Beautiful Bad Girl

Beautiful Bad Girl
Pertandingan Basket



"Ehh si Ken kemana sih?, dari tadi nggak keliatan batang hidungnya" ucap Renata.


"Gak masuk kali" jawab Andien.


"Tumben tuh anak gak masuk tapi gak ngabarin kita" timpal Tasya. Sedangkan Renata dan Andien mengendikan bahunya.


"Hay girls" sapa Vicky yang tiba² datang bersama Ariel, Reza, dan Reyhan.


"Hay" sahut Renata, Tasya, dan Andien.


"Bertigaan aja nih, si Kenzi mana?" tanya Reza.


"Nggak tau tuh. Dari tadi belum nongol, nggak masuk mungkin" jawab Andien.


"Yah, padahal babang Reyhan nanti mau tanding. Penyemangatnya malah gak masuk" ucap Vicky.


"Yang sabar ya Rey. tenang nggak ada Kenzi, kita pun jadi" ucap Ariel sambil menepuk pundak Reyhan.Sedangkan Reyhan hanya diam saja, pikirannya masih berkelana pada Kenzi.


"Udahlah Rey, gak usah lemes gitu. Meskipun gak ada Kenzi disini, masih ada kita-kita yang bakal terus nyemangatin lo. Ya nggak guys?!" ucap Reza sambil merangkul pundak Reyhan.


"Yoii" sahut mereka serempak. Reyhan tersenyum simpul saat mendengar ucapan teman-temannya.


-


-


Kini pertandingan basket antar dua sekolah yaitu SMA Dharma Bangsa dan SMA Garuda akan segera dimulai. Kedua tim sedang bersiap-siap di ruangan masing-masing. Reyhan dan timnya sudah siap dengan pakaiannya.


"Oke, strateginya kayak biasa ya. Fan, lo jadi shooting jauhnya. Jadi kalo ada kesempatan, lo bisa lempar dari jarak jauh. Lo bisa kan?" tanya Reyhan pada Fandi rekan satu tim-nya yang merupakan anggota terbaik selain dirinya.


"Bisa kok" jawab Fandi.


"Oke, kita ke lapangan sekarang!" seru Reyhan. Tim basket SMA Dharma Bangsa keluar dari ruangan. Sontak siswi-siswi ganjen yang ada disana langsung heboh. Apalagi saat melihat wajah² tim basket yang super cool. Meleleh dah tuh hati.


Reyhan dan timnya sedang berdiri di pinggiran lapangan sambil menunggu wasit yang belum datang.


"Padahal gue berharap banget lo bisa liat gue tanding, tapi ternyata lo nggak masuk. Apa gue emang nggak penting di mata lo ken?" batin Reyhan sambil menunduk lesu.


"Reyy" panggil seseorang dari belakang Reyhan. Merasa namanya di panggil, Reyhan membalikkan badannya untuk melihat siapa orang itu. Seyuman manis mengembang di bibir pemuda tampan itu saat melihat orang dihadapannya.


"Kenzi" ucap Reyhan sambil tersenyum.


"Hay, maaf ya gue telat tadi ada urusan sebentar" ucap Kenzi.


"Tapi kayaknya, meskipun gue nggak dateng lo pasti tetep semangat. Penyemangat lo kan banyak" tambah Kenzi sambil melirik cewek² yang tebar pesona pada Reyhan.


"Tapi nyatanya, satu-satunya orang yang bikin gue semangat itu cuma lo" jawab Reyhan yang membuat Kenzi tersipu malu.


"PERHATIAN, UNTUK TIM BASKET SMA GARUDA DAN SMA DHARMA BANGSA HARAP SEGERA BERKUMPUL DI LAPANGAN KARENA PERTANDINGAN AKAN SEGERA DIMULAI. SEKIAN DAN TERIMA KASIH" Seru panitia tersebut.


"Gue kesana dulu ya" pamit Reyhan.


"Iya, semangat oke!!. Lo pasti bisa, jangan kecewain gue ya" ucap Kenzi menyemangati Reyhan.


"Gue bakal berusaha buat lo" jawab Reyhan. ia lalu memeluk Kenzi erat, Kenzi pun membalas pelukan Reyhan.


"Udah sana, di tungguin tim lo tuh" ucap Kenzi. Reyhan lalu berjalan ke tengah lapangan sedangkan Kenzi duduk di kursi penonton bersama The most wanted boy, dan Renata dkk.


