
...Wedding Invitation...
...♥*♡∞:。.。 Keenan Kaviandra ♡ Farah Lee 。.。:∞♡*♥...
Seminggu kemudian,
"Congratulation for our king and queen tonight!"
"Mr. Keenan and Mrs. Farah Lee...."
Riuh para tamu undangan, mereka berdiri dan bertepuk tangan menyambut kedua mempelai. Saat ini keduanya sedang melangsungkan resepsi pernikahan mereka di salah satu hotel terbesar di Negara S. Di hadiri seluruh pejabat serta kolega dari berbagai kalangan bahkan tetua Emperor yang tak lain bosnya sendiri menghadiri pesta pernikahannya.
Tidak terpikirkan dalam hidup Farah dia bisa bersanding dengan pria luar biasa yang sudah menjadi tambatan hatinya semenjak dia bertemu dengan Keenan saat menyelamatkan keluarganya. Bahkan merupakan pria yang di incar jutaan wanita, dan mereka akan iri padanya.
Rasa haru terus mendera relung jiwanya, dia tak henti menangis saat Keenan mengikrarkan janji sucinya. Bahkan tanpa di duga siapapun seluruh anak buah Keenan yang masih tersisa bahkan seluruh anggota agensi dibawahnya melakukan penghormatan dengan menunduk menyatakan nyonya besar mereka pada.
Setelah memberikan kata sambutan Keenan mempersilahkan para tamu untuk menikmati jalannya pesta. Dia tidak terlalu menyukai formalitas. Jadi mereka akan menghampiri seluruh tamu undangan kemudian seperti tradisi pada umumnya berdansa bersama. Namun sebelum itu Farah tengah bersiap melempar buket bunga pengantin.
"One..."
"Two..."
"Three!!"
Bug!
"WUUOOOW!"
"Who's the winner?!" Pekik MC.
Farah menutup mulut dengan melebarkan senyumnya begitu pula Karennina saat keduanya melihat siapa yang menang kemudian memprovokasi.
"Lamaar sekarang!!"
"Lamar!!"
"Lamar!!"
"Ehm..."
Lampu sorot kini berubah mengarah pada sepasang kekasih yang tak lain....
"Maukah kamu berpetualang dengan ku?"
"Menghabiskan sisa usia kita menua bersama?!"
"Menjadi istri dan ibu dari anak-anak ku kelak!"
Rangga bersimpuh di hadapan Yvone yang tengah memegang buket bunga yang dia menangkan. Yvone menutup mulutnya tidak percaya. Sebelumnya tidak pernah ada kata yang di lontarkan Rangga untuk meneruskan hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius. Dia pikir mereka tengah menjalani sesuai kemana arus membawa hubungan mereka.
"Terima!"
"Terima!"
"Terima!"
"I do...."
"Hurraaaaay!!!"
Sorak seluruh tamu undangan terlebih Karennina dan Farah yang memang sedari awal merencanakan semua ini.
"Toss!" Nina dan Farah adu jotos di atas panggung.
Rangga memakaikan cincin pada jari manis Yvone, kemudian keduanya berpelukan erat. Tuan Albert begitu bahagia, akhirnya putrinya mendapatkan seseorang yang bisa melindungi dan membimbingnya.
Hanssel menatap dari kejauhan karena tengah menemani putranya yang mengeksplore seluruh stand makanan.
Aku mendoakan yang terbaik untuk mu Rangga. Terima kasih karena kamu mau mengalah dan merestui aku dan Karennina. Saat ini aku juga akan merestui kamu dan Yvone.
"Haisshh, ini acara ku kenapa dia numpang lamaran di pestaku?!" Keluh Keenan.
"Honeey!!" Pekik Farah.
"Oke..."
Nina dan Farah tertawa bersama, akhirnya kebahagian itu menghampiri mereka.
"Congratulation Mr. K"
Keenan dan Nina menunduk hormat pada tuan mereka yang tak lain Tuan Wira Kusuma dan Nyonya Tan. Farah mengikuti keduanya menghormat.
"Terima kasih tuan, anda bersedia meluangkan waktu menghadiri pesta kecil saya." Ujar Keenan sungkan.
"Ah kamu ini, santai saja!"
"Wijaya sudah tertangkap tentu aku sangat santai."
"HAHAHA!"
"Pah..."
"Ups.. Sowry..."
Keenan dan Nina tertawa lirih dengan menundukan wajahnya, mereka berdua sangat tahu jika tuannya type suami-suami takut istri.
"Saya ucapkan selamat dan tentu saja terima kasih banyak."
Nyonya Tan dan tuan Wira justru tengah melakukan penghormatan dengan menundukan tubuh mereka pada Keenan dan Nina. Keduanya menjadi salah tingkah, orang nomor satu di Negara S, menundukan wajahnya pada mereka sungguh kehormatan yang besar.
