"Terima kasih tante..."
"Aku yang sungguh beruntung bisa menjadi bagian dari keluarga Adamson."
"Oh sayaaaang!"
Keduanya saling berpelukan.
Di ruangan lainnya, Hanssel tengah memakai pakaiannya.
"Bagaimana situasinya Farell?!"
"Sudah sesuai tuan."
Hanssel menyunggingkan senyumnya, "Kamu sudah pastikan bahwa mama tidak ada sangkut paut dengan Nina dan Jimmy?!"
"Benar tuan, dari data interpol yang saya terima kami menangkap sosok tuan muda Jimmy di bandara namun tidak bersama Nona."
Hanssel memasukan kedua tangan di saku celananya. Dia masih tidak bisa dengan jelas menarik kesimpulan dari hilangnya Nina dan Jimmy yang sangat rapi.
"Hanya para profesional yang bisa menyembunyikan jejaknya serapi ini."
"Kamu terus sebar para anggota di titik kemungkinan mereka datangi."
"Mereka tidak mungkin hilang begitu saja!"
"Jika ini penculikan, tentu mereka akan menukar keduanya dengan uang!!"
"Baik tuan..."
Di sisi lain di kediaman Keenan, Nina tengah merias dirinya. Demi menghadiri pesta pernikahan megah yang di adakan keluarga besar di ibu kota tentu dia harus berpenampilan cetar membahana membelah khatulistiwa!!
"Kau sudah siap?!" Keenan mendatangi adik kesayangannya.
"Sedikit lagi!"
"Apa kamu sudah persiapkan semuanya dengan baik?!"
"Tentu saja!!"
"Ini akan menjadi pesta yang tidak akan pernah terlupakan bagi keluarga kedua belah pihak!!"
Nina menampilkan senyum jahatnya, Keenan mengacak rambut Nina dan keluar lebih dulu selagi Nina masih mempersiapkan dirinya.
Farah menemui Nina saat ini.
"Apa benar kamu akan pergi ke pesta pernikahan suami mu?!" Farah masih bersikap mengkhawatirkan sepupunya.
"Tentu saja!!"
"Ini waktunya sang istri menyelamatkan suami yang terjebak!"
"Dan memberi sedikit pelajaran bagi wanita yang suka merebut yang bukan miliknya!!"
Nina menyeringai dan menepuk bahu Farah meninggalkan gadis itu yang masih membuka mata dan mulutnya lebar.
Semua pengawal tengah menundukan dirinya saat Keenan dan Nina berjalan menuju mobil yang akan mereka gunakan. Pintu Rolls Royce Phantom telah di buka oleh asisten khusus Sam saat keduanya mmendekat
Jika Nyonya Adamson mengetahui kenyataan siapa Nina sebenarnya mungkin saat ini nyonya Rossie pingsan dan menyesali keputusannya.
Di sebuah hotel berbintang paling mewah telah siap melakukan acara pernikahan paling megah saat ini. Di hadiri oleh beberapa orang penting dari kalangan pengusaha ternama dan beberapa pejabat setempat. Dengan angkuhnya tuan Lim merasa kehidupan mereka akan berubah 180 derajat kedepannya. Dengan penggabungan perusahaannya dan Adamson akan memberikan suntikan dana segar bagi perusahaannya yang sedang krisis.
Dengan susah payah dia menggunakan sisa uang milik Group Lim untuk menampilkan laporan keuangan palsu dan investasi yang di janjikan pada tetua Adamson tentu saja semua palsu. Tuan Lim yang sangat pandai membual tentu saja setengah mati meyakinkan nyonya Adamson.
Tuan Lim berjalan dengan putrinya yang akan di serahkan pada calon suaminya, Hanssel menatapnya dengan tatapan kebencian. Catherina mengatupkan bibirnya erat dia sangat gelisah. Rangga menatap mantan sahabatnya yang akan mengikrarkan janji suci keduanya dan mengikat keduanya dalam sebuah pernikahan.
