
Setelah puas menikmati waktu bersama, Reyhan mengantarkan Kenzi pulang. Waktu menunjukkan pukul 23.00, jalan kota J lumayan senggang. Di dalam mobil, dua sejoli itu saling bertukar candaan dan gombalan receh. Tak jarang mereka berdua tertawa bersama saat menceritakan suatu hal yang lucu.
Tak terasa, kini mobil Reyhan sudah berhenti di halaman mansion megah milik keluarga Kenzi.
"Makasih buat malam ini" ucap Kenzi sambil tersenyum.
"Aku yang harusnya bilang makasih ke kamu, makasih kamu udah mau terima cinta aku" jawab Reyhan. Kenzi tersenyum.
"Kalo gitu, aku masuk dulu ya" pamit Kenzi hendak membuka pintu mobil Reyhan.
"Besok aku jemput kamu, kita berangkat bareng oke?!" ucap Reyhan
"Oke pak boss" jawab Kenzi sambil terkekeh.
"Udah sana masuk gih" ucap Reyhan.
"Iya, bye...." Kenzi menggantungkan kalimatnya. "Sayang" tambah Kenzi. Reyhan tersenyum lebar.
"Bye sayang" ucap Reyhan. Kenzi tersenyum lalu masuk ke dalam mansion. Setelah memastikan Kenzi masuk, Reyhan lalu melajukan mobilnya ke mansionnya.
Kenzi masuk ke dalam rumah dengan hati berbunga-bunga. ia memegang kalung dari Reyhan dengan senyum mengembang. Kondisi rumah tampak sepi dan gelap. Kenzi mengedarkan pandangannya.
"Tumben jam segini udah sepi" gumam Kenzi. Kepalanya menoleh ke kanan dan ke kiri mencari sosok salah satu keluarganya. Namun hasilnya nihil. Kenzi lalu melangkah ke kamarnya. Perlahan tangannya meraih gagang pintu.
Ceklekk
Dorr
"Happy birthday to you, Happy birthday to you, Happy birthday Happy birthday Kenzi" Saat Kenzi membuka pintu, Devano meletuskan satu balon. lalu Devano, Mommy, dan Daddy menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk princess mereka. Di tengah mereka terdapat sebuah kue ulang tahun yang lumayan besar. Kenzi tersenyum senang, ia lalu memeluk daddy dan mommy-nya.
"Thanks dad, mom" ucap Kenzi tanpa melepas pelukannya.
"Happy birthday princess. Semoga kamu menjadi anak yang sukses dan bermanfaat bagi orang banyak" doa Allia sambil mengelus rambut putrinya dengan kasih sayang yang melimpah ruah.
"Teruslah jadi putri daddy yang baik. Jangan pernah sombong, Jangan tamak, dan sayangilah orang disekitarmu tanpa memandang status sosial, nak" pesan William. Kenzi mengangguk. ia melepaskan pelukannya. ia menatap Devano yang juga menatapnya sambil tersenyum. ia memeluk Devano dengan erat.
"Happy Birthday little princess. Tetep jadi adek gue yang manja, semoga lo selalu bahagia untuk sekarang, besok, dan selamanya" ucap Devano sambil memeluk Kenzi. Melimpahkan kasih sayang tulus seorang kakak pada adik perempuannya. ia mencium puncak kepala Kenzi.
"Makasih kak, you are the best brother in my life" ucap Kenzi dengan haru. ia meneteskan air mata kebahagiaan, Devano segera mengusap air mata Kenzi dengan lembut.
"Gak boleh ada satu tetes pun air mata yang jatuh dari mata indah ini. Siapapun yang berani membuatnya menetes, gue akan buat dia hancur dengan tangan gue sendiri" ucap Devano. Kenzi tersenyum, ia kembali memeluk kakaknya.
"Makasih kak, selama ini lo selalu jadi penyemangat dan pelindung gue. Lo selalu ada saat gue butuh sandaran, gue sayang lo kak. Meski lo kadang nyebelin." ucap Kenzi diselingi tawa pada akhir ucapannya.
"Udah mellow-mellowannya. Sekarang tiup lilin dulu" ucap Allia. Kenzi mendekat ke kue ulang tahun yang sudah disiapkan. Ia memanjatkan doa dan harapan di pertambahan usia-nya. Setelah selesai, ia meniup lilin tersebut. Tepuk tangan keluarganya menghiasi ulang tahun Kenzi yang menurutnya adalah ulang tahun terspesial.
"Kado Ken mana?" tanya Kenzi sambil menyodorkan tangannya pada Daddy, Mommy, dan Abangnya.
"Ini dari Abang" Devano menyerahkan sebuah kotak berwarna merah kepada Kenzi. Kenzi menerima dengan senang hati lalu membukanya.
"Bagus banget!" girang Kenzi saat mendapatkan jam tangan limited edition dari Abangnya.
"Lo suka?" tanya Devano.
"Suka banget, makasih Bang Devan" ucap Kenzi.
