Beautiful Bad Girl

Beautiful Bad Girl
Justin?



Reyhan duduk di kursi tunggu bandara seorang diri sambil memainkan ponselnya. Ia kemudian mendongak, mengedarkan pandangannya ke segala penjuru untuk menemukan sosok kedua orang tuanya. Hari ini, Raisa dan Raymond pulang dari luar pulau setelah beberapa minggu tinggal disana, dan Reyhan berinisiatif untuk menjemput mereka di bandara.


Senyuman pemuda itu terbit saat matanya tak sengaja menangkap sosok seorang gadis yang tengah berdiri di sebrang sana. Sontak Reyhan segera bangkit dari duduk,ia mendehem sebentar sambil membenahi jas-nya yang tak berantakan sama sekali.


Tak ingin menunggu waktu lama, Reyhan segera berjalan cepat menghampiri Kenzi. Jarak antara mereka terkikis seiring dengan langkah Reyhan yang kian mendekat.


Namun tiba-tiba, Reyhan menghentikan langkahnya yang sudah setengah jalan. Senyuman yang tadi secerah mentari kini redup seketika saat melihat seorang pemuda menghampiri Kenzi dan langsung memeluk gadis itu erat. Mereka nampak sangat akrab layaknya sepasang kekasih. Kenzi bahkan tak sungkan menggandeng lengan pemuda itu dengan mesranya.


Hati Reyhan berkecamuk tak menentu. Ia mengepalkan tangannya kuat-kuat saat melihat gadisnya tersenyum kepada orang lain. Ya, Kenzi adalah gadisnya. Dan tidak ada yang boleh memiliki Kenzi selain Reyhan Saputra Alexander.


Dengan langkah penuh keyakinan, Reyhan meneruskan langkahnya menuju mereka berdua. Masa bodo dengan hubungan mereka. Kalaupun mereka sepasang kekasih, Ia tak akan mundur semudah itu kecuali jika surat undangan pernikahan sudah sampai ditangannya, itu prinsip Reyhan.


"Hay Ken!!!" sapa Reyhan dengan nada santai dan seramah mungkin saat ia sudah berdiri di samping dua orang itu.


Kenzi yang sedang berbincang dengan orang di sebelahnya spontak menengok. Mata gadis itu membulat sempurna saat melihat sosok Reyhan sudah berdiri di sampingnya.


"Reyhan.....?" gumam Kenzi yang masih bisa di dengar oleh orang di sampingnya.


"Ohhh, jadi ini yang namanya Reyhan" batin orang itu sambil tersenyum penuh arti


"Kamu ngapain disini?" tanya Reyhan berbasa-basi. Ia memaki dirinya sendiri dalam hal ini. Orang kalo di bandara kalo nggak naik pesawat, ya jemput orang lahh!!!. Beggo banget sih lo Rey!!!!


"Emm aku lagi.... jemput Justin" sahut Kenzi dengan nada canggung.


Reyhan kemudian beralih menatap sosok pemuda bernama Justin yang tengah berdiri di samping Kenzi. Reyhan mengeluarkan senyum terbaiknya sambil mengulurkan sebelah tangannya pada pemuda itu.


"Kenalin, gue Reyhan" ucap Reyhan.


"Gue Justin, salam kenal" sahut Justin. Ia berbicara menggunakan bahasa indonesia yang masih kaku layaknya bule pada umumnya.


"Ini temen kamu, Ken?" tanya Reyhan. Ia ingin memastiksn semuanya, ia tak ingin kejadian Leon kembali terulang untuk kedua kalinya.


"Guebpacarnya Kenzi" sahut Justin secara tiba-tiba yang langsung membuat Kenzi menoleh. Ia bahkan sampai melongo tak percaya dengan apa yang pemuda itu katakan.


"Pacar ya?" ucap Reyhan sambil tersenyum getir


"Iya, gue pacaran sama Kenzi. Iya kan sayang?" sahut Justin sambil merangkul bahu Kenzi mesra. Kenzi tersenyum canggung kemudian menganggukan kepalanya sebagai jawaban.


Reyhan mengepalkan tangannya di bawah sana namun wajahnya mencoba untuk tersenyum. Ia tak bisa menyalahkan siapapun, karena ini semua terjadi karena kesalahannya. Dan dia menyadari hal itu.


"Emm, Justin. Kita pergi sekarang aja ya, udah mau sore" ajak Kenzi secara tiba-tiba. Ia sudah tak sanggup berada di situasi ini, dan ia ingin pergi secepatnya.


"Oke" sahut Justin yang menyadari arti sorot mata yang gadis itu berikan. Kenzi menggandeng tangan Justin dan menggeret pemuda itu untuk keluar dari area bandara. Kenzi terus berjalan dan bersikap seolah tak ada Reyhan disana.


Reyhan menatap kedua orang itu dengan tatapan nanar. Hatinya teriris saat ini, apalagi saat mengetahui gadis telah lama ia nantikan ternyata sudah menemukan orang baru sebagai pengisi hatinya.


"Gak ada yang bisa disalahkan, ini semua terjadi karena kesalahan gue. Tapi pegang ucapan aku, Ken. Aku nggak akan berhenti sebelum kamu bener-bener udah resmi sama dia. Aku akan tetep berusaha buat dapetin kamu lagi, apapun caranya" gumam Reyhan dengan penuh keyakinan.


************


**Hy guys, maaf ya baru up. Aku lagi ada kegiatan praktek sekolah jadi nggak sempet buat bikin eps lanjutan. Makasihh buat yang udah nunggu, makasih juga buat yang udah like, coment, vote, and rate Thank you so much and happy reading all


Jangan lupa tinggalkan jejak, oke**?!!