COLD CEO IN LOVE

COLD CEO IN LOVE
Awal Mula masalah



Bab 99


Devano lalu beranjak berbaring di samping resyah. Dia, memeluk erat tubuh resyah, mencium berkali-kali rambutnya. Karena khawatir dan takut kehilangan.


Devano mengusap-usap perut resyah "bertahanlah nak, demi papa dan mama. Kami berjanji akan menjagamu dengan baik. Apapun yang terjadi, tetaplah dalam kandungan mamamu sampai waktunya kau lahir ke dunia dan melihat betapa indahnya dunia ini. Betapa cantiknya dan hebatnya mamamu"


Devano mencium lama pipi resyah lalumenyembunyikan wajahnya di ceruk leher resyah.


Sementara itu, Delia dan Gilang sampai di caffe.


Delia turun dari motor "terimakasih. Tapi, seharusnya kak Gilang bisa menolak permintaan kak Leon tadi" ucapnya sambil melepaskan helm.


"Kau tidak ingin aku mengantarmu?" Ucap Gilang. Tapi Delia, bukannya menjawab pertanyaan Gilang dia malah membaca pesan dari devano.


"What!" Pekiknya


"Ada apa" ucap gilang kaget


"Kak resyah jatuh di kantor dan pendarahan"


"Tapi, tadi dia tidak apa-apa. Kami memang pulang lebih dulu darinya tadi. Terus, bagaimana keadaan boss"


"Aku juga nggak tahu. Kak devano memintaku menebus obat. Mungkin kak resyah sudah di periksa"


"Aku antarkan ke apotik" Delia mengangguk merekapun beranjak pergi ke apotik


KE ESOKKAN HARINYA...


Devano terbangun dari tidurnya, dia melihat resyah yang masih tertidur dengan pulas.


Devano tersenyum melihat resyah, kemudian mencium lama kening istrinya itu.


"Hemm" Delia berdehem ketika memasuki kamar resyah dan melihat pemandangan yang tak baik di lihat kaum jomblo.


"Ada apa" ucap devano pelan


"Kakak bisa-bisanya ngambil kesempatan, di saat kak resyah nggak sehat gini"


"Dia itu istriku, jika kau lupa. Mau aku cium atau melakukan hal lebih, itu sah-sah saja"


"Ah iya-iya, Nggak usah di terusin. Aku cuma mau ngasih obat yang kemarin malam kakak suruh beli"


"Aku membelinya tadi malam. Tapi pas aku masuk kalian udah pada tidur, yaudah dari pada ganggu"


"Taruh saja di atas meja. Kau mau kemana pagi-pagi sudah rapi"


"Kak resyah belum cerita ke kakak, kalo aku udah kerja lagi di kantornya"


"Kau bekerja lagi di kantor?"


"Ya"


"Baguslah. Oh iya, bilang sama Reyhan agar dia menghandle perusahaan sebelum resyah masuk kerja"


"Oke. Kakak tenang saja. Kalau gitu aku pergi dulu" ucap Delia beranjak pergi.


Devano berbaring Kembali di sebelah resyah. Dia memeluk erat tubuh resyah, seakan-akan sangat takut jika istrinya itu pergi.


Sementara itu, di depan kantornya resyah di kerumunin banyak wartawan.


Delia yang melihat dari dalam taksi pun berucap "apa kak Leon, sudah menjalankan rencananya" gumamnya kemudian turun dari taksi.


Di saat delia turun, dia di kerumunin oleh para wartawan dan di hantam banyak pertanyaan.


"Delia,sebagai adiknya devano. Kami ingin mempertanyakan kedekatan devano dan CEO resyah nalista yang akhir-akhir ini terlihat melebihi sahabat seperti sebelumnya" ucap wartawan 1


"Delia, apa yang kau lakukan di sini. Melihat pakaianmu, apa kau bekerja di sini" ucap wartawan 2


"Ya, saya bekerja di sini"


"Devano dan resyah terlihat seperti tinggal bersama, dan kau juga. Apa benar kalian bertiga tinggal di mansion milik resyah" ucap wartawan 3


"Akhir-akhir ini, atraksi devano dan resyah Seperti sepasang suami-istri. Apa mereka sudah menikah" ucap wartawan 4


"Jika mereka benaran sudah menikah. Kenapa tidak di publikasikan kan menikah secara besar-besaran" ucap wartawan 5


Delia kebingungan harus menjawab apa. Karena, tidak terpikirkan olehnya bahwa dia juga akan di kerumunin wartawan.


BACA TERUS KELANJUTAN CERITANYA YA ☺️ DAN JANGAN LUPA BACA JUGA KARYA BARU AUTHOR YANG BERJUDUL "BAD GIRL" DAN "SILENT DEADLY" YA READER'S TERCINTA ☺️🙏🏻