My Big Boss

My Big Boss
Trauma masa lalu



Regan yang belum bisa melupakan trauma masa lalunya berakibat pada kehidupannya sekarang, ia harus memilih mengadakan tunangan secara mendadak agar kejadian di masa lalu yang membuat nya trauma tidak terulang kembali.


Kejadian dua tahun lalu di mana acara pertunangannya bersama Tania hampir saja gagal karena Stella yang terlalu terobsesi padanya membayar beberapa preman untuk menculik Tania satu hari sebelum hari pertunangan di selenggarakan,Stella berniat untuk menghabisi nayawa Tania,namun niatnya bisa Regan gagalkan karena Regan bisa cepat menemukan Tania walau ia temukan dengan beberapa luka memar di wajah dan tubuh Tania.Di waktu itu Regan di bantu oleh David untuk melawan preman-preman yang di bayar Tania, karena David dan Regan adalah atlit taekwondo yang pernah menjuarai beberapa Olimpiade tingkat internasional tak sulit bagi mereka untuk melumpuhkan musuh mereka.


Setelah kejadian itu Regan berniat melaporkan kejahatan Stella pada polisi namun bu Mayang,ibu dari Stella memohon pada Regan untuk mema'afkan Stella dan meminta niatnya melaporkan Stella ke polisi ia urungkan,bukan itu saja,bu Mayang juga meminta pada Regan agar tidak mencertikan kejahatan Stella pada siapapun karena ia tak mau melihat putrinya itu di jauhi dan akan di benci banyak orang.Regan yang sangat kecewa masih kekeh ingin melaporkan Stella, namun kekekehannya runtuh saat ibu Mayang menangis dan berlutut di hadapannya memohon ma'af atas perilaku putrinya itu.Regan yang selama kecil di rawat oleh bu Mayang pun tak bisa menolak,Akhirnya Regan mengabulkan permintaan orang yang telah merawatnya sejak kecil itu sebagai balas budinya namun ada syarat dari Regan yang harus bu Mayang penuhi,yaitu menjauhkan Stella dari kehidupannya.Bu Mayang tak menolak, ia langsung menerima persyaratan dari Regan itu dan menyuruh Stella tinggal di luar negeri dengan berdalih untuk melanjutkan study dan meneruskan usaha keluarga di sana.


Sampai sekarang Regan tak melupakan jasa bu Mayang yang selalu menemani dan merawatnya saat ia jauh dari kedua orang tuanya karena perjalanan dinas.Jasa-jasa bu Mayang lah yang membuatnya lemah di hadapan Stella, oleh karena itu ia memilih mematikan pergerakan Stella.Dengan mendadak bertunangan dia sudah mematikan langkah Stella yang pastinya sudah berencana menggagalkan pertunangannya lagi.


Sekarang yang menjadi beban fikirannya adalah menjawab pertanyaan-pertanyaan dari manusia yang kini berada di hadapannya.


" Kenapa kau mengadakan pesta kejutan ini? jangan bilang kau lakukan ini karena Bintang sekarang sudah haaaaaaamm.., " Kevin yang tak dapat melanjutkan ucapannya karena kini mulutnya di bungkam oleh David.


" Kau ini kenapa sih Dav, jangan-jangan yang sekarang ada di fikiranku benar ya? " ucap Kevin sambil melepas tangan David yang membungkam mulutnya.


Peletaak... satu jitakan mendarat di kepala Kevin.


" Kenapa otakmu selalu kau gunakan untuk berfikir yang bukan-bukan! " ucap Regan kesal.


" Bagaimana aku tidak berfikir yang bukan-bukan, namanya tunangan itu harus di rencanakan dan di bicarakan dengan kedua belah pihak keluarga,di fikir matang-matang ,nah ini! kau tunangan dadakan,terburu-buru mana nyusahin orang lagi! kau sengaja mau menghindar dari omelan para kaum old kan atas kesalahan yang sudah kalian berdua lakukan, " ucap Kevin dengan senyum menyeringai.


" Aku sudah membicarakan ini dengan kedua orang tuaku juga dengan bu Dewi, Mamanya Bintang,jadi berhenti berprasangka buruk! " ucap Regan yang kemudian melangkah pergi.


" Emang bener Dav? " ucap Kevin yang kini bertanya pada David.


" Bukankah kita satu server,jadi jangan bertanya padaku aku juga tidak tau, " jawab David datar.


" Kalau Bintang tidak hamil,berarti dia punya alasan lain kenapa sampai mengadakan tunangan mendadak,aku sangat tau tabiat anak itu! " Kevin mulai berasumsi sendiri, " apa kau tau alasannya Dav ? " ucapnya yang kembali bertanya pada David lagi.


