Beautiful Bad Girl

Beautiful Bad Girl
Kamu Cemburu?



Seperti biasa, Kenzi dan Reyhan berangkat bersama menuju sekolah. Tapi kali ini mereka naik motor. Dengan sengaja, Reyhan mengegas motornya kencang lalu mengerem dengan mendadak. Hal itu ia lakukan berulang kali hingga tubuh Kenzi selalu menabrak punggungnya.


"Sayang...kamu kok iseng sih" cebik Kenzi sambil mencubit gemas pinggang Reyhan.


"Auu sakit sayang" pekik Reyhan.


"Makanya jangan jail" tukas Kenzi sambil mengerucutkan bibirnya. Reyhan yang melihat dari kaca spion jadi gemas sendiri.


"Itu bibirnya ngapain di monyong-monyongin, minta dicium?" goda Reyhan.


"Apaan sih, nggak ya..." jawab Kenzi dengan pipi merona merah. Reyhan terkekeh melihatnya, kekasihnya itu selalu menggemaskan.


"Pegangan yang erat, aku mau ngebut" ucap Reyhan dengan suara sedikit keras. Kenzi tak menjawab, ia langsung melingkarkan tangannya di pinggang Reyhan dan dagunya menempel di pundak pemuda itu. Dengan posisi seperti ini, Kenzi bisa dengan jelas mencium aroma maskulin tubuh Reyhan. Aroma yang paling dia sukai dan selalu membuatnya nyaman.


Sepanjang perjalanan, mereka terus berbincang dan sesekali tertawa ketika jawaban yang terlontar tidak nyambung karena salah dengar. Nyatanya, kebahagiaan tak harus dengan kemewahan. Bagi Kenzi dan Reyhan, naik motor berdua dan menikmati waktu bersama sudah membuat mereka bahagia.


Tak terasa, kini motor sport milik Reyhan sudah memasuki kawasan SMA Dharma Bangsa. Sontak fokus seluruh siswa tertuju pada dua sejoli itu. Para siswi fans fanatik Reyhan langsung berteriak histeris saat melihat Kenzi memeluk pinggang Reyhan mesra. Begitupun dengan para siswa yang sudah mengidolakan Kenzi, mereka harus merasakan kepahitan cinta bertepuk sebelah tangan.


Reyhan memarkirkan motornya di tempat khusus parkir motor. Kenzi turun terlebih dahulu baru Reyhan. Dengan perhatian, Reyhan melepaskan helm di kepala Kenzi. Setelah helm terlepas sempurna, ia merapikan rambut Kenzi yang sedikit berantakan karena terkena angin. Sontak seluruh siswa/i dibuat meleleh dengan keromantisan mereka.


"Aaa so sweet...."


"Andai doi gue kek gitu"


"Jiwa jomblo ku meronta-ronta"


Dan masih banyak lagi ocehan para siswa/i +62.


"Yuk ke kelas" ajak Reyhan, Kenzi mengangguk. Mereka berjalan beriringan dengan tangan kanan Reyhan yang merangkul pundak Kenzi dan tangan kiri Kenzi merangkul pinggang Reyhan. Para jomblo ngenes semakin dibuat ngenes saat melihat kemesraan mereka.


Reyhan mengantar Kenzi terlebih dahulu ke kelasnya. Setelah mengantar Kenzi, dia masuk ke kelasnya sendiri.


"Nahh itu si Rey dateng" ucap Reza saat melihat Reyhan mulai memasuki Kelas X Ipa 2.


"Oii bro" sapa Reyhan pada teman-temannya sambil ber-tos ala lelaki.


"Tumben lo baru dateng?" tanya Ariel karena tidak biasanya Reyhsn berangkat agak siang.


"Nganterin my lovely dulu" jawab Reyhan sambil tersenyum.


"Sombong lo, mentang-mentang udah punya pacar lupa sama temen" hardik Vicky.


"Yee sapa juga yang lupa sama temen. Gue masih inget kok. Lo Ariel, Lo Reza, dan Lo Vicky. Masih inget kan gue" ucap Reyhan sambil menunjuk Ariel, Reza, dan Vicky bergantian.


"Terserah" sahut Reza, Ariel, dan Vicky kompak.


*****


Surganya para pelajar adalah saat istirahat. Sama halnya dengan The Most Wanted Boy/Girl SMA Dharma Bangsa. Seperti biasa, mereka akan menghabiskan waktu istirahat bersama.


"Sayang aaaa" Kenzi menyodorkan sesendok mie ayam ke arah Reyhan. Dengan senang hati, Reyhan menerima suapan Kenzi.


