
Bab 38
"Aku harap setelah mengetahui semua ini kakak tidak ada niatan jahat lada devano ataupun resyah"
"Kau sudah mengetahui semuanya. Kenapa kau tidak menjauhi Lea dari devano"
"Aku dan delia sudah berusaha menyatukan resyah dan devano agar Lea bisa sadar dan menjauhi devano dengan sendirinya"
"Dengan sifat Lea yang keras kepala seperti itu. Apa kamu yakin dia akan menjauhi devano walaupun devano sudah memiliki anak dengan Resyah"
"Aku juga nggak begitu yakin kak. Tapi aku juga nggak bisa berbuat apa-apa lagi"
"Kenapa kau tidak kembali saja pada lea. Bukankah dulu kalian sudah bersama sangat lama. Tidak mungkin jika salah satu dari kalian benar-benar bisa melupakan semuanya"
"Aku tidak bisa kak, karena alasan Lea meninggalkanku dulu hanya untuk bersama dengan devano"
"Baiklah, akan ku pastikan Lea tidak akan menganggu kalian lagi"
"Apa yang akan kakak lakukan pada kak Lea" ucap Delia
"Aku akan membawanya keluar negeri dan mengawasinya dengan ketat Sampai dia tidak bisa kabur apalagi kembali kenegara ini"
"Biarkan saja kak Lea disini bersama kami"
"Apa maksudmu. Jika dia tetap disini adikku akan terus terluka dan membuat ketidak nyamanan diantara resyah dan devano"
"Tapi kakak juga nggak bisa mengekangnya. Biarkan saja dia disini. Dari pada nanti dia stress bagaimana kalau dia depresi, mengingat bagaimana cintanya dia sama kak devano bagimana kalau dia nekat dan melukai dirinya sendiri" ucap Delia
"Gadis kecil, kenapa kau terlihat begitu peduli pada lea. Padahal jelas-jelas kau tak menyukainya"
"Aku memang tidak suka dengannya. Bukan bearti aku tidak punya simpati padanya"
"jika kau benar-benar menginginkannya tetap disini kau harus menjaganya 24 jam. Jika perlu kau tinggal lah bersamanya. Bagaimana"
"Ini gimana ceritanya, adik gadis di suruh tinggal serumah sama mantannya. Benar-benar aneh" batin Delia
"Baiklah kak, aku akan berusaha menjaganya semampuku"
"Kau tidak ingin tinggal bersamanya"
"Tidak kak. Tidak baik tinggal di satu atap dengan lawan jenis jika belum menikah"
"Baiklah aku mengerti. Namun, jika kau tidak sanggup menjaga Lea nanti ataupun Lea tidak mendengarkan ucapanmu segera hubungi aku, aku akan membawanya pergi" ucap Leon lalu beranjak pergi.
"Kak Gilang ngapain repot-repot ngejelasin semuanya pada leon-leon itu" ucap Delia
"Kakak tahu betul sikapnya yang kejam dan pedendam. Kakak khawatir dia akan melukai keluarga kalian"
"Terimakasih kak. Tapi sekarang kakak harus menjaga kak Lea. Bukankah hubungan kalian tidak terlalu baik"
"Hubungan kami bahkan sulit dijelaskan. Ditambah lagi dia menantangku untuk mendapatkan pacar dalam waktu 3 bulan"
"Apa" ucap Delia kaget
"Sudahlah tak perlu dipikirkan. Biar itu menjadi urusan kakak nanti"
"Apa kakak yakin bisa mendapatkan pacar dalam waktu tiga bulan. Kakak kan sibuk bekerja bagaimana bisa dapat pacar dalam waktu secepat itu"
"Kakak kan sudah bilang jangan dipikirkan.hemm" ucap Gilang mengacak-acak rambut Delia
"Dibalik sifatnya yang nyebelin tingkah angkut, ternyata tersimpan perhatian, kasih sayang, kelembutan dan ketulusan yang bisa menghangatkan hati bagi orang yang merasakannya. Aku beruntung karena bisa mengenalnya dan merasakan ketulusannya" batin Delia