
Di sebuah tempat sepi terdapat dua gadis tengah berbincang. mereka adalah Lena dan Rossa. Rossa tadi meminta bertemu dengan Lena untuk membicarakan hal penting.
"Ngapain lo ngajakin gue ketemuan" ucap Lena.
"Gue tau, lo masih dendamkan sama Kenzi, gimana kalo kita kerja sama" tawar Rossa.
"Kerja sama apa?" tanya Lena
"Kita kerja sama buat dia menderita. Gue nggak terima, dia selalu rebut apapun milik gue." Ucap Rossa
"Kita nggak bakal bisa nyentuh dia selama ada red rose di deketnya" ucap Lena
"Kita jebak dia" Ucap Rossa sambil menyeringai.
"Caranya?" tanya Lena sambil menaikkan sebelah alisnya. Rossa membisikan sesuatu di telinga Lena. mereka berdua sama² menyeringai dan menatap satu sama lain.
****
"Gimana?" tanya Kenzi
"Pembangunan perusahaan lo udah 90% , tinggal lo siapin dekor-nya gimana. " jelas hanzo. Ya, saat ini Kenzi tengah berada di markas Red Rose.
"Nih" Kenzi menyodorkan selembar kertas lebar yang berisi desain interior perusahaan yang di buat sendiri. Hanzo mengambil kertas itu, ia pun melihatnya dengan teliti.
"Wihh, cakep juga desain lo" Puji Hanzo
"Iya dong, Kenzi gitu loh" sahut Kenzi sambil membanggakan dirinya.
"Mulai narsisnya" Hardik Hanzo. Kenzi hanya cengengesan gak jelas.
"Besok gue bawa desain lo ke para karyawan yang lagi ngebangun, biar sekalian dikerjain" ucap Hanzo lagi.
"Hmm"
"Yaudah ya, gue cabut dulu." ucap Kenzi. ia pun pergi dari markasnya. ia melajukan mobilnya ke taman kota. Karena tadi dia sudah membuat janji dengan Renata, Tasya, dan Andien.
Sesampainya disana, Kenzi mengedarkan pandangannya. Mencari sosok sahabatnya di tempat itu.
"Ken...sini!!" seru Renata dari kejauhan ssmbil melambaikan tangannya. Kenzi tersenyum lalu menghampiri mereka.
"Hy guys, udah lama?" ucap Kenzi lalu duduk di samping Renata dan berhadapan dengan Tasya dan Andien.
"Nggak kok, Andien aja baru keluar lumut. Belom akar" Ucap Tasya menahan kesal. Pasalnya, sudah 40 menit mereka menunggu Kenzi.
"Heheee, ya maaf. Gue tadi ada urusan penting" cengir Kenzi membuat mereka bertiga mendengus kesal.
"Iya iya gapapa" ucap Andien.
"Itu baru friends gue" Ucap Kenzi lalu memeluk mereka bertiga.
"Kuy ngamen" seru Renata disela-sela pelukan mereka.
"Emang lo bawa gitar?" tanya Kenzi.
"Bawa dong, si Tasya sams Andien juga bawa" jawab Renata.
"Yahh, gue nggak bawa sendiri dong" sungut Kenzi.
"Lo jadi Vocalisnya aja" Ucap Andien.
"Setuju" sahut Renata dan Tasya bersamaan.
"Yaudah deh" pasrah Kenzi.
Renata mulai memetik senar gitar dengan lihai, lalu diikuti Andien lalu tasya.
Padamu pemilik
Hati yang tak pernah kumiliki
Yang hadir sebagai
Bagian dari kisah hidupku
Engkau aku cinta
Dengan segenap rasa di hati
Selalu 'ku mencoba
Menjadi seperti yang engkau minta
Aku tahu engkau sebenarnya tahu
Tapi kau memilih seolah engkau tak tahu
Kau sembunyikan rasa cintaku
Di balik topeng persahabatanmu yang palsu
Kau jadikan aku kekasih bayangan
Untuk menemani saat kau merasa sepi
Bertahun lamanya kujalani kisah
Cinta sendiri.
Kenzi bernyanyi seolah lagu itu menceritakan tentang hatinya. Hingga tak terasa lagu telah usai, orang² yang tak sengaja mendengar nyanyian Kenzi dkk bertepuk tangan. Mereka seperti melihat pertunjukan band akustik gratisan.
"Lagunya galau amat Ken" goda Tasya.
"Baper tuh" timpal Andien.
"Pasti tuh lagu lagi mencerminkan suasana hati guys, makanya menghayati banget" tambah Renata.
"Apaan sih kalian. gak jelas tau nggak" ketus Kenzi sambil menutupi rasa gugupnya.
"Ciee yang bllushing" goda Andien.
"Tau ah sebel. gue mau balik aja, bye" ucap Kenzi lalu pergi menggunakan mobilnya.
Kenzi mengendarai mobilnya dengan perasaan kesal. Niatnya pengen menghibur diri, ini malah jadi bahan ledekan. Emang dasar temen lucknut.
Saat di perjalanan, tak sengaja Kenzi melihat Reyhan tengah berboncengan dengan Rossa. Rossa memeluk Reyhan dengan erat, Reyhan pun seperti tidak mempermasalahkan hal itu.
"Cih, ternyata pacarnya cabe-cabean. iww, cantikan juga gue kemana-mana" hardik kenzi dalam mobil.
"Gue kirain pacarnya itu super wah, ehh ternyata cabe kampungan. ck ck ck, mungkin Reyhan bener² rabun deh"
"Bodo ahh, ngapain gue masih mikirin dia. Dia aja nggak mikirin gue"
Kenzi lalu kembali tancap gss menuju mansionnya.
**Hari ini segini dulu ya guys. Lagi nggak ada ide buat bikin eps baru 😂. And Thanks buat 5k viewrs, meski aku agak kecewa soalnya kalian baca tanpa like:(. tapi gapapa, kalian mau luangin waktu buat baca karya aku yang masih dibawah KKM aja aku udah seneng banget. Sekali lagi thanks banget buat kalian yang udah baca. Jangan bosen nunggu ya guys:)
Oh ya, aku juga mau promo karya kedua aku. Judulnya DOCTOR IS MY WIFE. mampir juga ya guys, jangan lupa bawa semangat buat aku lewat like,coment and vote kalian.Semoga kebaikan kalian dibalas sama Allah, amiinnn**.