
Bab 90
Lea datang ke perusahaan resyah. Dia bersembunyi ketika melihat devano dan resyah.
"Sial. Ternyata resyah nggak minum susu itu" gumamnya kesal.
Setelah devano dan resyah tak terlihat, Lea mencari-cari office girl suruhannya tadi.
"Resyah tidak meminum susu itu" ucap Lea mendekati office girl suruhannya tadi yang sedang mencuci.
"Suaminya membuang susu itu"
"CK, suaminya itu pacar saya. Jika kau ingin ibumu di rawat dengan baik di rumah sakit. Kerjakan satu hal lagi" Ucap Lea kesal.
"Apa itu" Lea lalu membisikkan rencananya ke office girl itu.
"Ingat jangan sampai gagal lagi" ucap Lea lalu beranjak pergi.
Sementara itu, Gilang baru sampai di hotel. Dia melihat frislya yang mondar-mandir gelisah.
"Kau kenapa" ucap Gilang.
Frislya berhenti berjalan laku berucap "tidak apa-apa"
"Apa ada masalah di hotel"
Frislya menggeleng lalu berucap "tidak ada masalah di hotel"
"Lalu? Kenapa kau terlihat sangat gelisah"
"Apa kau bisa membantuku"
"Jika aku bisa, aku akan berusaha membantumu"
"Bantu aku dengan berpura-pura menjadi Tunanganku, di depan mantan pacarku".
"Apa" ucap Gilang kaget
"Aku mohon kali ini Saja. Aku tidak mempunyai teman laki-laki lain selain kamu"
"Memangnya mantan pacarmu kenapa? Dia masih mengejarmu"
Frislya mengangguk lalu berucap "dia bilang jika dia sudah melihat Tunanganku, dia akan pergi dan tidak akan menganggu ku lagi. Please, bantu aku, ini yang pertama dan terakhir kalinya. Aku meminta bantuanmu"
"Baiklah, aku akan membantumu"
"Sekarang kita pergi ke DR.G CAFFE, dia menunggu ku di sana. Aku janji ini untuk yang pertama dan terakhir kalinya"
Gilang mengangguk
"ayo, kita pergi sekarang. Apa aku boleh ke sana ikut denganmu"
"Terimakasih" ucap frislya. Mereka lalu beranjak pergi ke caffe Delia
20 menit kemudian, mereka pun sampai di DR.G CAFFE. mereka berdua laku turun dan masuk ke caffe itu.
"Di meja nomor berapa mantanmu itu" ucap gilang
"Aku juga nggak tahu" ucap frislya
"Kau telpon dia. Tanya dia sudah di sini atau belum"
"Aku tidak mempunyai nomornya".
"Kalau begitu lihat orang-orang di sini. Apa ada mantanmu di antara mereka"
Frislya melihat-lihat banyaknya orang yang makan di caffe itu.
"Ada". frislya menggeleng
"Mungkin dia belum datang" ucap gilang
"Itu dia" Ucap frislya lalu menarik Gilang untuk mengikutinya.
Frislya dan Gilang sampai di meja Leon dan Delia yang sedang asik berbicara.
"Kau sudah lama di sini" ucap frislya yang ikut bergabung duduk di meja mereka.
Gilang kaget melihat Leon dan Delia laku berucap "jadi, mantanmu itu kak Leon" ucapnya
"Ya. Kau mengenalnya" ucap frislya
"Dia mantan kekasih adikku" ucap Leon
"Oh, kebetulan sekali kalau begitu. Dia adalah Tunanganku. Jika kalian sudah saling kenal baguslah, jadi aku tidak perlu memperkenalkan kalian lagi jika begitu"
"Kalian berdua sudah bertunangan? Kapan?" Ucap Delia
"Kami akan bertunangan secepatnya" ucap frislya gugup
"Bukankah kau bilang kau akan segera menikah dan sudah mempunyai tunangan. Tapi nyatanya kalian belum bertunangan. Apa kalian membuat hubungan pura-pura untuk menipu ku" ucap Leon
"Tidak. Kami memang belum bertunangan karena kami sama-sama sangat sibuk. Kami juga baru menjalin hubungan. Jadi, kami mempunyai rencana jika bisa mengambil cuti kami akan segera melangsungkan pertunangan sehari setelah itu kami akan menikah" ucap frislya mengarang cerita yang meyakinkan
"Maksud mu kalian akan bertunangan sehari sebelum pernikahan" ucap Leon
"Ya. Begitulah"
BACA TERUS KELANJUTAN CERITANYA YA ☺️ DAN JANGAN LUPA BACA JUGA KARYA BARU AUTHOR YANG BERJUDUL "BAD GIRL" DAN "SILENT DEADLY" YA READER'S TERCINTA ☺️🙏🏻