Beautiful Bad Girl

Beautiful Bad Girl
Balikan Nggak Nih?!!!



"Katanya kamu sayang sama aku, kenapa sekarang kamu ninggalin aku saat rasa itu kembali terasa?!!" Kenzi mempererat pelukannya dan menyembunyikan wajahnya di dada Reyhan hingga air matanya yang menetes membasahi selimut yang pemuda itu kenakan.


"Aku nggak mau kamu pergi!!!. Aku pengen kamu tetep disini!!!. Ya,,,,ya kamu bener. Aku masih sangat-sangat mencintai kamu, Rey. Perasaan itu belum berubah dan masih tetep sama kayak dulu!!!. Aku masih Kenzi yang sama, Kenzinya kamu!!!. Aku kembali, jadi please...... jangan pergi!!!" racau Kenzi diiringi isak tangisnya.


Ruangan itu sepi dan hanya didominasi oleh suara isak tangis Kenzi yang masih belum mereda. Kepalanya masih terus ia sandarkan di tubuh Reyhan.


"Kamu beneran masih sayang sama aku?!" pertanyaan itu langsung di jawab Kenzi dengan anggukan kepala tanpa mau merubah posisinya.


Hingga beberapa menit kemudian, mata gadis itu langsung membulat sempurna saat otak cerdasnya kembali berfungsi. Buru-buru, Kenzi mengangkat kepalanya lalu menatap intens kearah wajah Reyhan yang masih terpejam namun bibirnya tersenyum.


"Prank.....!!!" ucap Reyhan sambil tertawa dan membuka kedua Matanya.


"REYHAN.....!!!!!, kamu ihhh!!!" tangis Kenzi semakin terisak layaknya anak kecil yang kehilangan mainannya. Ia mengusap air matanya berulang kali namun air mata itu tetap mengalir dari mata indahnya .


"Kok nangis sih?!!" ucap Reyhan masih dengan senyum di bibirnya tanpa ada rasa bersalah sama sekali. Ia mengulurkan tangan kanannya untuk mengusap pipi kiri Kenzi, namun tangannya langsung dipukul keras oleh gadis itu hingga membuatnya meringis kesakitan.


"Sakit Ken" ringis Reyhan sambil mengusap tangan kanannya menggunakan tangan kiri yang masih terpasang infus. Rupanya tujuan ia menggunakan selimut sampai leher adalah agar Kenzi tak melihat alat medis yang melekat dalam tubuhnya demi keberhasilan rencana yang sudah ia susun.


"Kamu ngeselin... ngeselin ngeselin!!!!!" cebik Kenzi dengan kesal sambil memukul bahu Reyhan berulang kali.


"Aduhh.... sakit sayang!!" ringis Reyhan dengan nada manja diakhir kalimatnya.


Kenzi menghentikan aksi memukulnya, Ia mencebik kesal lalu melipat kedua tangannya di depan dada.


"Kamu apa-apaan sih?!!. Bencandaan kamu itu nggak lucu tau!!!" ketus Kenzi dengan tatapan tajam mengarah kearah Reyhan yang hanya dibalas cengiran oleh pemuda itu.


Kenzi berdecak kesal. Ia bangkit dari duduknya.


"Alah udahlah!!!!. Kesel aku sama kamu, aku mau pulang!!!!"


Ia berbalik badan hendak berjalan pergi menuju pintu.


"Loh, kok pulang sih Ken?!!!. Katanya tadi nggak mau kehilangan aku, sekarang aku udah balik kok kamu malah pergi!!" ucapan Reyhan berhasil menghentikan langkah Kenzi yang sudah setengah jalan. Gadis itu menunduk menahan malu. Pipinya bahkan sudah merona merah sampai ke telinga


"Beggo banget sih gue!!!!, kenapa coba tadi gue harus ngomong gitu?!!!" hardik Kenzi dalam hati.


Reyhan menahan tawanya saat melihat tingkah malu-malu yang gadis itu tunjukkan. Rasa ingin menggoda itu semakin muncul dalam benaknya dan meronta ingin dituntaskan.