" Aku tidak tau, " ucap David berbohong karena ia tau jika Regan melakukan ini pasti karena takut kejadian dua tahun lalu yang ia saksikan terulang kembali.


" Dasar ikan! kenapa tadi kau mau aja di suruh ini itu tanpa menanyakan alasannya, " ucap Kevin kesal namun tak di tanggapi oleh David dan malah ditinggal pergi.


Di sisi lain, Regan sudah bergabung dengan keluarga besarnya dan keluarga besar Bintang.Mereka tampak saling bercengkrama.


" Lihatlah si tampan sekarang sudah cocok banget jadi kepala keluarga, udah ngebet kawin ya sampai-sampai memilih tunangan mendadak kaya gini, " ucap Vani tante Regan yang suka sekali menggodanya.


" Tante tau saja, " jawab Regan yang di hadiahi Bintang dengan satu pukulan di bahunya.Kini wajah Bintang pun di buat merah merona akibat jawaban Regan.


Sedang kan dalam benak Regan, dari pada dia harus jelasin masalah sebenarnya lebih baik mereka berfikir seperti itu.


" Udah kak cepet di tentuin tanggal pernikahannya, " ucap Tante Vani yang kini bicara pada kakaknya yaitu Mama Nita.


" Kita sudah sepakat kok kalau pernikahan mereka akan di selenggarakan minggu depan, " jawab Mama Nita yang tadi memang sudah membicarakan hari pernikahan Bintang dan Regan bersama suaminya dan keluarga besar Bintang.


" Bener minggu depan ya Bi, jangan biarkan ni bocah merubah tatanan dan buat pesta kejutan lagi! " sahut Kevin kesal karena ia tak mau di susahkan lagi.


" Kenapa kau kesal sekali sih Vin? " tanya Mama Nita yang tidak tau penderitaan Kevin tadi.


" Memang tante fikir kenapa sekarang tampilan ku acak-acakan seperti ini! dia sudah membuat ku sangat lelah karena harus menyiapkan pesta kejutan ini! "


" Maklum lah Vin, anak muda kan memang selalu ada aja idenya, kamu anggap saja ini amal ibadah mu, " ucapan Mama Nita yang secara tidak langsung membuat orang-orang mengurung kan niatnya untuk bertanya alasan Regan mengadakan acara tunangan yang mendadak ini. Mama Nita sendiri sengaja menjawab seperti itu agar putranya terhindar dari fikiran buruk dari semua tamu yang datang.Bagaimanapun juga mereka pasti berfikir yang bukan-bukan seperti yang di fikirkan Kevin.


" Jangan senang dulu, ku anggap ini kerja lemburku,jadi kau harus membayarnya, " ucap Kevin yang kini berbicara pada Regan.


" Tenang saja, akan ku bayar jasamu ini! " jawabnya sambil menepuk bahu Kevin.


Flashback,


Setelah mama Nita mendapatkan kabar tentang niat baik Regan, pagi harinya ia langsung mengajak tuan Williams datang mengunjungi Bu Dewi karena mama Nita tidak mau berlama-lama, sebelum mereka berangkat Mama Nita menanyakan alamat rumah Bintang pada Regan.Sesampainya di sana mama Nita dan tuan Williams di sambut ramah oleh bu Dewi, mereka pun membahas tentang hubungan anak mereka dan memutuskan tanggal pertunangan Regan dan Bintang yang akan di laksanakan satu minggu lagi. Setelah keputusan itu di buat mama Nita langsung menghubungi Regan,namun Regan malah menjawab ingin mengadakan pesta tunangan hari ini, ia pun meminta Mama Nita untuk menyampaikannya pada bu Dewi.Dengan penuh tanda tanya mama Nita tetap memberi tahu niat Regan pada bu Dewi, dan untung saja bu Dewi langsung setuju tanpa mempertanyakan alasan Regan karena dalam fikirannya lebih cepat bertunangan akan lebih baik.Sedangkan dalam fikirannya mama Nita ia tau pasti putranya itu mempunyai alasan lain yang tidak ingin ia ketahui.


Di sisi lain Regan secara mendadak memerintah David dan Kevin untuk menyiapkan pesta tunangan yang sudah ia konsep,Regan menyuruh David menyiapkan cincin dan juga mengundang semua keluarga besarnya dan juga keluarga besar Bintang,Sedangkan Kevin ia suruh menata tempat sesuai konsep yang ia beri, karena Regan hanya memberinya waktu satu jam,Kevin tidak mungkin menyelesaikannya sendiri akhirnya Kevin menyuruh tiga teman Bintang untuk membantunya,mereka pun saling berbagi tugas.