
Bab 54
"Aku rasa kalian sudah mengerti apa yang di jelaskan Gilang. Sekarang waktunya bekerja" ucap resyah
"Boss ini kunci mobil boss kemarin. Mobil kak Rey dan motorku sudah ada disini"
Resyah mengambil kunci mobilnya lalu berucap "aku pergi dulu" lalu beranjak pergi. Begitupun dengan yang lainnya.
Gilang, Reyhan, dan Delia sibuk merenovasi restoran. Sedangkan resyah sibuk mengerjakan semua pekerjaan perusahaan, menghadiri meeting, menyiapkan laporan, membuat proposal, mengecek barang dan mengirim barang ke pembeli semuanya dilakukan resyah sendirian, dia bahkan pulang jam 2 pagi setiap harinya. Karena sebelumnya pekerjaan seperti itu di tangani oleh Reyhan dan Gilang. Begitu juga dengan devano yang sibuk dengan perusahaan meski dia risih selaku di ganggu oleh Lea dan harus menuruti Lea tapi devano tidak pernah lembur, berbeda dengan Lea. Setiap malamnya devano selalu menunggu resyah pulang di ruang utama mansion. Sayangya disaat resyah pulang devano malah tertidur di sofa.
6 HARI TELAH BERLALU...
Kini restoran Delia sudah berubah sepenuhnya menjadi cafe setelah selesai di renovasi.
"Aku nggak nyangka, pekerjaan kita akan selesai kurang dari satu Minggu. Awalnya aku pikir ini akan membutuhkan waktu yang lama" ucap Delia
"Bagaimana mungkin tidak selesai, 30 orang pegawai bangunan yang di pekerjakan boss untuk merenovasi ini semua" ucap Gilang
"Ya kau benar. Tapi ini semua berkat resyah dan tentunya berkat kerja sama kita bertiga juga" ucap Gilang.
"Sekarang apa yang akan kita lakukan" ucap Delia
"Mempromosikan cafe ini. Tapi sebelum itu kamu harus membuat nama cafe ini dulu" ucap Gilang
"Apa kamu sudah memikirkan nama untuk caffe ini" ucap Reyhan
"Tentu saja. Aku akan menamakan cafe ini menjadi 'DR.G CAFFE' "
"DR.G" ucap Gilang
"Ya DR.G singkatan dari Delia, resyah,Reyhan dan Gilang"
"Oke. Sekarang kita tinggal suruh orang buat bikin namanya. Lalu kita promosikan di internet dan sebar brosur ke orang-orang" ucap reyhan
"Ide bagus".
Mereka lalu mengerjakan pekerjaan mereka satu persatu. Hingga jam menunjukkan pukul 20;15 pekerjaan mereka baru selesai.
"Akhirnya selesai juga. Dan kita besok bisa kembali bekerja di perusahaan" ucap Delia
"Tapi, siapa yang akan mengawasi caffe ini jika kita kembali bekerja" ucap Gilang
"Tentu saja aku. Kalian tenang saja kau sudah belajar banyak tentang bisnis. Pulang dari kantor kan pukul lima sore jadi sehabis dari kantor aku akan kesini jam sepuluh malamnya akan kembali ke mansion. Sama seperi yang kalian lakukan sehabis kerja kembali bekerja di hotel" ucap Delia
"Apa kau sanggup" ucap Reyhan
" Sanggup tidak sanggup akan tetap aku lakukan. Mengingat banyaknya uang yang kak resyah keluarkan untuk ini, dan bagaimana kita bertiga bekerja keras aku tidak mau orang lain yang mengurusi caffe ini."
"Ya sudah kalau begitu ayo, kita pulang dan beristirahat. Aku sudah rindu dengan pekerjaan di perusahaan" ucap Gilang.
KE ESOKKAN HARINYA...
Resyah baru pulang ke mansion di saat yang lainnya sudah siap berangkat bekerja.
"Kakak, kau baru pulang" ucap Delia
"Dia selalu bekerja lembur ketika kalian sibuk merenovasi Dengan urusan kalian" ucap devano
"Benarkah kak. Aku pikir kakak selalu pulang telat waktu, karena banyaknya pekerjaan kami jadi tidak memperhatikan kakak" ucap Delia.
"Iya, boss maafkan kami" ucap Gilang
"Tidak apa-apa. Aku yang menyuruh kalian membangun caffe, itu juga sebuah pekerjaan. Kalian sudah rapi apa kalian akan kembali ke kantor hari ini, apa urusan caffe sudah selesai"