"Ini dari mommy" Allia menyerahkan sebuah paper bag yang cukup besar. Kenzi segera membuka paper bag itu.
"Mom, ini bagus banget. Ini tas yang Kenzi pengen dari kemarin" ucap Kenzi sambil tersenyum saat menerima sebuah tas punggung branded dari sang Mommy.
"Dan ini dari Daddy" William memberikan sebuah kotak kecil pada Kenzi. Kenzi membukanya, ia termangu beberapa saat lalu langsung meloncat girang seketika.
"Wow, daddy thank you. Daddy the best deh." sorak Kenzi. Kotak itu berisi kunci mobil sport limited edition keluaran terbaru yang hanya ada 2 di dunia. Mobil yang sudah di idam-idamkan oleh Kenzi.
"Kamu suka?" tanya William.
"Suka banget" jawab Kenzi.
"Ini udah malem, sekarang abang sama adek ke kamar, bersih², terus tidur. Besok sekolah kan?" ucap Allia dengan lembut. Devano dan Kenzi mengangguk. Mereka lalu masuk ke kamar masing², begitupun dengan Allia dan William.
*****
Kenzi telah siap dengan seragam sekolahnya. ia memeriksa ponselnya, ada pesan dari Reyhan. ia segera membaca pesan itu.
🗨Reyhan
~*Morning baby.
🗨Kenzi_Alsky
Reyhan
~Aku otw ke mansion kamu
Kenzi_Alsky
~Oke, aku tunggu
(Send)
Chat berakhir. Kenzi kembali memperhatikan penampilannya di cermin.
"Perfect" ucap Kenzi merasa puas dengan penampilannya. ia menyambar tas baru dari mommy-nya dan bergegas turun ke bawah.
"Pagii semua" sapa Kenzi pada keluarganya yang sudah ada di meja makan.
"Pagi" sahut mereka.
"Tumben lo jam segini udah rapi" ucap Devano sambil menatap Kenzi penuh tanya.
"Ya iyalah, gue kan murid teladan" sahut Kenzi menyombongkan dirinya.
"Teladan pala lo. Biasanya jam istirahat lo baru berangkat aja belagu" hardik Devano.
"Biarin, yang penting nilai gue gak ada yang dibawah KKM" sahut Kenzi.
Ting..tong..
Bel rumah berbunyi menghentikan aksi perdebatan adik dan kakak tersebut. Asisten rumah tangga keluarga Aleskey langsung membukakan pintu dan mempersilahkan orang itu untuk masuk.
"Selamat pagi om, tante, bang devan" sapa Reyhan dengan ramah.
"Pagi Reyhan" sahut William tak kalah ramah.
"Om, saya mau ajak Kenzi buat berangkat bareng. Apa boleh?" tanya Reyhan meminta izin pada William selaku ayah Kenzi. William tersenyum lalu mengangguk sebagai jawaban.
"Terima kasih om" ucap Reyhan, William mengangguk lagi.
"Mom, Dad, Bang, Ken pamit ya" pamit Kenzi sambil menyalami tangan Keluarganya diikuti Reyhan.
"Iya, hati-hati di jalan" jawab Allia. Mereka berdua mengangguk lalu melangkah meninggalkan mansion.
"Mereka pacaran?" ucap Devano. Karena biasanya adiknya tak pernah berangkat bersama seorang pria.
"Mungkin" jawab William.
****
SMA Dharma Bangsa
Mobil Reyhan terparkir mulus di parkiran SMA Dharma Bangsa. Para siswi sudah hafal bahwa itu adalah mobil pangeran pujaan mereka. Secara otomatis, mata mereka langsung menyorot ke arah Reyhan.
Reyhan turun terlebih dahulu dari mobilnya. ia berdiri sejenak di depan pintu mobil sambil membenahi rambut dan melepas kaca mata hitamnya. Melihat itu, semua siswi langsung bersorak saat melihat wajah rupawan milik Reyhan.
Reyhan berlari kecil memutari mobilnya. ia membukakan pintu mobil di samping kursi kemudi. Kalu keluarlah seorang gadis cantik dengan senyum manisnya. Sang primadona sekolah berdiri di depan Reyhan. Tangan Reyhan terulur untuk membenahi rambut gadis di hadapannya. Dengan hati-hati, ia menyelipkan rambut indah itu di telinga Kenzi. Kenzi tersenyum. Mereka berdua berjalan beriringan sambil bergandengan tangan.
Kejadian itu dilihat hampir suruh siswa dan langsung menjadi trending topik seantero sekolah. Sang Primadona sekolah bersama dengan Pangeran sekolah. Banyak yang kagum dan banyak juga yang patah hati karena tidak bisa memiliki hati pujaannya.
"Mereka pacaran nggak sih?"
"Omg, sweet banget!!"
"Potek deh hati gue"
"Mundur woy, saingannya berat"
"Cocok banget sumpah!"
Dan masih banyak lagi ocehan para netizen sekolah saat menyaksikan kedekatan Reyhan dan Kenzi.
**Kenzia Nastasya Aleskey
Reyhan Saputra Alexander