Beautiful Bad Girl

Beautiful Bad Girl
Bantuan



Geng Black Angel masih terus mengikuti Geng Red Rose. Sampai akhirnya mereka sampai di sebuah tanah lapang yang cukup luas.


"Cih, ternyata Geng Red Rose yang katanya geng motor terkuat itu hanya berisi segerombolan pengecut ya" Ejek Lena.


"Oh ya? menurutku kau salah Lena" Balas Kenzi sambil tersenyum.


"Benarkah?" Tanya Lena sambil menaikkan sebelah alisnya.


"Tentu saja" Jawab Kenzi sambil menyeringai.


Prok prok prok


Suara tepuk tangan Kenzi mengundang para anggota gengnya keluar dari tempat persembunyian mereka. Hal itu membuat Lena and the Geng terperanjat kaget. Bagaimana tidak, Pasukan Kenzi dua kali lebih banyak dari pasukannya karena sebagian ia suruh tinggal dimarkas.


"Berani beraninya kau menjebakku, dasar licik" Geram Lena


"Hahahaa, bukan aku yang licik lena. Kau saja yang terlalu bodoh" Sahut Kenzi sambil tertawa mengejek.


"KAU" tunjuk lena pada kenzi


"Apa hm?" Jawab Kenzi sambil menepis tangan lena dengan santai.


"GAK USAH BANYAK BACOT DEH LO. SERANG...!!!" teriak Lena.


sontak seluruh anggota geng yang ia bawa langsung menyerang Kenzi and gengnya. Pertarungan tak dapat terelakkan lagi. Meskipun jumlah black angel kalah telak dengan jumlah red rose, tapi bodohnya mereka tetap mengikuti perintah Lena. Lena menyerang Kenzi dengan brutal. Kenzi pun tak segan melawannya. Kalau soal beladiri, Kenzi tak perlu diragukan lagi. ia sudah bisa berbagai macam ilmu beladiri mulai dari karate, silat ,tekoundo, dll sejak kecil.


Tanpa mereka sadari, salah satu anak buah lena meminta bantuan kepada geng lain yang bermusuhan dengan Red Rose. Setelah selesai mengirim pesan, ia segera kembali bergabung bersama gengnya.


Pertarungan semakin sengit, anggota geng red rose ada yang sudah tumbang tapi tak sebanyak black angel. Tak berselang lama, muncullah 2 geng motor lain. Geng tersebut adalah geng Dark Night dan Black Cobra. Mereka siap membantu Geng black Angel untuk mengalahkan Red Rose karena mereka memiliki dendam kepada Red Rose.


"Sial, dia memanggil teman rupanya" umpat Kenzi dalam hati


Lena tersenyum senang karena ada bala bantuan yang datang. Tanpa aba², 2 geng tersebut langsung menyerang Red Rose.


Pertarungan semakin sengit dan memanas. Banyak Anggota Red Rose yang tumbang, begitupun lawannya. Meskipun Dark Night Dan Black Cobra adalah geng motor kelas rendahan, tapi karena jumlah mereka yang banyak, cukup membuat anggota red rose kewalahan.


***


"Woyy lo pada udah selesai kan? pulang yok!" seru Reyhan.


"Siap bos" Sahut salah satu dari mereka.


Reyhan segera membayar tagihannya, setelah selesai membayar, ia segera menyusul gengnya yang sudah ada di parkiran.


"Yuk jalan!" seru Reyhan.


Mereka semua meninggalkan cafe itu. Reyhan memimpin di depan, dibelakangnya ada Andi dan Zyan. Sedangkan dibelakang lagi sudah ada semua anggota Dark Dragon. Saat tengah perjalanan, Zyan menghentikan motornya. Sontak semua ikut berhenti.


"Napa lo tiba-tiba berhenti? liat kunti lo?". Tanya Reyhan Keheranan.


"Enggak gitu ogeb, tuh liat ada anak Red rose berantem sama Anak Black Angel" Ucap Zyan.


"Serius lo, mana?" Tanya Andi


"Itu, ditengah lapangan" Tunjuk zyan pada tanah lapang sebrang jalan. Semua Anggota dark Dragon langsung mengikuti arah tangan zyan.


