COLD CEO IN LOVE

COLD CEO IN LOVE
Akhirnya Menemukanmu



Bab 68


"Kau menyuruh seorang perempuan bernama frislya menunggumu dihotel, Gilang" selidik Leon


"Iya kak. Tapi kakak jangan berpikiran yang macam-macam aku dan frislya adalah partner kerja mengurus hotelnya boss"


"Benar kak. Kak frislya sama dengan kak Reyhan. Mereka berdua orang-orangnya kakek " ucap Delia


"Frislya ini juga baru balik dari Jerman kak. Aku dua hari yang lalu dikenalkan dengannya oleh boss. Seharusnya tadi malam adalah hari pertama kita bekerjasama"


"Kenapa harus di malam hari"


"Karena dari pagi sampai sore, aku bekerja di kantor dan sebagai asisten pribadinya boss. Setelah keluar dari kantor kami menemani Delia dulu di caffe sebentar habis itu baru kerja lagi" jelas Gilang


"Kau tidak perlu menjelaskan sebegitu detailnya pada kak Leon" ucap Delia


"Aku hanya tidak ingin ada orang yang berpikiran buruk tentangku"


"Apa frislya ini yang kalian maksud" ucap Leon memperlihatkan foto seorang gadis memakai seragam SMP.


"Ini foto Sepertinya sudah lama sekali. Tapi sepertinya dia memang frislya yang kita bicarakan" ucap gilang


"Apa kau yakin"


"Ya. wajahnya tidak terlihat begitu berbeda" ucap gilang.


"Dari pada kak Leon penasaran. Aku punya foto bersama dengan kak frislya. Foto ini dua tahun yang lalu, waktu kita sama-sama ingin berangkat keluar negeri tapi dengan tujuan yang berbeda"


Ucap Delia memperlihatkan hpnya kepada Leon.


"Frislya, Akhirnya aku menemukanmu" batin Leon.


Frislya adalah mantan kekasihnya Leon sewaktu SMP dulu. Mereka berpisah karena Leon pindah ke new York pada waktu itu.


"Ayo, kita kenegara kalian sekarang" ucap Leon


"Tapi penerbangannya masih 45 menit lagi kak" ucap Gilang


"Kita akan ke negara kalian menggunakan helikopter pribadiku. Sam, suruh orang untuk mempersiapkan helikopter dan telpon para pelayan di mansion untuk mengemasi barang-barangku. Dan kau, urus perusahaan selama aku pergi.


Dilain sisi negara, devano dan resyah dalam perjalanan menuju kantor.


"Gilang belum kembali, Jangan pergi meeting keluar perusahaan sampai Gilang kembali"


"Kenapa"


"Turuti saja perkataan ku, please"


"Tidak perlu mengkhawatirkanku. Gilang memang tidak ada, tapi ada Reyhan. Selama ini dia juga selalu bersamaku"


"Jika begitu, suruh Reyhan saja yang meeting diluar Perusahaan"


"Kenapa kau jadi mengatur-atur pekerjaanku"


"Aku takut kau dan calon anak kita kenapa-kenapa. Karena, aku tidak bisa 24 jam bersamamu. Kau ingin kita bercerai setelah kau melahirkan. dan sekarang kau sudah mengandung dua bulan. Itu bearti pernikahan kita tinggal tujuh bulan lagi. Izinkan aku melakukan yang terbaik selama aku masih menjadi suamimu. Dan aku ingin melakukan semua yang dilakukan para suami pada umumnya " Resyah hanya terdiam mendengar ucapan devano.


Beberapa saat kemudian mereka pun sampai di perusahaan resyah.


"Sudah sampai. Kau jangan terlalu sibuk bekerja, ingatlah untuk makan tepat waktu dan jangan lupa meminum vitaminmu" resyah hanya mengangguk.


"Ingatlah jangan pergi kemana-mana. Jika kau keluar dari perusahaan beritahu aku. Dan aku akan menjemputmu pulang tepat pada waktunya"


"Baiklah" ucap resyah beranjak pergi masuk ke perusahaan.


Diruangan resyah sudah ada Reyhan yang menunggunya.


"Kau disini"


"Aku baru menyelesaikan pekerjaan Gilang. Dan mengantarnya kesini"


Devano masuk keruangan resyah.


"Kau belum pergi" ucap resyah melihat devano


"Ada yang ketinggalan" ucap devano menghampiri resyah lalu mencium dahi resyah beberapa saat.