Beautiful Bad Girl

Beautiful Bad Girl
Pembalasan Kenzi



"Lo pasti tau dimana Rossa" ucap Kenzi pada Reyhan. Saat ini, dia dan Reyhan sedang duduk berdua di rooftop.


"Sok tau deh lo" jawab Reyhan.


"Udah deh, lo tuh jujur aja. Gue tau pasti lo yang udah sekap Rossa. Secara, cuma lo anak geng motor yang ada disana selain gue" ucap Kenzi.


"Hmm pinter juga lo ternyata" ucap Reyhan. Kenzi hanya mendengus malas.


"Sekarang mereka dimana?" tanya Kenzi.


"Di tempat yang sangat menyenangkan" jawab Reyhan sambil menyeringai.


"Boleh gak gue bersenang-senang sama mereka hari ini?" ucap Kenzi ikut menyeringai iblis.


"Tentu, gue emang hadiahin mereka buat lo" sahut Reyhan dengan senyum bengisnya. Mereka benar-benar monster couple. 😂


******


"LEPASIN GUE SATT" teriak Riko pada Zidan.


"Lo bisa diem nggak sih. Udah 2 minggu, teriak² mulu. nggak sakit tuh tenggorokan. Kalo bukan karena my boss pengen Lo tetep hidup, udah gue penggal lo sekarang juga" Tukas Zidan.


"Ketua lo tuh pengecut. Beraninya main keroyokan. Cih, pecundang" Umpat Riko. Sedangkan Lena dan Rossa hanya terdiam.


"Siapa yang lo bilang pengecut" suara bariton menarik perhatian semua orang yang ada di ruangan itu. Dan nampaklah seorang pemuda tampan tengah berjalan kearah mereka dengan seringai iblisnya. Siapa lagi kalo bukan Reyhan.


"Coba ulangi, siapa yang lo bilang pengecut?" Ucap Reyhan sambil mencengkram leher Riko.


"Lo yang pengecut. Pecundang" jawab Riko terbata-bata.


Bughhh


Reyhan memukul kepala Riko hingga berdarah.


"Iya gue pengecut. Dan gue jadi pengecut itu karena terinspirasi dari lo" Sarkah Reyhan.


"Oh ya, hari ini kita kedatangan tamu spesial." Tambahnya. Ucapan Reyhan membuat semua orang yang ada disana penasaran dengan orang yang dimaksud Reyhan.


"Baby, kemarilah" Seru Reyhan. Lalu masuklah seorang gadis dengan memakai topeng diwajahnya. ia berjalan menuju mereka dengan senyuman bengis. Lena, Riko, dan Rossa bahkan sampai gemetar saat merasakan aura gelap dari gadis itu.


"Hallo semua" ucapnya dengan suara bass-nya.


"Bagaimana, mereka terlihat sangat bahagia bukan" ucap Reyhan dengan seringai iblisnya.


"Ya, mereka memang terlihat bahagia. Tapi kebahagiaan mereka belum lengkap jika belum bersenang-senang denganku" ucap gadis itu dengan senyuman bengisnya.


"Siapa lo" seru Rossa


"Emm ternyata, lo udah lupa sama gue" jawab gadis itu.


"Emang lo siapa hah?!, palingan juga jal*ng simpenannya Reyhan" sinis Rossa. Gadis itu mengepalkan tangannya saat mendengar ucapan Rossa.


"Ternyata lo bener² lupa sama gue. Oke, gue bakal kasih tau lo. Dan gue pastiin, kalian bakal selalu mengingat wajah gue ini sampai kapanpun" ucap gadis itu dengan penuh penekanan disetiap ucapannya. ia lalu melepas topengnya, semua orang (kecuali Reyhan) terperangah saat melihat siapa sosok di balik topeng itu.


"Kenzi" pekik Lena, Riko, dan Rossa.


"Hay, udah inget gue kan" ucap Kenzi sambil tersenyum miring.


"Mau apa lo hah?!" bentak Lena.


"Gue cuma mau bersenang-senang sama kalian sebentar" sahut Kenzi. ia lalu berjalan mendekat kearah mereka bertiga.


"Hay Rossa, apa kabar" bisik Kenzi di telinga Rossa. ia lalu menjambak rambut Rossa sangat kuat.


"Arghh, lepasin tangan kotor lo dari rambut gue bangsatt" Ucap Rossa sambil meringis kesakitan.


"Oke, gue lepasin" ucap Kenzi sambil melepas cengkramannya dari rambut Rossa. ia lalu mengambil pisau lipat dari saku jaketnya.


"Ma..mau ap apa lo" ucap Rossa sambil gemetar ketakutan.