"Itu sudah tugas kami tuan, nyonya!" Ujar Keenan sopan menerima dengan hormat.
"Saya sudah mendengar dari orangku kalian mengalami hari yang berat selama bertarung dengan Wijaya."
"Saya mewakili Emperor memberi kehormatan yang besar pada keluarga Kaviandra."
"Kami memberikan otoritas kerja sama tak terbatas dengan keluarga Kaviandra."
"Terima kasih banyak nyonya." Keenan dan Karen serta Farah menunduk bersamaan.
"Sudah-sudah, kalian sangat formal sekali." Hardik Tuan Wira.
"Ternyata kamu sangat tampan, terakhir aku lihat rupamu tidak seperti ini."
"Eh..." Keenan membulatkan matanya, seharusnya ini kali pertama Nyonya Tan melihatnya.
"Kalau aku tidak salah namamu adalah Attha salah satu pegawai cleaning service di Laboratorium ku kan?"
Keenan semakin terkejut, wajahnya seketika pucat pasi.
"Hahaha!" Nyonya Tan senang sekali menakut-nakuti Keenan.
"Aku sudah bilang padamu, istri ku ini sulit di tipu."
"Masih untung kamu di lepaskan olehnya."
"Pah!"
"Iya sayaaang..."
Keenan tertawa, ternyata sedari awal penyamarannya terbongkar.
"Istrimu sangat cantik dan imut, dan adik mu mirip sekali dengan mu..."
"Terima kasih nyonya!"
"Kalau begitu kami pamit, maaf kami hanya bisa memberi hadiah kerja sama dengan Emperor tak terbatas saja."
Huajiguuur! Suami gue otw crazy rich more than ever!!
Farah membatin melirik Keenan dengan tatapan nakalnya.
"Saya justru merasa sangat terhormat dengan hadiah luar biasa anda!" Sekali lagi Keenan dan Nina terus menunduk menghormati tuan mereka.
Tepat di belakang mereka ada lagi satu pasangan yang akan menyelamati Keenan dan Farah.
"Loh kalian?!!" Farah masih sangat ingat dengan pasangan yang tempo dulu melakukan live streaming kiss di toko bunga miliknya.
"Selamat ya Mr. K!" Sapa ramah Naluna atau nona ketiga Kusuma.
"Congrats!" Ahli waris Huateng Diaz Wijaya menyalami Keenan seperti kebanyakan para pria.
"Loh nona Luna?" Karennina tidak menyangka akan hadirnya beliau.
Luna tersenyum menyalami Nina.
"Ternyata kamu kekasih Mr. K?"
"Harusnya kamu memberikan ku bunga gratis!!" Canda Luna pada Farah.
"Tapi itu bisnis saya bukan bisnis suami saya." Ucap Farah polos, Luna dan Diaz tertawa melihat ekspresi menggemaskan Farah Lee.
"Saya pribadi sangat berterima kasih pada kalian..." Luna menundukan tubuhnya kali ini keduanya berwajah sendu.
"Nonaaa..."
"Berkat kalian aku bisa sembuh..."
"Aku bisa mengetahui ternyata obat medis ku adalah dia!" Luna menatap kekasihnya.
"Semoga cinta kalian terus membersamai hingga akhir hidup kalian."
"Percayalah, banyak keajaiban dari mempertahankan cinta sejati kita."
"Benar begitu sayang?"
Luna menatap penuh cinta pada pria di sampingnya.
"Tentu saja sayang.." Diaz tidak kalah menatap penuh cinta dan kelembutan pada kekasihnya.
Cih, kenapa mereka selalu terlihat romatis dimana pun mereka berada.
Farah terus memperhatikan tingkah keduanya yang membuatnya terharu.
"Sebagai hadiah pernikahan kami, Huateng Group dan Lunarian akan memberikan otorisasi hak khusus dalam setiap kerja sama kita dengan Kaviandra." Tukas Diaz jelas.
"Daaan..." Luna menambahkan.
"Aku sudah lelah dengan XK, aku harap kamu bisa melobi papa untuk menaikan jabatan mu!"
"Is it okay?" Luna menatap serius pada Keenan yang tengah membulatkan matanya.
"LUNAAA..." Pekik tuan Wira yang kini tengah di samping mereka.
"Oh Come On!" Protes Luna.
"Kau tahu Luna, dulu papa ingin sekali menjodohkan mu dengan Keenan." Tuan Wira mulai menggoda.
Farah dan Luna membuka mulutnya lebar, Keenan menutup wajahnya dengan satu tangannya. Diaz hanya mendengus kasar sedangkan Nina tentu saja dia tidak mengerti.
