The Borders

The Borders
Bagian 40 – Akademi Spiritual



Akademi Spiritual terletak di tengah hutan belantara, jauh dari pemukiman penduduk dan tempat itu diselubungi oleh mantra sihir yang cukup kuat. Akademi itu terlihat sangat elite bahkan dari jauh terlihat seperti sebuah istana yang sangat megah.


.


.


.


Bisik-bisik terdengar saat Kashel memasuki ruang kelasnya. Di kelas Kashel ini ada terdapat tiga puluh orang siswa dan siswi yang terpilih khusus untuk mengisi ruang kelas. Kashel di terima di kelas C. Kelas dengan tingkat terendah. Kelas di mana jarang ada orang kuat di sini. Tidak seperti di kelas A yang terkenal dengan orang-orang kuatnya.


Di sanalah seharusnya ia berada jika memiliki energi sihir turunan dari keluarganya, tapi Kashel tidak punya itu semua dan ia tidak mempermasalahkannya. Ia hanya ingin bersekolah dengan tenang. Jadi tidak masalah jika di kelas C. Hanya berharap orang-orang tidak mengganggu dirinya.


Namun, karena namanya yang memuat nama keluarga Kendrick seketika Kashel menjadi bahan cibiran teman-temannya.


Kendrick yang gagal itulah gelar untuk Kashel di akademi itu. Kashel tidak perduli dan tidak mau ambil pusing dengan itu semua. Di sekolah ini Kashel jarang berbicara, sebenarnya sama saja seperti waktu di kediamannya dulu.


Kashel juga kebanyakan hanya berdiam di kelas saja. Ia hanya keluar ketika jam makan dan lebih memilih menyendiri di kelas, agar orang-orang tidak menjahilinya.


Walaupun sebenarnya dengan Roh Pelindung tidak akan berpengaruh pada Kashel, tapi jika itu perlakuan kasar secara langsung. Kashel juga tidak bisa untuk menghindarinya jika yang memukulnya manusia, meskipun Kashel bisa sedikit bela diri karena pelatihan dari keluarganya, tapi ia tidak bisa melawan mereka yang staminanya sudah berada di atas rata-rata manusia biasa.


.


.


.


Selama beberapa bulan bersekolah Kashel berhasil menjalaninya dengan baik, mendapatkan nilai akademis yang baik pula. Tapi sayang ketika dalam praktek Kashel mendapat nilai nol besar, itu mempengaruhi nilainya meskipun ia pintar dalam belajar. Karena yang di perlukan di akademi ini adalah kemampuan sihir yang mumpuni.


Kashel sebenarnya merasa malu karena tidak bisa berbuat apa-apa. Ia berharap ia dikeluarkan saja dari akademi itu karena itu bukan tempat yang cocok untuk dirinya.


Tapi guru sekolah itu tidak bisa berbuat apa-apa karena Kashel merupakan keturunan utama, biar bagaimana pun juga nilai Kashel masih bisa disetarakan dengan nilai rata-rata untuk sekolah itu. Jika ia punya energi sihir Kashel akan menjadi salah satu orang terpintar di akademi tersebut.


.


.


.


Di kelas selama beberapa bulan pembelajaran pertama, anak-anak didik baru diajarkan tentang penjelasan tentang dunia sihir mereka. Sesekali praktek di jam praktek, tapi hanya mencoba dan menentukan elemen yang mereka bisa gunakan untuk bertarung.


Tidak ada yang spesial dari anak-anak kelas C. Mereka memiliki kemampuan elemen tapi elemen mereka tidaklah begitu kuat.


.


.


.


Kashel terlihat membaca bukunya di jam istirahat.


"Mantra-mantra sihir dulunya diajarkan oleh Guardian kepada keluarga Kendrick, dan keluarga Kendrick mengajarkannya pada orang-orang berkemampuan spesial." Kashel membalik buku sejarah itu, sebenarnya ia sudah pernah membaca buku ini sebelumnya tapi Kashel ingin mengulangi membacanya lagi.


