My Big Boss

My Big Boss
Yakin



Tak terasa hari semakin sore, semua karyawan sudah pulang dari tadi termasuk Bintang.Kini Bintang berada di dalam mobil David yang sedang melaju dengan kecepatan sedang, ia tengah duduk di bangku belakang bersama Regan,tak ada percakapan di sana karena mereka sama-sama melihat kearah luar jendela dan sibuk dengan fikiran masing-masing, Regan yang sibuk memikirkan cara agar Selly membatalkan perjodohan dan Bintang yang sibuk memikirkan ucapan Regan, Bintang mulai berniat menanyakan kembali tentang ucapan Regan tadi, namun saat ia melihat Regan tak sedikitpun memperhatikannya ia pun kembali menatap ke luar jendela.Dua puluh menit berlalu kini mobil David berhenti tepat di depan rumah Bintang.


Bintang pun turun di ikuti Regan yang terus mengekorinya.


" Tuan, apa tuan tidak langsung pulang saja? tuan seharian sangat sibuk, tuan harus segera beristirahat, " ucap Bintang yang sengaja mengusir Regan secara halus, ia sengaja melakukan itu karena merasa canggung jika terus bersama Regan.


" Aku hanya ingin memastikan kau aman sampai masuk rumah, " ucap Regan datar.


Bintang pun hanya membuang nafasnya kasar dan terus melangkah. Sedangkan Regan dari tadi sibuk menangkap nyamuk yang berada di sekitar tubuh Bintang.


" Tuan, berhentilah..apa yang tuan lakukan! " ucap Bintang yang mulai tak nyaman dengan tingkah Regan.


" Aku mencoba melindungimu! " ucap Regan yang masih saja menepuk nyamuk.


" Untuk apa tuan melakukannya, aku tidak akan mati karena gigitan mereka, " ucap Bintang yang kini berdiri tepat di depan pintu rumahnya.


" Dasar gadis bodoh! apa kau tidak tau ada nyamuk yang bisa buat orang mati! " ucap Regan menekan kening Bintang dengan telunjuknya.


" Kalaupun gadis bodoh ini mati apa Tuan akan peduli! "


" Bagaimana bisa kau ucapkan kata-kata itu! jika kau mati dengan siapa aku akan menikah nanti! "


Deg,


Jantung Bintang pun mulai bergetar lagi.


Namun Bintang tak mau berharap lebih dengan kata-kata Regan.


" Tuan sudah punya calon istri, tuan bisa menikahinya,kalaupun tuan tidak menikahinya tuan bisa menikahi wanita lain di luar sana yang sedang mengantri menjadi istri tuan, " ucapnya sambil membuka pintu.


" Sayangnya aku hanya akan menikah dengan gadis bodoh yang memilih mati digigit nyamuk! " ucapnya sambil menghalangi Bintang dengan tangannya yang kini berada di salah satu sisi pintu.


Bintang pun menatap Regan dengan sorot matanya yang tajam.


" Tuan jangan terus bercanda, ini sama sekali tidak lucu! " ucapnya yang menurunkan tangan Regan dan berjalan masuk.


" Apa aku terlihat sedang bercanda! " menarik tangan Bintang hingga kini Bintang berada di pelukanya.


Kini tatapan mereka pun bertemu, Bintang menatap mata Regan dalam-dalam ia mencoba mencari kebenaran disana,tidak ada kebohongan yang terpancar dari mata Regan,kini Bintang pun benar-benar yakin dengan semua ucapan Regan.


" Mataku begitu indah bukan? " ucap Regan yang seketika membuat Bintang membuang muka.


Regan yang tau wajah Bintang mulai merah merona pun tersenyum tipis.


" Beristirahatlah, " ucapnya lagi sambil mengacak-acak rambut Bintang dan berlalu pergi.


Bintang yang tau Regan sudah berjalan menuju mobilpun tersenyum tipis.


" Tuan, " teriak Bintang yang membuat Regan menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Bintang.