"Gila, 2 geng terkuat berantem. Udah kayak perang dunia kelima kalo kayak gini. Eh tapi coba kalian Liat deh, kok kayaknya Black Angel minta bantuan geng lain ya. Red Rose kayak dikeroyok gitu" celetuk Andi


"Iya bener, itu kan anak black cobra sama dark night. Ngapain mereka bantuin black Angel. Wah,, gak bisa dibiarin nih" Ucap zyan mengompori.


Sedangkan Reyhan masih mengamati segerombolan orang itu. Tiba-tiba, mata elangnya menangkap sosok gadis cantik mengenakan jaket bertuliskan LEADER RED ROSE sedang bertarung melawan 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Mata Reyhan membulat seketika saat ia menyadari bahwa itu adalah Kenzi.


What!! Kenzi ikut geng motor? dia Leader? Leader Red Rose? Banyak pertanyaan yang terlintas dibenaknya.


"Kita bantu Red Rose sekarang!!" Titah Reyhan.


Semua Anggota Dark Dragon segera turun dari motor masing² dan segera menyusul Reyhan ke medan pertarungan. Mereka semua segera menyerang 3 feng motor itu. Awalnya Geng red rose terkejut melihat kedatangan Dark Dragon secara tiba². Namun saat mengetahui jika Dark Dragon memihak mereka, Anggota Red Rose senang karena saat ini mereka benar² butuh bantuan. Kenzi pun kaget melihat Reyhan datang untuk membantunya, namun ia tak memikirkan itu sekarang. Yang ia pikirkan adalah bagaimana caranya agar dia bisa memenangksn pertarungan ini.


Saat Kenzi sedang bergelut dengan fikirannya, ia tak menyadari jika Lena berada di belakangnya sambil membawa balok kayu. Reyhan yang melihat hal itu pun langsung berlari ke arah Kenzi dan mendorongnya agar tak terpukul kayu. Namun kayu itu justru mengenai lengan Reyhan hingga memerah dan mengeluarkan darah. Kenzi yang melihat hal itu langsung tersulut emosi, ia langsung menyerang lena dengan brutal.


Bugh Bugh Bugh


Kenzi menhantam Tubuh lena tanpa ampun hingga ia tersungkur ditanah. Sedangkan anggotanya yg lain sudah gugur semua karena dihajar oleh Gengnya dan Geng Reyhan.


Kenzi berjalan mendekati lena. Ia berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan Lena. Kenzi mencengkram rahang Lena dengan keras sampai Lena meringis kesakitan.


"Gue masih ngampunin lo kali ini. Tapi kalo lo berani ngusik hidup gue lagi. Jangan harap lo bisa ngeliat matahari esok. Camkan itu!" Ucap Kenzi dengan penuh penekaban disetiap ucapannya. ia lalu menhempas kepala lena dengan kasar kalu pergi meninggalkannya.


Kenzi berjalan menghampiri gengnya dan geng Dark Night yang menunggunya di sebrang sana.


"Gue selaku perwakilan dari Red Rose bener² berterima kasih ya sama lo semua. Mungkin kalo kalian ga dateng, gue sama geng gue pulang² udah bonyok semua" Ucap Kenzi.


"Sans aja kali. Kita iklas kok. Ya nggak Rey?" Ucao Andi.


Reyhan yang dari tadi bengong pun kaget.


"Btw, gue gak nyangka, ternyata leader geng Motor Red Rose yang terkenal kuat dan sadis seorang cewek. Cantik lagi, bener² gak nyangka gue" Celetuk Zyan.


"Hehee, iya" Jawab Kenzi sambil tersenyum canggung.


"Btw kenalin, nama gue Zyan" Ucap Zyan sambil mengulurkan tangannya.


"Gue Kenzia, Panggil aja Kenzi" Jawab Kenzi sambil menerima uluran tangan zyan.


"Gue Andi" ucap Andi


"Gue Kenzi"


Mereka semua pun berkenalan. Karena hari sudah semakin larut, Kenzi pamit pulang.


