COLD CEO IN LOVE

COLD CEO IN LOVE
kemesraan Hubungan Pura-pura



Bab 111


"Tenang aja, aku bakal jagain delia sebagaimana akau menjaga Lea. Gadis kecilku ini akan aman jika bersamaku, percayalah calon kakak ipar"


Delia mencubit perut Leon "kakak apa-apaan sih. Nggak malu apa"


"Buat apa harus malu Del. Aku tuh lagi latihan aja, biar nanti pas kita udah nikah nggak kaku lagi manggil devano sebagai kakak. Lagi pula, aku lebih tua lho del dari devano"


"Ahh, udah udah udah. Katanya lapar, ayo kita pergi" ucap Delia menarik Leon.


"Sebaiknya kita juga pulang" ucap devano


Mereka semua pun bisa pulang tanpa di kerumunin wartawan. Orang-orang Leon membentengi mereka agar para wartawan tidak bisa mendekati mereka.


Lea sedang menonton televisi. Disana, berita mengabarkan tentang pernikahan Leon dan Delia.


"Apa-apaan ini. Sejak kapan kakak berhubungan dengan Delia. Bukankah Delia itu pacaran sama Gilang. Kenapa sekarang malah jadi mau nikah sama kakak. Nggak ini nggak bisa di biarin. Kak Leon harus berada di pihakku. Demi kelancaran rencanaku. Bisa kacau semaunya jika kakak di pihak mereka. ARGHHHHH" teriak Delia melempar remot tv yang di pegangnya.


"Masa sih nggak ada satupun yang berpihak padaku. Termasuk kakak sendiri"


Di lain tempat, Leon sedang menikmati makanannya di rooftop restoran Delia


"Kakak ngapain sih bilang ke wartawan kalo aku istri kakak"


"Aku udah bilang kan, itu semua aku lakuin buat ngalihin perhatian publik dan Lea" ucap Leon terus memasukkan makanannya ke dalam mulut.


"Tapi kak, pernikahan kita itu nggak bakalan pernah terjadi. Kita bukan hanya bohong ke satu dua orang aja lho Sekarang. Tetapi membohongi setiap orang yang melihat berita itu tersebar"


"Ngapain sih mikirin omongan orang, emang dia yang ngasih kita makan? Nggak kan. Udahalh nggak usah terlalu diambil pusing"


"Tapi kak masa iya, setelah Maslah ini selesai kakak benaran ngelamar aku. Kan nggak lucu"


"Isssh dah nih orang. Gimana kalo kakak di tolak sama papa"


"Bagus. Itu akan jadi akhir dari sandiwara kita ini"


"Terus, jika sandiwara kita berakhir. Mau taruh di mana kak wajah kita, jika kak Gilang dan kak frislya tahu. Terus mereka berdua benaran menikah, kita nggak mungkin nggak datang dong. Terus apa kabarnya dengan kita"


"Emang kamu benaran yakin mereka berdua punya hubungan"


"Ya iyalah. Orang kak Gilang tuh selallu khawatir kalo dia nggak bisa ke hotel tepat waktu. Takut banget kayaknya nggak ketemu sama kak frislya"


"Tapi aku nggak yakin, kalo mereka benaran berhubungan"


"Itu karena kakak masih mengharapkan kak frislya"


"Mungkin"


"Iya dasar. Bukannya move on malah tambah menjadi-jadi. Sadar itu calon bini orang."


"Kita lihat aja kedepannya nanti gimana. Kalo mereka berdua benaran di kabarkan akan menikah. Kita harus menikah lebih duku dari mereka dari pada menganggung malu kan nggak lucu. Cowok seganteng aku dan cewek ee imut kamu di tinggal nikah"


"Kak Leon please deh serius dikit ngomongnya"


"Ini aku udah serius Del. Gini ya aku jelasin sama kamu, kalo misalkan lamaran aku di terima sama papa kamu terus Gilang dan frislya ketahuan nggak ada hubungannya. Maka kita kan bersandiwara sekali lagi untuk memutuskan pertunangan kita. Dan jika nanti papa kamu nolak aku, tapi mereka berdua benaran mau menikah. Sehari sebelum menikah aku akan bawa kamu kawin lari. Biarin aja mereka mengadakan pernikahan, yang penting mereka tahu kalo kita sepasang suami-istri. Habis itu, aku bakalan Adain pernikahan semegah-megahnya. Agar mereka tahu, orang yang mereka buang bukan sembarangan orang. Biar Nyesal tujuh turunan"


Baca juga kelanjutan ceritanya ya 😊


Dan jangan lupa baca juga karya author lainnya yang berjudul "BAD GIRL" dan "SILENT DEADLY" ya reader's tercinta πŸ™πŸ»β˜ΊοΈ