My Husband Is My Secret Lover

My Husband Is My Secret Lover
Yoshi POV - Dendam dan Cinta



Satu tahun berlalu dan tak banyak yang berubah dari kehidupanku di sini. Opa yang masih terbaring di ruang ICU dan Mama yang sudah mulai memiliki sedikit semangat hidup.


Saat ini aku sedang sibuk menjalani pendidikanku di salah satu universitas ternama di Kota London, prestasiku cukup baik, hingga saat ini perlahan aku mulai terjun ke perusahaan dengan dibantu oleh orang orang kepercayaan Papa dulu.


Tak butuh waktu lama untukku dalam belajar mengembangkan bisnis software kami, karena memang sejak di bangku sekolah menengah papa dan opa sering mengajari dan mengenalkanku pada bisnis keluarga kami itu, bahkan CEO dan Owner dari perusahaan kami itu sekarang sudah tercatat atas namaku meskipun aku masih dalam masa pendidikan.


Namun para rekan bisnis di perusahaan sangat mempercayai kemampuanku. Kesibukan di dunia kerja dan kuliah membuatku hampir tak ada waktu untuk memikirkan hal lain.


Aku terlalu fokus dalam karirku saat ini, semua kulakukan demi opa dan mama, aku ingin mereka kembali seperti semula, sehat dan bahagia meskipun tanpa kehadiran papa.


Hingga pada suatu hari, aku mendapat sebuah informasi yang sangat mengejutkanku.


"Tuan, kami berhasil melacak kronologi bagaimana Tuan Besar dahulu mengalami kecelakaan," kata David memasukki ruang kerjaku. Terus terang aku sangat senang mendengar itu, sebab selama satu tahun penuh kami melakukan penyelidikan tanpa hasil.


"Katakan, bagaimana kronologinya?" Jawabku tak sabar menunggu laporan dari David.


"Menurut laporan dari yang kami terima, Ayah anda dulu mengalami kecelakaan karena kelalaiannya sendiri, saat itu kondisi psikologis Tuan besar memang sedikit terganggu akibat masalah hukum yang menjeratnya," kata David.


Sontak pernyataan itu membuatku terkejut, sejak kapan papa memiliki masalah hukum, dan karena kasus apa.


"Masalah hukum? Apa maksudmu?" tanyaku pada David.


"Jadi menurut informasi, Tuan Besar hampir tertangkap oleh aparat hukum karena tuduhan pembobolan informasi penting milik Negara." Kata David, aku sungguh tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.


Aku tau ayahku memang seorang hacker yang hebat tetapi aku rasa dia tidak mungkin melakukan hal tercela seperti itu.


"Apa kau yakin? Bagaimana itu bisa terjadi?" tanyaku menuntut penjelasan lebih kepada David.


"Seorang Agen BIN ( Badan Intelijen Negara) saat itu sedang menyelediki kasus itu, dan menyatakan bahwa Ayah anda bersalah tuan." Kata David.


Aku sangat murka mendengar semua itu, berani-beraninya Agen Intel itu memberikan tuduhan tanpa bukti pada Ayahku.


"Bagaimana status kasus itu sekarang?" Tanyaku pada David.


"Penyelidikan kasus itu terhenti Tuan, karena kurangnya bukti yang terkumpul dari Agen Rahasia tersebut, saat itu Ayah anda sangat depresi mengetahui bahwa dirinya terlibat dalam kasus itu hingga sepulang dari penyelidikan polisi, kecelakaan yang telah merenggut nyawa Ayah anda itupun terjadi. " Kata David.


Mendengar penjelasan itu membuat otakku mendidih, bagaimana mungkin seorang Badan Intelijen Negara bisa melakukan kecerobohan seperti itu, menuduh seseorang yang tak bersalah dalam kasus rumit seperti itu.


Apa yang dia lakukan sebenarnya? Apakah dia hanya ingin menjatuhkan keluargaku saja atau apa, aku yakin ayahku tidak bersalah, saat itu ayahku memang belum sempat di tahan oleh polisi tetapi karena tuduhan itu, aku kehilangan sosok ayahku selama lamanya.


Dan yang lebih menyakitkan adalah keadaan dari mama dan opa sekarang, orang-oang yang kusayangi ini harus menjadi korban dari keteledoran Agen Rahasia itu.


Aku tak peduli apakah ayahku benar-benar bersalah atau tidak, yang pasti saat ini manusia tersebut harus mempertanggungjawabkan semua yang telah ia lakukan kepada keluargaku.


