
Bab 129
Semua orang terdiam dalam pemikiran mereka masing-masing.
"Aku hanya berharap kamu nggak membenciku juga Del. Aku nggak peduli tentang pendapat orang lain bagaimana asalkan kamu tetap di sampingku"
"Yang salah kan kak Lea, kenapa juga aku harus jauhin dan benci sama kak Leon"
"Karena aku kakaknya. Dan aku juga gagal mendidik dia"
"Udahlah kak, ini bukan salah kakak. Aku yakin, kakak pasti sudah melakukan yang terbaik buat kak Lea"
"Selain berani garis kecilku ini, sangat bijak sana." Ucap Leon mengelus-elus rambut Delia.
Sementara frislya dan Gilang hanya melihat keduanya tanpa berkomentar apapun.
"Kau tidak ke caffe?"
"Habis dari sini baru ke sana"
"Biar ku antar sekarang"
"Nggak usah katanya masih pusing"
"Biar aku aja yang antar. Sekalian aku juga mua ngatat frislya pulang habis ini" ucap gilang tiba-tiba. Frislya pun kaget mendengar ucapan gilang.
"Kakak kan bawa motor, mana bisa antarin aku. Nggak mungkin kan bonceng tiga, yang ada di tangkap polisi lagi"
"Kamu antar aja Delia, aku juga ada janji sama teman di restoran dekat sini". Bohong frislya.
"Yaudah kalo gitu, biar Gilang aja yang anterin kamu. Ini udah malam" ucap Leon
"Tapi.. kak frislya"
---------
1 bulan berlalu, kedua perusahaan resyah di ambang ke bangkrutan. Sementara Lea, hilang entah kemana.
Semua orang berkumpul di ruangan resyah. Resyah, devano, Reyhan, Leon, Gilang, Delia, Sarah dan defra.
"Masalah sudah sebesar ini, dan Lea menghilang ntah kemana. Anak itu benar-benar menguji kesabaranku" ucap Leon geram
"Lea tidak ada Sekarang. Hanya dia yang bisa membersihkan nama perusahaan dengan mengklarifikasikan semua videonya. Dan bilang, bahwa semua itu tidak benar" ucap Sarah
"Nggak aku nggak setuju. Walaupun Lea ada di sini, mengatakan bahwa video Lea bohong itu bukanlah hal yang tepat" ucap devano
"Hanya itu yang bisa menyelesaikan masalah. Sekarang kita cari Lea, dan paksa dia buat mengklarifikasi semuanya"ucap defra
"Iya emang benar semaunya akan membaik jika Lea mengklarifikasikan semuanya, tapi di videonya Lea itu nggak semuanya salah pa. Dan hal besar lainnya adalah jika Lea mengklarifikasikan dengan mengatakan bahwa postingan dia itu bohongan, dampaknya akan di tanggung Leon dan Perusahaannya. Ini Sama dengan kita membalikkan keadaan kita ke perusahaan Leon"
"Apa yang di katakan devano benar. Aku juga nggak setuju, karena pada akhirnya masalah lain yang akan muncul" ucap resyah
"Tidak apa-apa, semua itu salah kami. Kami akan menanggung resikonya" ucap Leon
"Kak..." Delia menatap tajam Leon
"Jika perusahaanmu dalam masalah, maka pernikahan kamu dan Delia akan tertunda lama nantinya. Sebaiknya kita pikirkan solusi yang lainnya. Yang tidak merugikan pihak manapun. Sesalah-salahnya Lea, aku dan devano ikut andil di dalamnya" ucap resyah
"Kita korbankan saja Perusahaan G-group. Dan selamatkan perusahaan utama terlebih dahulu. Nanti, jika perusahaan utama sudah membaik, kita beli kembali saham perusahaan G-group" ucap devano
"Tidak perlu menjual saham perusahaanya. Aku akan menginvestasikan uang ke perusahaan kalian. Kita akan melakukan kerja sama bisnis. Nanti, kita panggil media dan biarkan mereka tahu. Setelah itu, orang-orang yang memutuskan kontrak kerja dengan kalian akan berpikir kembali. Bukankah Meraka beranggapan bahwa Lea adalah korban. Jika aku berada di pihak kalian, orang-orang akan berpikir kembali tentang video Lea itu"
Baca terus kelanjutan ceritanya ya ☺️ dan jangan lupa baca juga Karya author yang berjudul BAD GIRL dan SILENT DEADLY ya reader's tercinta 🙏🏻☺️