"Gue cuma mau membuat karya seni di wajah lo. Tenang, gak sakit kok. Paling cuma perih sedikit" ucap Kenzi sambil menyeringai. ia lalu mendekatkan pisaunya ke wajah Rossa.


"Arghhh" jerit Rossa saat pisau itu menggores pipinya dengan gerakan yang amat lambat sehingga rasa sakitnya berkali-kali lipat. Reyhan dan anggota DD hanya menjadi penonton kekejaman kenzi. Bahkan anak DD sampai berkeringat dingin saat melihat betapa bengisnya Kenzi saat ini.


Kenzi tertawa saat mendengar ringisan Rossa. Seakan ringisan itu bagai alunan musik yang begitu merdu di telinganya. Ia terus menggores kulit wajah Rossa hingga terukir kata 'Stupid'


"Perfect, karya gue emang yang terbaik. Oh ya, kurang satu lagi" ia kembali menggores wajah Rossa. Lebih tepatnya bibir Rossa hingga sobekannya melintang ke samping.


"Itu balesan buat lo karena lo udah mengusik hidup gue" bentak Kenzi. Setelah puas bermain-main dengan Rossa, Kenzi beralih Ke Riko yang sedang menatapnya tajam.


"Hallo kang bucin, senang bertemu sama lo. Gimana, lo udah siap kan bermain sama gue" ucap Kenzi sambil menyeringai.


"Dasar cewek sialan. Bakal gue bunuh lo" marah Riko.


"aduh gue takut Hahaha....sebelum lo bunuh gue, bakal gue pastiin kalo besok lo udah nggak bisa melihat matahari lagi" tukas Kenzi sambil menatap tajam ke arah Riko.


Bughh


Kenzi menendang kepala Riko dengan amat kuat hingga darah yang tadi berhenti kembali mengalir.


Bughh


Kenzi kembali menendangnya, bahkan kali ini jauh lebih keras.


"Capek ah gue main tendang-tendangan. Gue mau ngegambar aja, pasti bagus" ucap Kenzi. ia lalu menggoreskan pisau lipatnya di lengan Riko.


"Bangsattt arghhh...." umpat Riko.


Kenzi terus menggores lengan Riko dan menulis kata 'Banci' di lengannya.


"Bucin boleh, gobl*k jangan. Kalo lo mau Nyalahin orang, salahin aja pacar lo. Karena dia kan yang buat lo terlibat dalam masalah ini. Dan karena ketol*lan lo juga sih sebenernya. Yang pasti, sekarang lo nikmati aja konsekuensinya." Ucap Kenzi. ia lalu berjalan meninggalkan Riko dan beralih kepada Lena.


"Hallo Lena sayang" ucap Kenzi dengan tatapan bengisnya.


"Cewek sialan, lepasin gue" teriak Lena.


"Santuy dong mbak, gak usah teriak. Nanti semuanya pada budeg berjamaah cuma gara² lo" ledek Kenzi.


"Gue nggak peduli. Lepasin gue!!!" seru Lena.


"Gue bakal lepasin lo kalo gue udah puas bermain sama lo" bengis Kenzi. ia lalu mengambil cambuk dan...


Pletarrrr....pletarrr


Kenzi mencambuk tubuh Lena hingga darah segar mengalir dari tubuhnya.


"Shit" umpat Lena.


"Kayaknya ini kurang seru deh. iya nggak Rey" ucap Kenzi seolah-olah meminta tanggapan dari Reyhan. Reyhan yang tadinya duduk bersantai di sofa bersama anggotanya kembali berdiri tegap.


"Gimana kalo lo kupas kulitnya. Pasti bakal jadi bagus banget" bengis Reyhan.


"Ide bagus" jawab Kenzi. ia lalu mendekat kearah Lena dan...


Krekkkk


Kenzi mengupas kulit lengan Lena hingga darahnya mengalir.


"Ini bener-bener bagus" ucap Kenzi. ia lalu menjauh dari mereka bertiga dan mendekat ke Reyhan.


"Gimana, karya gue bagus kan" ucap Kenzi.


"Bagus banget. Lo cocok jadi seniman" jawab Reyhan.


"Oh ya, thanks lo udah mau memelihara mereka buat gue" ucap Kenzi sambil memandang sinis ke arah Rossa, Riko, dan Lena yang sudah lemas tak berdaya.


"Apa pun buat lo" sahut Reyhan sambil tersenyum. Kenzi ikut tersenyum.


"Benar-benar the best couple" batin Zidan dkk yang masih ada disana.


**Kenzia Nastasya Aleskey



Reyhan Saputra Alexander



**Tandai typo....jangan lupa like, coment, and vote ya guys. Mampir juga ke "Doctor is my wife"


Happy Reading 😘**