Raanjhana

Raanjhana
Lala Love Song : 03. Nirmala oh Nirmala



Perhatian: Cerita ini mengandung materi dewasa. Kebijakan pembaca sangat diharapkan. Terima kasih.


...💜💜💜...


Anggita Nirmala, atau biasa di panggil Lala. Gadis berusia 24 tahun ini dikenal sebagai gadis yang ceria dan selalu tersenyum. Tak heran atmosfer yang di bawanya sangatlah menyenangkan. Berteman dengannya akan selalu di warnai canda dan tawa. Meski begitu, Lala termasuk gadis pemalu bila bertemu orang baru.


Lala terlahir dari keluarga yang cukup beruntung. Orang tuanya berasal dari kota Semarang. Lala menempuh pendidikannya di kota Jakarta selama empat tahun kemudian kembali ke Semarang setelah lulus.


Lala memiliki kekasih bernama Andreas Wijaya yang sudah dikenalnya sejak 4 tahun silam. Hubungan mereka bisa dikatakan baik-baik saja meski mereka menjalani LDR alias Long Distance Relationship atau hubungan jarak jauh selama dua tahun terakhir sejak Lala lulus kuliah


Mereka biasa bertemu saat akhir pekan menyapa. Jika tak ada kesibukan, Andre selalu menyempatkan diri mengunjungi Lala di Semarang.


Hubungan yang sudah cukup lama berjalan, membuat kedua orang tua Lala menanyakan perihal keseriusan Andreas. Orang tua mana yang tidak khawatir jika anak gadisnya terlalu lama pacaran. Ditambah pergaulan anak jaman sekarang yang semakin mengkhawatirkan.


Dan akhirnya saat Andre berkunjung ke rumah orang tua Lala, disanalah orang tua Lala meminta kepastian. Andre menyanggupi dan mengatakan ia akan melamar Lala dahulu sebelum menginjak ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan.


Tentu saja hal ini di sambut baik oleh keluarga Lala. Bahkan Lala sangat senang saat Andre melamarnya.


Kini mereka telah menapaki babak baru dalam suatu hubungan. Masih belum ke tahap yang lebih tinggi, tapi paling tidak Lala cukup lega karena Andre benar-benar serius dengannya.


Hari itu, Andre beralasan tidak bisa datang ke Semarang karena masalah pekerjaan. Lala pun maklum. Hingga akhirnya Lala yang mengalah dan mengunjungi Andre di Jakarta.


Andre sangat gembira saat menjemput Lala di bandara. Andre membawa Lala ke apartemennya. Lala baru tahu jika Andre telah hidup terpisah dari orang tuanya. Alasannya simpel, ia tidak ingin hidupnya terus diatur oleh orangtuanya.


Lala mengitari seluruh sudut ruangan di apartemen Andre. Lala menuju balkon dengan pemandangan gedung bertingkat disekitarnya.


Saat itu Lala tak pernah merasa curiga sedikitpun dengan maksud Andre yang katanya sibuk dengan pekerjaan, namun nyatanya Andre masih santai di apartemennya. Mungkin saat ini sedang tidak sibuk.


Lala yang sedang menatap keindahan ibukota dari lantai 20, tiba-tiba tersentak kala tangan Andre melingkar di pinggangnya.


"Andre! Kamu bikin kaget saja."


"Aku merindukanmu, La..." suara parau Andre seakan menandakan hal lain.


"Eh?" Lala tak mengerti maksud Andre. Selama ini hubungan mereka memang hanya sebatas pacaran biasa dan tak ada yang aneh. Hanya sesekali berciuman saat ada kesempatan. Maklum, orang tua Lala tidak mengijinkan jika Andre membawanya ke luar rumah.


Kesempatan Lala ini pun ia dapatkan dengan cara berbohong. Lala mengatakan jika ia ada urusan pekerjaan di Jakarta yang mengharuskan dirinya ikut dengan bosnya.


Kembali pada Lala dan Andre yang sedang menikmati balkon. Tangan Andre mulai nakal dan masuk ke kaus yang di kenakan Lala.


"Andre!" Lala memekik dan menahan tangan Andre.


"Kenapa? Kita 'kan sudah bertunangan."


"Tapi tetap saja... Kita belum menikah, Ndre."


"Tenang saja! Bila perlu aku akan langsung menikahimu." Andre bergerilya di tengkuk Lala dan memberikan jejak disana.


Lala memekik kesakitan. Andre membalikkan tubuh Lala. Sungguh kabut gairah telah memenuhi otak Andre. Ia memang sengaja mengundang Lala ke Jakarta agar bisa bersenang-senang.


Tanpa ba bi bu lagi, Andre menyambar bibir manis Lala. Melahapnya habis tanpa jeda. Lala mendorong tubuh Andre karena tak bisa bernafas.


"Andre! Pelan-pelan saja kenapa sih? Bibirku sakit." keluh Lala. Ia memang masih awam dengan hal begini.


"Baiklah, maaf ya sayang. Aku akan melakukannya dengan pelan." Andre mengulangi gerakannya dengan tempo slow motion.


Lala makin terbuai dengan perlakuan Andre. Tanpa terasa ternyata Andre sudah membawanya ke atas ranjang. Lala terbaring dengan Andre yang berada diatasnya.