"Guys, gue pulang duluan ya. Udah malem soalnya" ucap Kenzi


"Ohh yaudah Ken, gue anterin ya" Jawab Hanzo


"Enggak usah, gue naik taksi aja. Lo pasti capek kan" Tolak Kenzi.


"Kalo gitu, lo pulang bareng gue aja Ken, kan kita searah" Tawar Reyhan.


"Emm gimana ya, gak us.."


"Udah gapapa, mobil lo pasti ada di markas lo kan. Daripada lo pulang sendiri mending gue anter. Yuk!" Belum sempat Kenzi menjawab, Reyhan sudah nemotong ucapannya dan langsung menarik tangan Kenzi. Kenzi yang sekarang udah kayak orang b*go malah nurut² aja.


Reyhan tersenyum puas saat melihat wajah cemberut Kenzi dari kaca spion. ia terus menjalankan motornya meskipun rasa ngilu di lengannya semakin terasa. Kenzi yang menyadari hal itu merasa iba. Apalagi Reyhan begini karena menolongnya.


"Eh, berhenti di supermarket bentar dong" Ucap Kenzi. Reyhsn mengangguk dan menepikan motornya. Kenzi segera masuk ke dalam. Tak berselang kama, ia keluar dengan obat P3K.


"Yuk jalan!" Ucap Kenzi saat sudah naik ke motor sport Reyhan.


"Kita ke taman depan situ bentar" Tambahnya.


Reyhan langsung melajukan motornya kesana.


Sesampai disana, Kenzi langsung menarik tangan Reyhan untuk duduk di salah satu bangku taman.


"Lo ngapain ngajakin gue kesini?" Tanya Reyhan.


"Udah deh, lo tuh diem aja. siniin tangan lo" Jawab Kenzi.


Reyhan mengulurkan tangannya. Kenzi langsung menyikap Kemeja Reyhan. Dengan telaten ia mengobati luka reyhan. Reyhan yang melihat Kenzi jadi senyum-senyum sendiri kayak orang sableng.


"Napa lu? mesam-mesem sendiri. Kesurupan?, sawan?, mabok balsem?" tanya Kenzi.


"Enggak kok. Lo cantik" jawab Reyhan dengan senyum yang tak luntur dari wajah tampannya.


Kenzi melongo mendengar jawaban Reyhan.


Perasaan tadi yang dipukul tangannya dah. Tapi kok otaknya ikut miring sih?, pikir kenzi.


"Oh ya kita belum kenalan secara Resmi loh" Ucap Reyhan.


"Kan lo udah tau nama gue, kenapa mesti kenalan lagi coba" Ketus Kenzi.


"Ya gapapa dong"


"terserah lo deh"


"Oke, kenalin nama gue Reyhan Saputra Alexander. Biasa dipanggil sayang" ucap Reyhan sambim tersenyum lebar. Sedangkan Kenzi sudah menahan muntah sejak tadi.


"iw, sejak kapan lo jadi narsis gini" hardik Kenzi


"Sejak ketemu bidadari kek elo" jawab Reyhan


"Terserah lo deh"


"Btw nama lo siapa? lo belum ngenalin nama lo ke gue" Ucap Reyhan.


"Gue Kenzia Nastasya Aleskey. Biasa di panggil princess yang kecantikannya udah di akui sama planet mars beserta ketua RTnya" Jawab Kenzi sambil tersenyum.


"Dih, lo sendiri juga narsis keles. Tapi Btw, lo dari keluarga Aleskey?" tanya Reyhan.


"Hmm"


"Seriusan lo, sumpah demi apa?"


"Sumpah demi bapak lo yang mau lahiran. Udah Ah, males gue ngomong sama lo. Gue mau pulang sendiri. Bye" ketus Kenzi sambil berjalan pergi.sedangkan Reyhan masing mematung ditempat kayak orang geblekk.


"Kok aneh ya, kan bapak gue kagak bisa hamil. Tapi kok si Kenzi bilang bapak gue mau lahiran. Wah wah wah, perlu diselidiki ini" Otak Reyhan lagi rada ngeblong gara² micin dirumah dihabisin semua. Makanya otaknya macet kek mesin kurang oli, dan kayak aku tanpa kamu.