Pertandingan basket dimulai. Kedya tim sama-sama memperebutkan bola. Untuk sementara, tim SMA Garuda memimpin permainan. Sang ketua tim basket SMA Garuda menggiring bola dengan lihai dan berhasil mencetak satu skor. Salah satu Tim SMA Dharma Bangsa berhasil merebut bola dari Ketua tim basket SMA Garuda, ia kemudian mengoper bola ke Fandi. Fandi menangkap bola yang dioper kepadanya dan bersiap melakukan shooting jauh. Tapi pergerakannya diblock oleh pihak lawan hingga membuatnya terjatuh dan cidera di bagian kakinya. Wasit menganggap itu sebagai pelanggaran dan tim SMA Dharma Bangsa mendapat kesempatan 1 kali free throw.


Karena kondisi Fandi tidak memungkinkan, akhirnya Reyhan yang melakukan free throw. Dengan tatapan tajam dan kepercayaan diri, Reyhan melempar bola ke ring dan shoot....Bola masuk ke ring dengan sempurna. Siswa/i SMA Dharma Bangsa bersorak ria. Wasit kemudian menyuruh kedua tim untuk beristirahat sebentar.


Reyhan berjalan ke arah tim-nya yang sedang menjaga Fandi. Kaki Fandi terkilir sehingga tidak dapat meneruskan pertandingan.


"Gimana kaki lo?" tanya Reyhan pada Fandi.


"Masih ngilu Rey, sorry ya kayaknya gue nggak bisa ikut lanjut. Takutnya kalo gue paksain bukannya menang tapi tim kita malah kalah" ucap Fandi dengan rasa bersalah.


"Nggak masalah kok. Tapi yang jadi masalah adalah siapa yang bakal gantiin Fandi. Tim cadangan kita berhalangan hadir, sedangkan jumlah kita pas dan sekarang malah kurang satu" ucap Reyhan.


"Gimana kalo gue" ucap Kenzi yang tiba² datang entah darimana.


"Ken lo serius?" tanya Reyhan dengan ekspresi terkejut.


"Serius lah, lo raguin kemampuan gue?" jawab Kenzi.


"Nggak gitu, lo liat sendirikan kalo mereka itu cara mainnya kasar. Sedangkan lo cewek.. lo


"Udah deh Rey, lo percaya aja sama gue. Tenang, selama gue main basket, gue belum pernah kok bawa pulang sebuah kekalahan." potong Kenzi.


"Guys, gimana?" tanya Reyhan pada tim-nya. Karena bagaimana pun dia bermain bersama tim, bukan sendiri. Jadi dia tetap bertanya kepada tim-nya, kalo yang main dia sendiri sih nggak masalah.


"Kita sih oke² aja Rey. Asal mainnya gak asal-asalan dan nggak malu²in" jawab salah satu dari mereka.


"Yaudah ken, lo boleh gabung" ucap Reyhan. Kenzi tersenyum senang.


"Oke, kalo gitu gue ganti baju dulu" ucap Kenzi. ia lalu mengambil baju yang memang sengaja ia siapkan dan segera ganti baju di toilet perempuan. Setelah selesai ganti baju, Kenzi keluar dengan pakaian olahraganya yang super pendek dan rambut diikat jadi satu membuat penampilannya semakin menawan.


"Jadi, lo beneran cuma bawa tim segini?, yakin bisa ngalahin tim gue?" ledek Ketua tim SNA Garuda.


"kita liat aja nanti" balas Reyhan sambil tersenyum miring.


Tiba-tiba lapangan yang tadi hening mendadak ribut karena kedatangan Kenzi.


"Omg bebep Kenzi, cakep banget"


"Kalo tau ada siswi cantik disini, gue besok langsung pindah sekolah"


"Kenzi I love you"


"Dihh sok kecakepan"


"Dasar caper"


Dan masih banyak lagi sorakan demi sorakan yang terlontar dari para fans dan haters-nya. Tapi Kenzi seolah tuli dan terus berjalan ke tengah lapangan.


"Jadi ini anggota baru lo?, cewek?, hahaa gak salah?" ucap Keta tim basket SMA Garuda sambil tertawa mengejek.


"Emang kenapa kalo gue cewek?, lo takut?" Sahut Kenzi sambil tersenyum sinis.


"Takut?, sama lo?, hah, nggak mungkin. Seharusnya lo yang harus siapin mental, biar nggak nangis pas kalah nanti hahaa"


"Kita liat aja nanti, Tuan Zaky leader Dark Night" bisik Kenzi di telinga ketua tim basket itu yang diketahui bernama Zaky. Zaky mematung seketika.


"Tau darimana nih cewek kalo gue Leader Dark Night" batin Zaky sambil menatap bingung Ke Kenzi.


"Tau darimana lo?" tukas Zaky.


"Nggak ada yang nggak bisa di tangan Red Rose" jawab Kenzi sambil menyeringai. Zaky semakin membeku, apalagi saat mendengar kata Red Rose. Itu bagaikan nama malaikat maut bagi geng motor yang ada di kota J.


