
Bab 122
"Akan saya maafkan. Karena sepenuhnya itu juga bukan salah kamu"
"saya sudah merencanakan untuk melamar delia ketika kembali lagi ke sini. Tapi, karena mendengar masalah yang di buat oleh Lea pada perusahaan kalian saya buru-buru datang kemari dan tidak menyiapkan apapun. Saya pikir, lebih baik saya menyelesaikan masalah Lea terlebih dahulu, kemudian baru melamar Delia dan langsung menikah"
"Kau sudah merencanakan pernikahan?"
"Ya om. Saya benar-benar serius dengan Delia. 2 Minggu belakangan ini Perusahaan saya berada dalam masalah sehingga saya harus pergi ke Jepang selama 1 bulan..saya berusaha keras agar cepat mengatasi masalah tersebut, dan untungnya dapat saya selesaikan dalam waktu 2 Minggu. Saya sudah sangat bahagia karena bisa cepat melamar delia. Karena sebelum pergi ke Jepang, saya sudah berjanji padanya jika kembali saya akan langsung datang untuk melamar. Tapi, ketika mendengar Masalah yang Lea buat saya rasa ini bukan waktu yang tepat untuk melamar"yang
Devano datang dan ikut menyimak pembicaraan mereka.
"Apa kalian sudah yakin satu sama lain untuk menikah"
"Pah, kenapa malah bertanya seperti itu. Waktu itu, ketika papa meminta kak Rey dna kak Gilang untuk menikahiku papa tidak pernah bertanya apakah aku setuju atau tidak. Sekarang, kak Leon adalah pilihanku. Apalagi yang kalian ragukan, kalian ragu karena kelakuan kak Leon pada kita dulu. Bukankah kak Leon sudah menjelaskannya. Sekarang apa lagi? Kak Leon bahkan menerima ku dengan baik. Bukankah kalian yang ingin aku cepat menikah. Sekarang sudah ada kak Leon, dan kita tunggu saja waktunya tiba nanti. Aku ini perempuan pa, aku Tidka mau papa menawarkan laki-laki lain lagi untuk menikahiku. Aku malu pah. Sekarang sudah ada kak Leon yang memperlakukan ku selayaknya ratu. Dan hanya dia yang aku inginkan" Delia terpaksa mengatakan itu, karena takut papanya akan bertanya hal-hal aneh dan Leon tidak bisa menjawabnya.
"Baiklah, jika itu keinginanmu. Kami restui kalian"
"Terimakasih om. Saya berjanji akan menjaganya dengan segenap jiwa raga saya" ucap Leon
"Boleh juga kak Leon. Sandiwaranya benar-benar menyakinkan dan tidak ada kegugupan sedikitpun di wajahnya" batin Delia
"Biar aku yang mengantarnya keluar " ucap devano
Devano mengantar Leon sampai ke mobil.
"Apa ada sesuatu yang ingin kau katakan?"
Devano mengangguk, dia lalu memperlihatkan video office girl yang membasahi lantai di ruangan resyah sehingga resyah terjatuh.
"Apa ini?" Ucap Leon tidak mengerti
"Office girl itu orang suruhan Lea untuk mencelakai resyah dan kandungannya"
"Apa? Nggak mungkin"
"Kau, tidak percaya? Lihat ini" devano lalu memperlihatkan video Lea yang menukar vitamin resyah dengan obat penggugur kandungan.
"Lea menukar vitaminnya resyah, dengan obat penggugur kandungan. Itu yang membuat resyah menjadi seperti sekarang. Salah satu dari mereka benar-benar dalam keadaan bahaya karena perbuatannya, tidak hanya itu awalnya dia menyuruh office girl itu memberikan susu yang sudah di campurkan dengan obat penggugur kandungan. Namun, hal itu gagal. Dan bodohnya aku saat dia bertanya tentang vitamin itu, aku malah menjelaskannya bahwa itu milik resyah. Maka dari itu dia menukarkannya. Dan aku akan melaporkan dia ke polisi. Perbuatannya memang benar-benar tidak bisa di toleransi. Dimana Lea? Aku yakin kau menyembunyikan sekarang".ucap devano, dia telah menyelidiki hal-hal aneh yang terjadi pada resyah.
Baca terus kelanjutan ceritanya ya ☺️ dan jangan lupa baca juga Karya author yang berjudul BAD GIRL dan SILENT DEADLY ya reader's tercinta 🙏🏻☺️