Rangga mengepalkan tangannya erat, dia tidak bisa menemui Nina, dia pikir Hanssel menyembunyikan mereka. Rangga semakin membenci sahabatnya itu. Catherina telah sampai di hadapan Hanssel namun pria itu tidak mengulurkan tangannya menyambut pengantinnya. Melainkan membalikan badannya segera tanpa peduli pada Catherina dan ayah mertuanya. Sikap dingin Hanssel sontak membuat semua mata yang memandang mereka mengernyit penuh tanda tanya.
Hanssel, kamu sangat angkuh lihat saja setelah kamu resmi menjadi menantuku aku yang akan mengendalikan Adamson Group!
Tuan Lim memberikan senyuman palsu walau sejujurnya dia sangat membenci Hanssel karena perlakuan menantunya yang tidak sopan itu.
Nina dan kakaknya sudah berada di kawasan hotel. Asisten Sam kembali membukakan pintu bagi tuannya. Riuh beberapa reporter memandangi kedatangan mereka.
"Tamu kehormatan dari mana yang menggunakan Rolls Royce salah satu mobil termahal di dunia itu?!" Salah satu reporter berkata takjub kemudian dengan cepat mendekat mengambil gambar.
"Ayok kita juga!!!"
Beberapa rekan dari berbagai redaksi mengikuti mengambil gambar kedatangan salah satu pewaris bangsawan Kaviandra.
Braaaaak!
Pintu ball room utama terbuka, semua sistem keamanan dan sound system telah di kendalikan oleh orang Kaviandra mulai saat ini. Semua mata tertuju pada dua manusia yang bersinar bak dewa dan dewi yang baru turun dari khayangan. Termasuk Hanssel yang kini terpukau membulatkan kedua matanya. Dia bahkan tidak bergeming sulit menggerakan seluruh syaraf motoriknya.
Acara pengucapan janji suci terhenti seketika dengan kedatangan Karennina. Rangga berdiri dari tempatnya, matanya tidak lepas dari wanita yang sudah mencuri segenap jiwanya. Seluruh pengunjung lainnya ikut terpesona bahkan ada beberapa yang berbisik bertanya siapa gerangan.
Keenan mundur kebelakang dia membiarkan adiknya melakukan bagian pertamanya.
"Congratulation tuan Hanssel..."
"Saya datang kemari khusus memberikan hadiah atas pernikahan hangat anda!"
Nina berjalan melewati beberapa tamu undangan dengan begitu elegan, dengan dress vintage putih di atas lutut yang mempesona bergaya sabrina mengekspose bagian depan tubuh Nina. Riasan yang simple namun menonjolkan kecantikannya, terlebih menegaskan sorotan matanya yang siap menghancurkan apa saja yang dihendakinya. Sepatu high heels yang senada membuat kakinya yang jenjang benar-benar terlihat sempurna sedap di pandang.
Hanssel dan para pria yang menatapnya menelan saliva mereka. Catherina merasa kesal dengan kehadirannya yang selalu mencuri perhatian darinya.
^^^♬^^^
^^^One two three^^^
^^^Neon nareul tteonatjiman^^^
^^^Eodingaeseo neoui sumsoriga deullyeowa^^^
^^^Satu, dua, tiga. Aku tahu kau telah meninggalkanku. Tapi entah mengapa, masih bisa kurasakan nafasmu di setiap sudut ruangan ini.^^^
^^^♫ Tto dasi four five six^^^
^^^Ppalgan nunmuri naeryeowa^^^
^^^Nareul andeon neoui hyanggiga geuripda^^^
^^^Empat, lima, enam. Kuhitung tiap detik yang berlalu, ternyata aku merindukan aromamu yang dulu pernah mendekapku dengan hangat.^^^
Semua bagai tersihir dengan apa yang di lakukan Nina, tidak ada satupun yang bergeming dari tempatnya. Bahkan Hanssel sekalipun, sejujurnya pria itu ingin memeluk istrinya namun semua anggota tubuhnya seolah mati rasa.
^^^♪ Nareul wihan geora haetdeon neoui mal^^^
^^^Geojitmalcheoreom chagapge doraseotdeon^^^
^^^Neoneun wae^^^
^^^Neoneun wae you’re gone away^^^
^^^Kau bilang, kau beralasan, bahwa kepergianmu semata-mata demi kebaikanku. Itu omong kosong kan? Karena pada akhirnya, kau pergi begitu saja, tanpa sepatah kata, meninggalkan dingin dalam bara.^^^
Craaaaak!!