"Orang di luar dari keluarga Kendrick kemudian mengembangkan mantra-mantra sihir itu menjadi lebih berkembang sesuai dengan perkembangan jaman.


"Mantra penyegel dan mantra penghalang.


"Mantra penyembuh dan ramuan-ramuan sihir yang semuanya belum tentu berguna untuk digunakan manusia biasa, tapi bisa membahayakan dan berguna bagi orang yang memiliki energi sihir ditubuhnya, ada mantra hipnotis dan terakhir mantra penghapus ingatan yang terlarang.


"Mantra penghalang, berhasil diciptakan dan bisa digunakan tanpa harus menggunakan energi sihir. Dengan menggunakan kertas mantra khusus, dan menggunakan tinta dengan campuran darah manusia. Sedangkan mantra hipnotis ini adalah mantra paling dasar yang tidak perlu menggunakan energi sihir saat menggunakannya.


"Mantra penghalang membuat mereka seolah-olah mengikat kontrak dengan kertas itu. Kertas itu akan berubah menjadi tameng gaib untuk melindungi mereka dari gangguan sihir.


"Mantra ini berguna untuk manusia yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap energi sihir dan mudah terpengaruh oleh Roh Kegelapan karena terkadang ada manusia yang seperti ini, tapi tidak memiliki energi sihir ataupun mata batin.


"Namun kekurangan dari mantra penghalang ini, orang tanpa energi sihir yang ingin menggunakannya harus bisa menghapal bentuk pasti simbol rumit yang akan digambar pada kertas mantra tanpa kesalahan sedikit pun. Sehingga jarang ada orang biasa yang mampu menggunakannya karena salah sedikit saja kertas itu tidak akan ada gunanya.


"Dan kekurangan lainnya mantra penghalang ini, bisa menguras tenaga pada tubuh si penggunanya.


"Di zaman sekarang mantra ini jarang digunakan, karena banyak orang sudah kurang percaya dengan sihir. Tidak seperti pada zaman dulu di mana sihir sangat terkenal sehingga orang biasa pun ingin mempelajarinya." Kashel mempelajari ilmu lawas sebenarnya.


Kashel membaca buku itu dengan seksama.


"Mantra penyegel juga memiliki simbol tapi mantra ini tidak pernah bisa digunakan jika tidak memiliki energi sihir yang mumpuni, hanya orang-orangnya saja pula yang bisa menggunakan mantra ini."


.


.


.


.


.


.


"Guardian selalu menjaga keluarga utama Kendrick." Kashel melanjutkan acara membacanya di bab tentang keluarganya, Kashel terlihat berpikir.


"Umm, apakah aku pernah bertemu dengannya ya? Dia pasti orang yang hebat, tapi hidup selama ratusan tahun apa ia tidak kesepian.


"Melihat orang-orang mati dihadapannya, kenapa aku kasihan padanya jika memikirkan hal itu?" Kashel bergumam sendiri sambil terus membaca bukunya.


"The Borders si Naga Perbatasan, ia memilih merubah wujudnya menjadi wujud sadar Guardian demi menjaga kedamaian dua dunia karena kekuatannya yang besar bisa menjadi ancaman. Dan wujud sadar Guardian memilih keluarga Kendrick sebagai orang-orang kepercayaannya."


.


.


.


"Tapi mengapa sekarang keluarga Kendrick suka menjelek-jelekkan Guardian sebagai sebuah ancaman. Mereka menganggap Guardian membahayakan dunia, tapi sebenarnya kehadiran Guardian itu menjaga dua dunia agar damai." Kashel tidak mengerti pemikiran keluarganya saat ini.


.


.


.


"Kesatria Penjaga Batas adalah mereka yang terikat atau terhubung hidup dan mati dengan roh pelindung mereka.


"Roh Pelindung asalnya adalah Roh Kegelapan yang memilih untuk memihak dengan manusia.