"Tidak!" seru Lala.


"Tenanglah, La. Aku janji akan melakukannya dengan pelan."


"Apa maksud kamu, Ndre? Kamu bilang kamu sibuk. Karena itu aku yang datang kesini. Tapi ini? Kenapa kau malah berbuat begini?" Lala pun terisak.


"Sayang, jangan menangis. Maafkan aku. Baiklah aku tidak akan memaksamu." Andre mengecup singkat kening Lala kemudian pergi dari apartemen.


......***......


Malam harinya, Andre baru pulang ke apartemen. Andre melihat Lala sudah tertidur di ranjang king size miliknya.


Andre telah selesai memakai pakaian tidurnya, kaus oblong dan celana boxer. Ia segera menemani Lala di tempat tidur. Entah kenapa ide jahil memenuhi otaknya yang mesum.


Tangan nakalnya masuk kedalam celana piyama Lala bahkan menerobos masuk segitiga bermuda milik Lala. Lala masih terpejam karena tubuhnya amat lelah.


Lama kelamaan Lala mulai mende'sah pelan dan melenguh karena ternyata Andre berhasil membuka penutup bagian bawah Lala. Tanpa tahu malu dan permisi, Andre sudah bermain di area yang tak berpenghuni itu.


Andre menyesap dan menggigitnya pelan benda kecil kemerahan itu.


Dan perbuatan Andre berhasil membuat nafas Lala terengah lalu membuka matanya. Ia sangat terkejut karena Andre berani melakukan hal itu padanya.


"Jangan Ndre!!" Lala memekik sambil mencengkeram erat sprei. Ia tak mau sensasi yang luar biasa itu mengalahkan logikanya.


"Aku sangat menyukai ini, Lala. Dan lihatlah, kau sudah sangat siap untuk dimasuki."


"Tidak! Kumohon jangan, Ndre!" air mata Lala kini luruh. Hatinya ingin berontak namun tubuhnya berkata lain. Bahkan ia mulai menikmati sentuhan bibir Andre di area tersensitifnya.


Tubuhnya menggelinjang dan membusung. Lala tak kuat lagi menahan gejolak dalam dirinya. Pelepasan itu pun terjadi. Lala tergolek lemas.


Andre tak mau kalah, dilucutinya kain yang menempel pada bagian tubuhnya. Kemudian ia juga melepas baju milik Lala.


Lala menggeleng. Namun tubuhnya lemas setelah pelepasannya tadi. Maka ia pun hanya pasrah. Dan malam itu, terjadilah apa yang selama ini diinginkan Andre dari kekasihnya itu.


Lala merasakan sakit di sekujur tubuhnya karena ini adalah yang pertama baginya. Ia menangis ketika Andre terus bergerak diatas tubuhnya. Ia merasa bersalah pada kedua orang tuanya. Ia sudah berbohong dan kini ia juga menyerahkan apa yang menjadi pertahanan terakhir sebagai seorang wanita.


Lala menangis pilu. Tubuhnya tak merasakan apapun lagi. Hanya Andre yang merasa puas karena sudah merenggut apa yang selama ini Lala jaga.


Nirmala oh Nirmala. Akankah takdir berpihak padamu?


......***......


Semua keceriaan itu palsu. Semua tingkah laku yang ia lakukan adalah palsu. Setelah kejadian yang menimpa dirinya, ia tak ingin terus terpuruk. Satu-satunya jalan adalah membuat semuanya serasa tak pernah terjadi.


Lala hidup dalam kepalsuan. Hingga akhirnya seorang pria tiba-tiba hadir dengan sikap anehnya. Dia adalah Reza. Di seorang duda cerai yang pastinya usianya telah matang.


Entah sejak kapan, Reza terus mendekati Lala seperti tertarik dengannya. Namun Lala selalu menjaga jarak. Baginya semua pria adalah sama. Mereka mencari kenikmatan sesaat dari seorang wanita.


Hingga akhirnya hari yang harusnya menjadi hari bahagia untuk Lala berubah mendung kala mendengar ketidakhadiran Andre di hari pernikahan mereka.


Seketika tubuh Lala melemas. Ia sudah menyerahkan semuanya pada Andre beberapa bulan lalu. Namun ternyata Andre tidak menepati janjinya. Lala menangis sejadinya di kamar pengantin yang akan menjadi saksi malam bersejarah mereka.


Lala tak tahu lagi harus melakukan apa untuk menahan beban malu yang dialami keluarganya.


Namun secara tak terduga seseorang berseru ingin menggantikan posisi Andre. Lala membulatkan mata saat tahu siapa orang itu.


"Saya bersedia menggantikan mempelai pria yang tidak hadir itu!" seru Reza.


"Tidak! Aku tidak mau!" balas Lala.


......***......


#bersambung


"Buat yg mau ikutan giveaway masih bisa ya genks. caranya mudah saja, pilih dari ke 3 cerita yg ada di Raanjhana dan part berapa yg paling kalian sukai beserta alasannya semenarik mungkin. dan post di kolom komentar."


Jangan lupa tinggalkan jejak ya kesayangan 😘😘


👍LIKE


💋COMMENTS


🌹GIFTS


💯VOTE


...THANK YOU...