"Ada orang disini woyy" seru Andien dengan suara sedikit di keraskan. Kenzi menoleh kearah mereka.


"Ohh ternyata kalian orang...gue kira setan" ucap Kenzi santai...


"Bagst lo!!" umpat Andien sambil melempar tisu kotor kearah Kenzi. Kenzi dan Reyhan tertawa bersama.


"Udah lah Ndin, lo gak bakal menang kalo lawan pasangan gesrek" ucap Tasya. Andien hanya mendengus malas.


"Kamu mau disuapin juga...nih aku suapin" ucap Ariel seraya mengarahkan sendok berisi nasi goreng.


"Apasn sih lo, ogah gue" tukas Andien


Semua tertawa mendengar jawaban Andien kecuali Ariel. Dia hanya mendengus malas saat teman-teman menertawakannya.


"Eh Ren, semenjak gue masuk kok gue nggak pernah ngeliat Raffa sama kak Bintang sih. Mereka pada kemana?" tanya Kenzi pada Renata.


"Kalo si Raffa, dia lagi izin buat ikut orang tuanya ke Singapore nggak tau baliknya kapan. Terus kalo kak Bintang, dia lagi wakilin sekolah kita buat olimpiade lari maraton" jelas Renata. Kenzi manggut-manggut mengerti.


"Nggak lah, aku cuma heran aja kenapa mereka nggak pernah keliatan." jawab Kenzi.


"Alahh bilang aja kangen, pake ngelak lagi" ketus Reyhan.


"Za lo tau nggak lagu yang lagi viral" ucap Vicky sambil menyenggol bahu Reza.


"Lagu yang mana?" tanya Reza.


"Itu loh yang lagu baru" ucap Vicky.


"Ohh yang itu...gue tau gue tau" jawab Reza.


"Hareudang hareudang hareudang....panas panas panas..." nyanyi Vicky dan Reza secara bersamaan. Yang lain ikut tertawa kecuali Kenzi dan Reyhan.


"Kamu cemburu?" tanya Kenzi sambil menaik turunkan alisnya menggoda Reyhan.


"Nggak" jawab Reyhan singkat.


"Tuh kenapa mukanya ditekuk" ucap Kenzi sambil terkekeh.


"Kamu gemesin tau kalo kayak gini" tambah Kenzi sambil mencubit kedua pipi Reyhan dengan gemas.


"Sayang sakit" pekik Reyhan berusaha menghentikan tangan Kenzi yang terus menarik pipinya.


"Baby boy" bukanya melepas, Kenzi malah terus mencubit pipi Reyhan.


"Kamu nakal ya sekarang hmm" ucap Reyhan. Sebelah Tangannya menggelitiki pinggang Kenzi dan yang satunya lagi mengenggam tangan Kenzi agar tidak lari.


"Sayang stop" teriak Kenzi sambil tertawa geli.


"Kamu sih nakal" ucap Reyhan sambil terus menggelitiki Kenzi.


"Ampun ampun, nggak lagi deh. Janji" ucap Kenzi di sela-sela tawanya. Reyhan menghentikan aktivitasnya.


"Cium dulu" ucap Reyhan seraya menunjuk pipinya. Kenzi tersenyum ia sedikit berjinjit.


Cup


Kenzi mencium pipi Reyhan. Reyhan tersenyum senang, ini adalah ciuman pertama yang dia dapatkan dari Kenzi. ia kemudian mencium kening Kenzi.


"Gue jadi pengen punya pacar, tapi gue males pacaran. " ucap Tasya sambil menatap Kenzi dan Reyhan yang tengah tertawa bersama.


"Sama aku aja beb" goda Reza. Tasya langsung memasang wajah jijik saat menatapnya.


"Ogahh" tukas Tasya.


"Hahaaa rasain lo, di tolak kan" timpal Ariel sambil tetawa.


"Bangst lo" umpat Reza pada Ariel.


Kenzia Nastasya Aleskey



Reyhan Saputra Alexander



**Happy New Year all 🎉 🎊


Thanks buat kalian yang udah mau read, like, coment, and vote cerita ini. Thanks buat apresiasi yang udah kalian berikan ke cerita ini. Thanks juga kalian udah mau nunggu up novel ini yang bisa dibilang lemot kek siput 😂.


Pokoknya aku ngungkapin makasih banyak buat dukungan kalian. Author nggak bisa ngasih apa², aku cuma bisa berdoa semoga kebaikan kalian dibalas sama tuhan, aminnn.....


Oke, see you next time...jangan lupa like, coment and vote ya.


Happy Reading and Happy New Year 😘**