"Just kidding!" Seru Tuan Wira meninggalkan mereka.
"PAPAAA!!" Luna memukul tubuh ayahnya.
"Kalau gitu kami pamit ya..."
Keduanya kini saling berjabatan tangan dan merangkul kemudian berpisah.
"Dah lah, gue cari laki gue dulu!" Nina menjauh dari pasangan yang tengah bebahagia itu.
Keenan menggenggam kedua tangan Farah dan menciumnya.
"Sudah siap berdansa nyonya?"
"Sure..."
Keenan menjentikan jarinya, kemudian pembawa acara dan seluruh anak buahnya mengetahui titah tuannya melanjutkan acara seanjutnya. Mereka berdansa dengan mesra dengan alunan musik yang syahdu. Nina dan Hanssel serta Rangga dan Yvone mereka ikut bergabung begitu pula dengan pasangan dari pihak tamu undangan lainnya.
Hanssel menatap Nina sendu dengan senyum di wajahnya.
"What?" Tanya Nina heran.
"Nothing, just... Love you!" Lirih Hanssel berbisik memeluk istrinya.
Nina tidak menjawab dia hanya tersenyum dan tersipu malu. Walau sudah menikah dan memiliki putra rasa kasmaran mereka masih tetap sama seperti saat mereka baru memulai menjalin asmara.
Women and my mistakes repeat themselves, love them for one night, hate them when the sun rises. Now I have no interest, no fun anymore! Because of you my wife... Kamu cahaya dalam gelapnya masa laluku!
Sedangkan Rangga tidak menyangka dia benar-benar membuka hatinya pada cinta yang baru. Dia menatap wanita yang membawa cinta itu, menghanyutkan segala rasa patah hatinya berganti dengan suka cita.
When I'm tired and wasted, you always pick me up.. Like now, be next to me and everyday by my side. You're inside of me and you should know that I love you...
Rangga menatap lekat Yvone, membuat wanita itu tersipu dengan wajah memerah.
"Aku tidak pernah menyangka kakak akan melamarku disini..." Lirihnya.
"Hehe, kenapa ga suka?"
"Suka... Tapi kalo Mr. K tidak terima akan sangat bahaya!"
"Aku bisa ketemu malaikat pencabut nyawa dua kali!"
Rangga menahan tawanya saat melihat ekspresi ketakutan Yvone menatap Keenan kemudian mengalihkan pandangannya memeluk Rangga.
Keenan dan Farah menghentikan dansa mereka, keduanya saling bertatapan mesra.
"Hey Nyonya Keenan..." Seru Keenan mengangkat dagu lancip wanitanya.
"I've never happier before, but after I met you it’s come to me, the two of us all night become one harmony!"
"We become a fire and we're lovely"
"Yeaah!"
"I have you and I'm never lonely!"
"I'm happy just to look at you, you're my one and only!"
"Thank you cutie..."
Farah terharu dengan kegombalan prianya.
"Kakak ngutip dari mana kata-kata indah itu?!"
"Dari sebuah lagu!!!" Ujar Keenan kesal.
"HAHAHAHAHA!!" Farah terbahak kemudian dia tersadar dan menutup mulutnya.
"GAGAL ROMANTIS FARAH LEE!!!" Umpat Keenan.
✲✲✲✲✲✲
Forget sama visual duo pasangan ini...
♡ Rangga Adyathama ♡ Yvone Caroline ♡
...╭──────༺♡༻──────╮...
...Finally benar-benar udahan ya......
...Sungguh author tanpa pembaca setia yang terus baca sampai detik ini dengan membawa apresiasi Like, Vote, Gift and Comment terus Fav tanpa UnFav bagai serbuk rinso sekali kucek! Hilang tak bersisaa haha...
...Semoga membaca cerita ini menghibur dan membuat hari anda yang gabut menjadi lebih bermakna (hiyaaah!)...
...Cerita ini fiksi ya, karangan semata, mohon maaf jika ada kesamaan nama tokoh, tempat cerita atau apapun itu. Semua murni karna kehaluan author yang meledak-ledak minta di keluarkan hehe!...
...Once more!...
...Thank you so much !...
...Love you all to the Moon and Back!!...
...Once more (again)...
...Kalian penasaran ga sih si Naluna ama Diaz?!...
...BTW mereka lahir duluan di karya chat story othor loh!...
...Dah itu aja......
...Terima kasih sekali lagi Author ucapkan, kemurahan hati reader menekan tombol Like, Vote, Gift, Comment and Fav adalah semangat Author dalam mencurahkan kehaluan....
...See you di cerita Author yang lainnya ya ♡♡♡...
...╰──────༺♡༻──────╯...