
Bab 48
Maksud kakak"
"Jika Lea menceritakan hal-hal buruk tentang devano dan resyah pada kak Leon, dan kak Leon mempercayai itu. Maka bukan hanya devano ataupun resyah yang akan terancam tapi kedua perusahaan ini dan yang paling utama adalah bayi dalam kandungannya resyah. Kak Leon sangat menyayangi Lea dia selalu melakukan apapun demi kebahagiaan Lea"
"Lea sepertinya juga berubah, semenjak devano menikah dengan resyah" ucap Reyhan
"Dia tidak berubah. Itu memang sifat aslinya" ucap Gilang
DI PERUSAHAAN DEVANO
Lea dan devano sedang bertengkar di ruangan devano.
"Devano, aku nggak terima kamu giniin aku"
"Ini kantor Lea. Jangan membicarakan hal-hal pribadi disini"
"Oh ya. Semenjak kamu nikah sama resyah apa kamu pernah luangin waktu untuk aku hemm. Nggak kan. Bahkan dulu kita bisa bermesraan walaupun di kantor"
"Jika tidak ada lagi urusan pekerjaan, lebih baik sekarang kamu keluar"
"Devano" teriak Lea
"Sudah cukup ya Lea. Sifat kamu benar-benar buat aku pusing. Lebih baik sekarang kita putus"
"Aku nggak mau dan aku nggak terima. Kalian sudah berjanji akan bercerai setelah resyah melahirkan"
"Ini juga salah kamu, Kenapa tadi malam kamu bilang mau mengugurkan anakku. Kau dengar baik-baik tidak ada satupun yang boleh melukai resyah dan kandungannya. Jika kamu benar-benar mencintaiku seharusnya kamu bisa Nerima kehadiran anakku. Tapi anakku bahkan belum lahir tapi kau sudah berniat untuk melenyapkannya"
"Oke, Jika itu mau kamu. tapi jangan salahkan aku jika aku meminta kakakku untuk menghancurkan kalian semua"
"Apa maksud kamu"
"Kau pasti mengerti apa maksudku"
"Jika kau ingin resyah dan kandungannya itu selamat. Maka ceraikan resyah setelah dia melahirkan dan menikah denganku"
"Kau jangan coba macam-macam"
"Pilihan ada di tanganmu. Jika kau tetap ingin putus, maka jangan salahkan aku jika terjadi sesuatu pada resyah resyah, kedua perusahaanya dan anak kalian" ucap Lea penuh penekanan.
"Kau temannya, kenapa kau ingin menyakitinya"
"Karena dia merebutmu dariku. Aku tidak akan melakukan apapun padanya jika kau tetap bersamaku dan setelah anak kalian lahir kita akan menikah. Gampangkan"
"Oke, Aku turuti kemauanmu. Tapi jangan sekalipun kau berniat jahat padanya"
"Itu tidak akan terjadi" ucap Lea lalu memeluk devano
"Kau tahu aku sangat merindukanmu, aku takut kehilanganmu aku benar-benar mencintaimu. Aku tidak tahu apa jadinya aku tanpa kamu". Devano hanya diam mendengar ucapan lea dan dia juga tidak membalas pelukan Lea.
JAM MAKAN SIANG...
Resyah, Gilang, Reyhan, dan Delia berada di restorannya Delia.
"Del, kayaknya restoran kamu harus di renovasi lagi deh biar lebih menarik" ucap Gilang
"Aku juga berpikiran seperti itu kak. Tapi aku nggak tahu harus pakai desaign ruangannya kayak apa. Aku juga banyak pekerjaan akhir-akhir ini jadi belum ada waktu untuk merenov restoran ini" ucap Delia
"Gimana kalo kamu bikin suasana restoran ini jadi romantis. Biasanya anak-anak seusiamu ataupun SMA suka nongkrong ditempat-tempat yang romantis" ucap Reyhan
"Itu ide yang bagus. Reyhan, Gilang besok kalian bantu Delia merenovasi ruangan ini. Beli semua kebutuhan restoran ini. Dan cari. Karyawan-karyawan yang memang ahli dalam bidang memasak" ucap resyah
"Restoran ini juga hanya menyiapkan makanan-makanan laut. Jadi cuma yang suka makanan laut aja datang kesini. Dan mereka juga nggak mungkin makan di sini tiap hari. Jadi untuk meramaikan restoran ini kayaknya Delia harus menambah menu seperti makanan lokal, kue, berbagai macam jenis minuman dan makanan luar juga. Dengan banyaknya menu maka banyak pula peminat-peminat dari masing-masing makanan itu akan datang" ucap Gilang
"Tapi nggak semudah itu kak menarik perhatian pelanggan"