"Awss...." ringis Reyhan seraya memegangi luka tusuk yang terletak di dada kirinya.


Kenzi yang melihat itu spontan panik, dengan cepat ia berjalan kembali kearah Reyhan yang tengah kesakitan.


"Kamu kenapa?!, mana yang sakit?!, Aku panggilin dokter ya?!" tanya Kenzi cemas, bahkan matanya kembali berkaca-kaca. Tangan kanannya ikut memegangi luka Reyhan dengan hati-hati. Tubuhnya sedikit membungkuk hingga membuatnya begitu dekat dengan Reyhan.


"I love you, dear" ucap Reyhan dengan mata teduhnya. Bibirnya tersenyum hangat seraya menatap wajah Kenzi yang masih diam membisu.


"Aku masih sayang sama kamu, dari dulu sampek sekarang perasaan itu nggak berubah sama sekali. Kamu masih menjadi perempuan terspesial dalam hidup aku, dan nggak akan pernah tergantikan sama perempuan mana pun. Aku rela ngasih semuanya untuk kamu asal kamu bahagia, bahkan aku rela ngasih nyawa aku kalo memang benci adanya kehadiran aku di sisi kamu. Aku...


"Aku nggak mau kamu ngelakuin itu semua!!" potong Kenzi dengan cepat setelah sekian lama terdiam.


"Aku cuma pengen kamu bahagia" jawab Reyhan sambil menatap lekat kearah Kenzi.


Gadis itu mengalihkan wajahnya kearah lain beberapa saat, Ia kemudian kembali Menatap Reyhan dengan mata yang sudah berair.


"Kamu ngerti nggak sih apa alasan aku pergi, Rey?!!!. Aku pergi untuk menghindari semuanya, dan juga menghindari kamu!!!. Aku nggak mau jadi penghalang kebahagiaan kamu. Aku pikir, setelah aku pergi semua akan berjalan dengan baik. Kamu bisa hidup bahagia sama orang pilihan kamu, dan aku bisa memulai hidup baru disana"


"Tapi ternyata salah. Aku nggak bisa lupain semuanya, aku nggak bisa bohongin diri aku sendiri kalo aku masih ada rasa sama kamu. Masih ada nama kamu disini, di hati aku. Dan aku nggak mau kamu pergi, aku mau kamu tetep disini sama aku" Ucap Kenzi dengan nafas tersenggal-senggal karena menangis. Meluapkan semua emosi dan tekanan yang dari dulu ia pendam seorang diri.


Reyhan tersenyum senang diantara wajah pucatnya. Ia meraih pipi Kenzi dan mengusap air mata gadis itu perlahan.


"Jadi, kita balikan nggak nih?!!" tanya Reyhan sambil menaik turunkan alisnya.


Kenzi ikut tersenyum kemudian menganggukkan kepalanya pertanda setuju. Reyhan yang melihat itu bersorak dalam hati, tragedi itu membawa kembali kebahagiaannya yang telah lama hilang. Kenzinya, telah kembali. Ia menggenggam jemari Kenzi lalu menciumnya sejenak.


"*Satu kali kehilangan kamu adalah hal paling menyakitkan yang pernah aku alami, dan aku nggak akan biarin itu terjadi lagi. Biarlah tangan ini selalu aku genggam sampai tangan aku nggak bisa bergerak lagi" Reyhan...


"Nyatanya, rasa sakit karena kehilangan kamu itu jauh lebih sakit daripada sakit hati. Dan aku nggak mau itu terjadi, aku mau kamu tetep ada menjadi pendamping seorang Kenzia sampai hanya takdir yang misahin kita" Kenzia*......


Reyhan Saputra Alexander



Kenzia Nastasya Aleskey



***********



**Guys, thank you buat dukungan kalian.....


Meskipun pencapaian itu gabungan dari dua novel, tapi aku tau novel ini yang paling andil. Thankyou so much guys, nggak nyangka banget kalo cerita ini banyak yang suka:(


Intinya makasih banyakkkkk, jangan lupa like, coment nya kalo suka, happy reading and stay happiness all😘**