Setelah melakukan perdebatan kecil, kini Pertandingan basket kembali di mulai. Zaky menggiring bola ke ring namun berhasil di rebut oleh Ben (Anak SMA DB), Ben kemudian mengoper bola ke Reyhan. Reyhan mendribel bola , ia lalu melempar bola ke ring dan masuk sempurna. Kini poin SMA Dharma Bangsa lebih unggul dari pada SMA Garuda. Pertandingan terus berjalan dengan sengit, Kenzi mulai memperlihatkan ke lihaiannya dalam mendribel bola, bahkan pihak lawan merasa kesulitan saat ingin merebut bola dari Kenzi. Kenzi mendribel bola menuju ring tapi pergerakannya dikunci oleh pihak lawan. Ia segera bersiap untuk melakukan tembakan jarak jauh, Zaky yang mengetahui hal itu berusaha memblock pergerakan bola tapi tidak berhasil, dan nice...bola masuk ke dalam ring dengan sempurna dan mencetak 2 poin.


Bertepatan dengan itu, wasit menghentikan pertandingan dan mengumumkan SMA Dharma Bangsa keluar sebagai juara. Semua orang bersorak ria karena ini pertama kalinya SMA Dharma Bangsa menang mekawan SMA Garuda. Bahkan pihak lawan sampai tidak bisa berkutik sedikitpun. Fans Kenzi semakin bertambah, baik itu dari SMA-nya sendiri, maupun dari SMA Garuda yang terpesons dengan paras cantik dan bakat yang ia miliki.


Kenzi, Reyhan dan tim basketnya beristirahat di pinggir lapangan. Tiba-tiba, banyak siswa laki-laki dari SMA Dharma Bangsa dan SMA Garuda berbondong-bondong berjalan kearah mereka.


"Kenzi, nih aku bawain minum"


"Cantik pasti capek ya, sini aku kipasin"


"Mau makan nggak aku beliin ya?"


"Nih minum buat kamu"


"Apaan sih kalian, Kenzi itu princess-nya SMA Dharma Bangsa, Lo SMA Garuda minggat sono yang jauh"


"Bodo amat, orang princess-nya juga nggak masalah kok"


"Ken ini air buat lo"


"Ini juga Ken"


"Ken ini dari kakak, dimakan ya"


"Cantik, ini dari aku salken ya"


Siswa SMA Dharma Bangsa dan SMA Garuda saling berdesak-desakan untuk memberikan makanan, dan minuman untuk Kenzi. Hal tersebut membuat Kenzi bingung harus berbuat apa.


"KALIAN BISA BERHENTI NGGAK?!" teriak Kenzi menggelegar seantero lapangan hingga membuat semua siswa itu terdiam.


"Makasih ya abang-avang ganteng buat makanan dan minumannya. Kalian bisa taruh disini. Nanti pasti bakal gue makan, sekarang kalian bisa pergi sebentar?, gue capek kalo liat kalian kayak orang ngantri ambil sembako" ucap Kenzi.


"Oke Ken, jangan lupa dimakan ya"


"Selamat istirahat cantik"


"Jaga kesehatan ya"


Dan mssih banyak lagi ucapan receh dari para siswa yang menyukai Kenzi. Mereka semua kemudian meninggalkan Kenzi dan Reyhan berdua.


"Makin banyak aja Fans lo" ucap Reyhan sambil terkekeh.


"Ya gitu kah, nasib jadi orang cantik" Bangga Kenzi sambil mengibaskan rambutnya.


"Narsis lo" hardik Reyhan sedangkan Kenzi hanya nyengir gak jelas.


"Btw Renata, Tasya, Andien, Vicky, Ariel, sama Reza mana?, kok nggak keliatan?" tanya Kenzi.


"Tadi mereka disuruh Bu Anggun ikut ke SMA Gumilang buat jadi perwakilan sekolah" jawab Reyhan sedangkan Kenzi hanya manggut-manggut mengerti.


"Ken, besok lo ada acara nggak?" tanya Reyhan.


"Nggak, kenapa emang?" jawab Kenzi.


"Besok, lo mau nggak jalan sama gue?" tanya Reyhan gugup. Kenzi cukup tercengang saat mendengar Reyhan mengajaknya jalan.


"Emm Iya gue mau" jawab Kenzi sambil tersenyum. Reyhan ikut tersenyum senang.


"Besok gue jemput ya, jam 7 malem" ucap Reyhan.


"Oke, gue tunggu" sahut Kenzi.


Mereka lalu memutuskan untuk pulang karena sudah menjelang sore dan sekolah juga sudah sepi.


**Tandai typo....jangan lupa like, coment And vote ya guys.


Happy Reading 😘**