COLD CEO IN LOVE

COLD CEO IN LOVE
Kau Cemburu?



Bab 87


"Nggak apa-apa. Foto itu sudah bertahun-tahun lamanya tersimpan di dalam dompet"


"Jika kakak ingin melupakan kak frislya, buang semua barang-barang dan kenangan yang akan mengingatkan kakak padanya. Sekarang mana hp kakak?"


"Buat apa" ucap Leon mengeluarkan hpnya dari dalam saku celana.


Delia langsung mengambil hp Leon dari lalu berucap "pasti kakak menyimpan banyak foto-foto kak frislya kan"


"Wajahnya" ucap Delia memegang hp di depan wajah leon untuk membuka kunci layarnya.


Delia membuka aplikasi galeri yang juga terkunci dia pun langsung tahu password-nya adalah tanggal lahirnya frislya.


Delia lalu menghapus semua foto frislya.


"Nih, udah ku hapus semuanya" ucap Delia meletakkan hp Leon di meja


"Kamu bisa buka password galerinya"


"Itu sangat muda"


"Dari mana kau tahu password-nya"


"Teman-teman ku menggunakan tanggal lahir pacarnya sebagai password hp. Jadi aku pikir kakak mungkin melakukan hal yang sama. Dan ternyata benar kan?"


Jam istirahat makan siang....


"Kak rey, aku mau ke DR.G CAFFE mengantar kunci cadangan caffe, Apa kakak mau ikut? Kita bisa sekalian makan disana" ucap gilang


"Katamu Delia terluka. Dia mungkin tidak ada di sana Sekaran" ucap Reyhan


"Jika Delia nggak ada, kan para karyawan ada disana. Kita bisa kasih ke mereka, mereka mungkin ingin membersihkan ruangan delia"


"Kamu benar juga. Ayo kita kesana" mereka pun beranjak pergi ke caffe menggunakan mobil Reyhan.


Karena tidak terjebak macet. 15 menit kemudian, mereka pun sampai di caffe DR.G CAFFE.


Reyhan yang melihat Delia pun berucap "itu dia Delia, ternyata dia kesini juga. Ayo, kita kesana"


"Eh, kak kita duduk di meja lain saja. Mereka mungkin membicarakan hal-hal penting. Jadi, sebaiknya kita jangan ganggu mereka" ucap Gilang kemudian duduk di meja terdekatnya.


"Bukankah kau ingin mengembalikan kunci cadangan"


"Ya, kita bisa kasih ke karyawan disini kan. Nggak harus sama Delia juga"


Gilang mengangkat tangannya memanggil pelayan.


"Mau pesan apa" ucap karyawan itu


"Seperti biasanya. Kak Rey mau pesan apa"


"Baiklah, di tunggu sebentar ya kak"


"Oh iya. Ini kunci cadangan caffe, tolong,kamu kasih ke Delia ya"


Karyawan itu mengambil kunci-kunci yang di berikan Gilang. Kemudian beranjak pergi.


"Laki-laki yang bersama Delia itu, kakaknya Lea kan?" Ucap Reyhan


Gilang hanya mengangguk, melihat ke arah Delia dan Leon yang asik berbicara.


"Kau cemburu?" Ucap resyah


"Cemburu? Sama siapa"


"Kedekatan mereka"


"Kakak ngomong apaan sih. Ngapain juga aku cemburu dengan ke dekatan mereka"


"Kalo nggak cemburu kenapa lihat ke arah mereka terus"


"Aku hanya penasaran, mereka lagi ngomongin apa. Dan sejak kapan mereka sedekat itu"


Pelayan menyajikan makanan di meja mereka.


"Selamat menikmati" ucap pelayan itu lalu beranjak pergi.


"Masih menyangkal, tidak cemburu"


"Kak rey, berhentilah menggodaku"


"Aku tidak menggodamu. Kapan aku suka menggoda orang"


"Berhentilah bicara, Kita makan saja. Jam makan siang sudah hampir habis"


Reyhan hanya tersenyum mendengar ucapan gilang.


Sementara itu, Delia dan Leon tidak mengetahui keberadaan Reyhan dan Gilang di dekat mereka.


"Terus, kapan rencana kakak untuk ngejauhin kak Lea dari kak devano di mulai"


"Rencana ini, mempunyai resiko yang besar ke perusahaan mereka. Apa kau yakin ingin menjalankan rencana ini"


"Aku juga nggak yakin sih kak. Tapi itu adalah salah satu cara untuk menjauhkan mereka berdua"


**Baca terus kelanjutan ceritanya ya Reader's tercinta ☺️ Dan jangan lupa baca juga karya KETIGA author yang berjudul "SILENT DEADLY" dan karya kedua author yang berjudul "BAD GIRL".


DUKUNG AUTHOR TERUS YAβ˜ΊοΈπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»**