Sebuah layar besar turun dari tempatnya, tepat di belakang pendeta atau di hadapan pengantin. Nina masih terus melanjutkan nyanyiannya walau situasi sudah mulai riuh dan kurang kondusif.
Braaak!! Braaak!! Braaak!!
Semua jendela dan pintu tertutup dengan sendirinya. Beberapa pengunjung ada yang memekik karena terkejut, semua ruangan menjadi gelap gulita. Hanya ada lampu sorot yang menyinari Karennina seorang.
^^^♬ Come back home^^^
^^^Can you come back home^^^
^^^Chagaun sesang kkeute nal beoriji malgo nae gyeoteuro^^^
^^^Pulanglah kasih, kembalilah kepadaku. Jangan kau tinggalkan aku seperti ini, sendirian di bumi yang dingin dan sepi.^^^
^^^♫ Come back home^^^
^^^Can you come back home^^^
^^^Modeun apeumeun dwiro hae^^^
^^^Yeojeonhi neol gidaryeo ireoke^^^
^^^Now you gotta do what you gotta do^^^
^^^Pulanglah kasih, kembalilah padaku. Mari kita lupakan segalanya. Mari kita buang segala kesakitan, biarkan saja ditinggal di masa lalu. Aku masih menunggumu, dengan setia, terus menerus seperti ini. Sekarang kamu harus melakukan apa yang harus kamu lakukan!^^^
Nina telah selesai dengan persembahannya. Dia berdiri dari tempatnya saat ini berjalan dengan anggun mendekati kedua pasangan yang belum juga mengikrarkan janji suci mereka. Semuanya terpaku, tercekat tidak bisa bersuara ataupun bergerak.
"Catherina, kamu sungguh sangat berani merebut suami ku!!"
Hanssel mengulumkan senyumnya saat mendengar istrinya berkata dingin dan menusuk untuk Catherina.
Ratuku in action!!
Hanssel terus menatap istrinya takjub, Catherina mendadak gelisah. Dia beringsut mundur saat Nina melangkah mendekatinya.
"Sepandai-pandainya tupai melompat, lebih pandai monyet berayun!!" Nina berkata dengan mengangkat dagu Catherina.
Hanssel mengerutkan keningnya!
"Hentikan wanita itu!!" Pekikan nyonya Adamson terdengar kali ini.
Tik!
Satu jentikan jari Nina para pengawal Adamson kini di bekukan oleh anak buah Kaviandra. Tidak henti-hentinya kejutan selalu di suguhkan Karennina di hadapan para hadirin yang berada di ruangan itu.
Catherina mengatupkan bibirnya, jemarinya menggenggam erat gaun pengantinnya. Dia sedang dalam ketakutan luar biasa melihat Nina tengah berevolusi kembali menjadi Ratu Neraka.
✲✲✲✲✲✲
Note : Lirik lagu Come Back Home by 2NE1 unplugged version dari arti-lirik-lagu.blogspot.com
Hai Readeeer tersayang aku gak?!
Sampai sini apa ceritanya semakin seru atau B aja???!! Yuks sharing biar author bisa upgrade lagi skill nulisnya hehe.
Maklum author adalah penulis remahan rangginang jadi mohon maaf jika ternyata tidak sesuai ekspektasinya!!
Btw lagi-lagi author ngasih lirik lagu. Itu datang dari 2NE1 yang unplugged version kalian bisa search di spotify atau youtube dan selamat menikmati itu aslinya pake gitar akustik doang tapi di cerita malah di pakein piano biar keren aja sih 😆😆😆😆
Maafkan ke sotoyan author! 😁😁😁😁
Sekali lagi jangan bosen buat tinggalin LIKE, VOTE, COMMENT, FAV, DAN GIFT!!
Terima kasih banyak dukungan kalian nafas author... Eaaaaa!!
♡(*´ω`*)/♡
✲✲✲✲✲✲