
Bab 109
Delia sampai di kerumunan, dia berusaha masuk ke tengah-tengah kerumunan. Namun, para wartawan sangat antusias menanyai Leon, sehingga tidak menyadari kehadirannya.
Salah satu wartawan menyenggol Delia sehingga dia terjatuh. "Auuuuu" pekiknya
Sontak diapun menjadi pusat perhatian. Leon, yang melihat Delia terjatuh pun mendekatinya.
"Kau tidak apa-apa" ucap Leon melihat tangan delia yang terluka. Dia lalu membantu Delia berdiri.
Leon melepaskan kaca mata hitamnya itu, lalu menatap tajam pada para wartawan.
"Kalian terlihat sangat dekat, apakah mungkin kalian berdua berhubungan" wartawan 4
"Ya, apa kalian mempunyai hubungan khusus" wartawan 5
"Bisa jelaskan bagaimana kalian bisa dekat" wartawan 6
"Tentu saja kami dekat. Delia Nalendra ini calon istriku. Dan tindakan kalian tadi, sudah melukainya. Jika sekali lagi dia terjatuh atupun terluka karena ulah kalian yang anarkis ini, saya tidak segan-segan untuk menuntut kalian semua. Camkan itu"
"Hah, calon istri? Ini benar-benar berita yang mengejutkan. Bukankah Lea dan devano dulunya juga Sepasang kekasih, lantas bagaimana kalian juga bisa berhubungan" wartawan 7
"Berapa lama hubungan kalian" wartawan 8
"Sejak kapan kalian berhubungan" wartawan 9
"Siapa yang lebih dulu memiliki hubungan. Kalian atau Lea dan devano" wartawan 10
"Delia kan sudah lama di laut negeri. Apa mungkin kalian sudah memulai hubungan sejak di luar negeri" wartawan 11
Tanpa menjawab pertanyaan para wartawan, Leon mengenggam tangan Delia dan membawanya masuk ke perusahaan.
"Kak, aku mau ngomong sama kakak"
"Di ruangan resyah saja"
Delia melepaskan tanagn Leon yang sedari tadi menggenggam tangannya, ketika mereka sudah memasuki ruangan resyah. Ada begitu banyak pertanyaan yang ingin dia sampai pada leon
"Kenapa kakak ke sini nggak bilang-bilang dulu. Dua Minggu lebih lho kak, aku mencoba menghubungi kakak tapi nggak ada respond apapun dan sekarang tiba-tiba muncul dan bilang pada para wartawan kalo aku ini calon istri kakak. Kakak itu nambah masalah aja tahu nggak sih"
"Maaf, aku terlalu sibuk di Jepang. Perusahaan benar-benar dalam masalah waktu itu" ucap Leon
"Sesibuk itukan sampai nggak ngecek handphone selama dua Minggu"
"Kakak ngejar target agar cepat pulang Del. Kakak juga baru ngecek hp tadi pagi. Setelah baca pesan dari kamu kakak langsung terbang ke sini. Awalnya kakak ingin balik ke new York dulu mempersiapkan segala sesuatu untuk melamar kamu. Maaf, bukan maksud kakak mau nyuekin kamu. Kakak tahu kamu pasti sangat khawatirkan? Makanya kakak langsung datang ke sini"
"Del, ajak Leon duduk dulu. Leon pasti capek menempuh perjalanan jauh" ucap devano.
Leon dan Delia pun ikut bergabung duduk bersama mereka.
"Kakak belum jawab pertanyaan aku yang tadi"
"Yang mana?"
"Kanapa Kakak bilang ke para wartawan, kalo aku calon istri kakak. Yang ada kita bakalan dalam masalah kak"
"Justru aku sengaja ngelakuin itu. Biar perhatian publik teralih dulu untuk sementara waktu. Lagi pula, nggak ada salahnya mempublikasikan hubungan kita. Dalam hubungan kita nggak ada kebohongan, kita benar-benar akan segara menikah. Lea juga pasti akan mengetahui hal ini. Ini juga bisa mengalihkan perhatiannya, agar tidak memposting video-video yang menjelek-jelekkan resyah dan devano lagi"
Baca juga kelanjutan ceritanya ya π
Dan jangan lupa baca juga karya author lainnya yang berjudul "BAD GIRL" dan "SILENT DEADLY" ya reader's tercinta ππ»βΊοΈ