
Keduanya kemudian di
persilahkan duduk di sofa di ruang tamu. Sedangkan Raja tetap berdiri
memperhatikan mereka. Hardwin dan Grace tidak akan tau jika kedatangan mereka
tidak hanya di tunggu oleh raja melainkan oleh seseorang yang juga sedang
berjalan menuju ruangan tersebut.
“ jadi ada keperluan apa
kalian meminta bertemu denganku?” Raja Aldrick berbasa-basi. Meski sebenarnya
dia juga menantikan maksud kedatangan mereka.
“ saya kemari ingin
menjelaskan kepada yang mulia, kebenaran dari kasus yang sudah saya laporkan”
Grace menjawab dengan penuh kehati-hatian.
“ ini mengenai kasus yang
menjerat Duchess yang mulia” Hardwin menambahi agar raja lebih paham.
Aldrick mengangguk
sedikit, dia memandangi kedua tamunya dengan seksama.
“ penjelasan apa itu?”
tanya Aldrick kemudian. Grace menelan ludahnya kasar, dia sedikit gemetar
gugup. Wanita itu tidak tau harus darimana dia menceritakan semuanya.
“ tenangkan dirimu” lirih
Hardwin yang mengetahui perasaan gugup Grace. Lelaki itu melihat tangan Grace
yang sedikit gemetar.
“ sebenarnya kehamilan
saya ini adalah karena putra mahkota” Grace memulai dengan kalimat pembuka yang
seakan sedikit menyalahkan putra mahkota.
“ apa maksudmu?” raja
Aldrick menjadi sedikit tersinggung.
“ maafkan saya yang
mulia, maksud saya adalah bahwa saat ini anak yang ada dikandungan saya adalah
anak putra mahkota Sea, bahkan putra mahkota sendiri sudah mengetahui fakta
ini. Dia menyuruh saya menjebak Duchess dan Duke, karena jika tidak dia akan
mencelakai saya dan anak saya. Hiks, hiks. Saya sudah tidak memiliki sandaran,
hanya yang mulia yang bisa menolong saya dan anak saya. Hiks hiks” sambil
bersimpuh Grace tidak bisa
menyembunyikan rasa sedihnya, wanita itu tidak sedang bersandiwara, dia menangis
karena ketakutan akan kehilangan anaknya. Wanita itu memang begitu mencintai
anaknya.
Hardwin membantu Grace
untuk duduk kembali di sofa. Wanita itu terlihat kesusahan mengatur emosi
sedihnya, menghapus air matanya dan mengatur nafasnya. Dia tidak ingin raja
Aldrcik merasa tidak nyaman dengan reaksinya.
Bagi Raja Aldrick hal ini
memang bukan pertama kalinya mendengar kabar seperti ini, namun dengan situasi
dan orang yang berbeda, dia tetap merasa tidak percaya. Lelaki itu baru
mengetahui bahwa ternyata Sea sudah mengetahui hal ini. Sangat di sayangkan
bila dirinya harus mengatahui kabar ini lewat orang lain dan dalam keadaan yang
seperti ini.
“ kau tau, bukan kalian
saja yang mengatakan hal ini. Ada satu orang lagi yang juga mengatakan hal yang
sama padaku” ucap Aldrick.
bisa menebaknya. Mereka sedikit penasaran dengan siapa seseorang itu.
“ apa kalian bisa
menebaknya?” tanya Aldrick dia menangkap wajah kebingungan tamunya. Kedua orang
itu saling berpandangan. Satu nama mulai muncul di kepala mereka. Apa mungkin
benar dugaan mereka.
“ apa mungkin dia adalah
pelayan Duchess?” Hardwin mengutarakan temuannya. Satu-satunya orang yang
paling berpotesi adalah Mily.
Raja Aldrick menarik
sudut bibirnya, kemudian secara tidak langsung memberikan kode kepada seseorang
agar membawa tamu lainnya masuk ke dalam ruangan.
Grace dan Hardwin menatap
tidak percaya, baru saja mereka menebak orang itu sudah ada di hadapan mereka. Mily
berjalan masuk. Hardwin sedikit lega ternyata hilangnya Mily adalah karena raja
yang menyembunyikannya. Dia sudah khawatir bila anak buah Sea yang membawanya.
“ kau benar “ jawab
Aldrick.
“ salam yang mulia” Mily
memberikan salam penghormatan.
Raja Aldrick memberikan
jawaban kemudian menyuruh Mily duduk bergabung dengan yang lainnya. Kali ini
raja ikut duduk di sofa single yang berada di hadapan ketiga tamunya.
“ kalian memiliki kabar
yang sama, lalu bagaimana caranya aku bisa mempercayai bahwa itu bukan kabar
bohong yang sudah kalian rancang sebelumnya?” ucapan Aldrick benar-benar diluar
dugaan mereka. Raja tidak bisa begitu saja mempercayai ucapan mereka bertiga.
Tidak ada yang mengenal
raja Aldrick sebaik ratu dan Axton. inilah alasan selama ini Duke tidak pernah
mengatakan semua kebenaran yang dia tau kepada raja Bavaria. Lelaki ini sangat
menjunjung martabat kerajaan,tidak bisa membiarkan satu rumorpun merusak citra
kerajaan.
Sedangkan kebenaran yang
selama ini tersembunyi kebanyakan akan membawa buruk citra kerajaan di muka
umum. Aldrick lelaki yang naïf dan sombong. Antara orang lain dan anggota
kerajaan, pasti jelas siapa yang akan dia selamatkan.
“ kalian sama –sama bekerja
pada Duke Wellington bukan? Dan secara mengejutkan juga memiliki kabar yang
sama. Apakah kecurigaaku adalah benar?” Raja Aldrick mulai membuat suasana
sedikit menyeramkan. Hawa dingin terasa merasuki keberanian ketiga tamunya.
“ kecurigaan apa yang
mulia?” Grace seakan ingin memperjelas maksud raja, dia benar-benar tidak bisa
mengolah maksud kalimat raja sebelumnya karena begitu khawatir.
“ apakah kediaman
Wellington yang menyuruh kalian?” seakan mati lemas, Grace dan Mily merasa
sesak tidak percaya dengan respon yang raja berikan setelah mereka mengatakan
semua kebenarannya. Bagaimana bisa mereka tidak memikirkan jika akan ada
kemungkinan seperti ini.