" Hati-hati, " teriak Bintang lagi sambil melambaikan tangan.


Regan pun tersenyum tipis,


" Cepatlah masuk! jangan biarkan nyamuk-nyamuk itu menggigitmu! "


ucapnya yang membuat Bintang kini masuk kedalam rumah.Reganpun kembali berjalan saat tau Bintang sudah memasuki rumahnya.


" Jalan Dav! " ucap Regan yang sekarang sudah berada di dalam mobil.


David pun segera melajukan mobilnya setelah mendengar ucapan Tuanya itu.


" Tadi siang,kau sengaja mengerjai Nona Selly bukan? " tanya Regan pada David.


" Iya Tuan, "


" Nona Selly bukan wanita baik Tuan, karena itu saya melakukannya, "


" Bukan wanita baik? dari mana kau tahu? "


" Setelah Tuan menerima perjodohan itu saya mencari tau tentang kehidupan nona Selly, "


" Apa yang kau tau tentangnya? "


" Nona Selly suka bergonta-ganti pasangan, suka ke club malam, tempramental,egois,matre,ambisius,dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang dia mau, Nona Selly juga sangat perfeksionis, dia harus tampil sempurna di manapun itu, semua yang ada di depan matanya juga harus tampak sempurna tidak kurang suatu apapun,hatinya juga sangat busuk,dia juga wanita terjahat yang pernah saya temui, masih banyak lagi keburukannya yang lain jika saya ceritakan mungkin besok pagi baru selesai Tuan, " ucap David yang puas sekali mengatakannya di depan Regan.


" Kau tampaknya sangat tidak suka dengannya, "


" Iya, saya sangat tidak suka dengannya,untuk itu jangan jadikan dia istrimu Tuan, karena saya pasti akan membunuhnya saat dia berani menyuruhku, " ucap David penuh penekanan.


Regan pun hanya geleng-geleng kepala mendengar ucapan David.


Pantas saja Bintang sangat menakutimu, aku saja sampai bergidik ngeri mendengar ucapan mu.


gumam Regan dalam hati.


Kini mobil David pun berhenti tepat di depan rumah Regan.Seperti biasa David pun membukakan pintu untuk Regan,Regan pun turun dan memasuki Rumahnya, David yang melihat tuanya sudah memasuki rumah pun bergegas masuk mobil dan melajukan mobilnya.


Di dalam kamarnya Regan memikirkan ucapan David.


Sosok yang perfeksionis...


Semua yang di depanya harus tampak sempurna ....


ucap Regan sambil mengetuk-ngetuk kan jari ke keningnya, ia sedang memikirkan sesuatu di dalam sana,terlihat senyum menyeringai di wajahnya, mungkin kini Regan sudah menemukan cara untuk membuat Selly membatalkan perjodohan itu, ia pun bergegas masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.


Sedangkan di tempat lain,


Bintang yang berada di kamarnya terus senyum-senyum sendiri karena wajah tampan regan yang terus membayanginya.


Dia begitu tampan, sikapnya juga begitu manis... yah, walau masih banyak nyebelinnya sih..,tapi paling tidak dia serius dengan semua ucapannya...


Mulai sekarang aku akan membuatnya tidak bisa berpaling dariku,seperti kata-kata Livia,aku harus berjuang! aku tidak akan membiarkan dia tergoda oleh siapa pun termasuk wanita ular itu!


Semangat Bintang... semangat...


ucap Bintang yang kemudian beranjak tidur.


_


_


_


_


_


_


Ma'af sedikit typo..


yang suka baca novel ini, yuk bantu author naikin Ranking Novel, sisihkan poin kalian untuk dukung novel ini, kasih Vote sebanyak-banyaknya ya😉😅


Untuk saran kalian makasih, author terus berusaha memperbaiki karya... jangan putus di sini ya..sayang author banyak-banyak 🤣🤣🤣 terus dukung author biar semangat menulis😁


Happy Reading 😊