"Opa, Mama, Papa, Ricko berjanji akan membalaskan dendam ini " kataku sambil mengepalkan tanganku ke meja.


"Tuan, sebenarnya jika kita dapat menemukan laptop Tuan besar yang berada di ruang kerjanya kita bisa mendapatkan beberapa petunjuk untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi saat itu." Kata David sambil berfikir.


"Lalu di mana Laptop itu sekarang?" tanyaku.


"Ada pada Kakek anda Tuan, terakhir kali orang yang menggunakan laptop tersebut adalah kakek anda sebelum kecelakaan yang menimpanya waktu itu," kata David


Astaga lagi-lagi opa berulah, entah apa yang sudah aku lakukan di kehidupanku yang terdahulu hingga aku harus mengalami masalah rumit seperti ini di masa sekarang.


Aku berjanji aku akan membuat perhitungan dengan Agen Rahasia itu , Aku akan membuatnya merasakan apa yang sudah kurasakan saat ini termasuk untuk membuat seluruh anggota keluarganya juga menderita seperti opa dan mama.


Sama seperti dia yang telah membuat keluargaku menderita.


"David, temukan informasi mengenai Anggota BIN tersebut," perintahku kepada David.


"Sebenarnya kami sudah memiliki beberapa informasi tentang agen rahasia itu tuan," kata David.


"Benarkah? Tunjukkan padaku datanya sekarang juga," kataku kepada David, ini yang sangat aku sukai dari asisten kepercayaanku ini, dia selalu selangkah lebih cepat dari perintah yang bahkan belum kuajukan padanya.


"Ini Tuan." Kata David sambil menyerahkan sebuah map berisi beberapa lembar kertas di dalamnya.


Segera kuambil kertas tersebut, halaman utama berisi tentang tempat tinggal dan juga pekerjaan orang tersebut.


Dan di halaman kedua inilah yang membuat mataku terbelalak dan otakku berhenti bekerja dalam sekejap, sebuah informasi tentang identitas dan anggota keluarga dari pria tersebut.


Pramuja Aditama ( Anggota Badan Intelijen Negara)


Larissa Aditama ( Istri )


Lanthana Aditama ( Anak pertama )


Laluna Aditama ( Anak kedua )


Degggg...


Hening beberapa saat.


Seketika jantungku terasa berhenti berdetak melihat data dari anggota keluarganya.


La-Lan-Lanthana, benarkah ini Ana? Seketika kulihat foto tersebut.


Mataku tak membohongiku, benar saja ini Ana, Ana gadisku. Kuperhatikan lekat-lekat foto gadis ini.


Satu tahun berlalu tak mengubahnya, dia tetap saja cantik seperti dulu. Dalam hati kecilku sedikit bersorak gembira, akhirnya aku menemukan informasi tentang dirinya, namun kenyataan pahit kembali menyadarkanku lagi


Bagaimana mungkin ini bisa terjadi ? bagaimana bisa aku mencintai putri dari seseorang yang telah menghancurkan keluargaku. Aku ingin tidak percaya dengan semua ini, tetapi kenyataan yang telah meyakinkanku.


Jadi selama ini keluarga itu telah melakukan penyamaran di Kota itu demi melakukan penyelidikan dan memata-matai keluargaku.


Sangat cerdik, bahkan mereka menjalani kehidupannya sebagai keluarga yang sangat sederhana di sana, dengan hanya menggantungkan hidupnya dari kebun dan toko kelontong milik mereka, ini sangat epic.


Aku bahkan beberapa kali telah menolong Ana karena menganggapnya sebagai anak dari keluarga yang kurang mampu, tetapi tunggu apakah Ana mengetahui tentang semua ini. Apakah dia mengetahui siapa sebenarnya Ayahnya.


Aku tidak yakin Ana tau tentang identitas Ayahnya yang sebenarnya, bahkan mungkin adiknya ataupun Ibunya juga tidak tahu menahu tentang ini.


Seorang Agen Rahasia Negara tidak akan mudah mengungkapkan identitasnya kepada sembarang orang termasuk anggota keluarganya sendiri, bahkan mereka memiliki identitas ganda demi melakukan sebuah misi rahasia


Aku meminta David untuk menyelidiki semua ini, jika terbukti memang keluarga Ana terbukti bersalah. Lihat saja An, aku akan benar-benar membalasmu.


POV Yoshi End