"Mereka yang terikat tidak bisa berpisah dengan roh pelindung mereka lebih dari dua puluh empat jam lamanya. Jika hal itu terjadi mereka akan mati." Kashel yang membaca itu terkejut dibuatnya. Ia malah ketakutan dengan hubungan semacam itu.


Namun Kashel tidak tahu, hampir semua di antara orang dengan kemampuan spesial sangat membanggakan kekuatan mereka meskipun memiliki kelemahan yang membahayakan nyawa mereka.


"Guardian, ia tidak mengikat kontrak dengan siapa-siapa. Karena Guardian adalah wujud dari perbatasan dua dunia. Gelap dan terang, ia seharusnya tidak membutuhkan seorang kontraktor.


"Orang macam apa yang mau mengikat kontrak dengan Guardian. Secara dialah penyeimbang dari energi sihir. Kekuatannya pasti sangat besar. Dan itu mengerikan. Tapi untuk apa juga dia perlu terikat dengan orang lain, benar apa kata buku ini." Kashel menduga-duga.


"Guardian adalah wujud sadar dari The Borders sang Naga Perbatasan. Tidak ada yang tahu pasti kenapa The Borders memilih untuk berada di dalam wujud sadar Guardian. Sejarah tidak pernah menjelaskannya.


"Orang yang mengikat kontrak dengan Guardian pasti orang yang sangat keren, jika itu benar-benar terjadi." Kashel berbicara sendiri. Inilah pikiran Kashel saat ia masih berusia sepuluh tahun saat itu.


"Roh pelindung hanya bisa berinteraksi dengan orang yang terikat dengan mereka, jika ingin berinteraksi dengan orang lain. Diibaratkan mereka seperti sedang berbicara dengan binatang.


"Kesatria Penjaga Batas mendapatkan kemampuan elemen atau kekuatan mereka meningkat ketika mereka mengikat kontrak dengan Roh Pelindung.


"Orang yang mengikat kontrak dengan Roh Pelindung di ambang kematian, akan dianggap Kesatria Penjaga Batas yang gagal. Karena biasanya orang-orang ini tidak memiliki kemampuan yang kuat.


"Apa-apaan? Seharusnya tidak boleh meremehkan orang lain seperti ini." Kashel protes dengan buku yang ia baca.


"Orang dengan kemampuan sihir dan mata batin, tapi tidak memiliki roh pelindung. Energi di dalam tubuhnya akan kacau, hal itu akan mengundang Roh Kegelapan untuk memakan keberadaan mereka. Karena saat tersesat di dunia manusia inilah yang para roh cari, orang dengan kemampuan sihir bisa membuat Roh Kegelapan menjadi kuat, jika Roh Kegelapan berhasil memangsanya.


"Roh Kegelapan yang tersesat dan tidak menemukan mangsa atau menjadi Roh Pelindung seseorang tidak akan bebas berkeliaran pada siang hari. Jika mereka nekat maka matahari akan menghancurkan keberadaan mereka.


"Itulah yang menjadikan Roh Pelindung dan orang dengan kemampuan spesial mau tidak mau harus mengikat kontrak. Tujuan akhirnya adalah untuk bertahan hidup.


"Tapi dengan kekuatan ini, mereka tumbuh berbeda dari orang lain dan itu patut dibanggakan." Akhir dari penjelasan di dalam buku itu.


"Apanya yang dibanggakan?


"Ah sudahlah, aku tidak bisa protes banyak hal juga, lagipula aku yang orang biasa ini tidak akan pernah paham jalan pikiran mereka.


"Mereka orang yang kuat, yang bisa menjaga keseimbangan dua dunia. Aku salut pada mereka, demi melindungi semua orang. Sampai kapan pun aku tidak akan pernah bisa melakukannya." Kashel tersenyum menutup bukunya sambil bergumam sendiri.


Ia tidak sadar jika ada seorang wanita yang sudah duduk manis di hadapannya.


.


.


.


...