
INEVITABLE WAR (The Lion and Water Maiden)
Karya Projectsairaakira - Anonymous Yoghurt
Copyright ©2018, Anonymous Yoghurt in Projectsairaakira
Hak cipta dilindungi undang-undang
All rights reserved
Versi yang ditampilkan di mangatoon adalah versi sensor - untuk versi unedited & uncut silahkan lihat di sumbernya langsung, projectsairaakira dot com/ download aplikasi PSA vitamins Reader di googleplay
W A R N I NG - D I S C L A I M ER
Softcopy ebook buku ini didistribusikan secara resmi hanya melalui Google playbooks oleh projectsairaakira
Ebook Inevitable War berisi 17 PART BONUS yang tidak akan ditemukan dimanapun selain di ebook ( 7 part menceritakan kisah cinta dari 7 pemimpin Zodijak + 10 Part Inevitable Encounter yang khusus menceritakan tentang kisah Kaza dan Sasha )
Jika benar itu yang terjadi, maka seberapa kuat anak yang ada di dalam kandungan Mischa? Jenis seperti apakah yang akan terlahir nanti? Karena bahkan anak itu bisa menahan apa yang tidak bisa ditahan oleh Aslan yang merupakan sosok terkuat saat ini di antara Bangsa Zodijak.
Tangan Aslan bergerak dengan cepat sebelum Mischa bisa menolak, menyingkap selimut yang menutupi tubuh Mischa hingga membuat perempuan itu telanjang di bawahnya.
Mischa berseru marah dan berusaha menarik selimut itu kembali, tetapi Aslan menahan tangan dan tubuh Mischa supaya tetap berbaring tak bergerak di bawah tubuhnya.
Sebelah tangan Aslan lalu bergerak untuk menangkup perut Mischa, merasakan permukaannya yang keras dan membuncit daripada sebelumnya.
Baru beberapa lama dia terpisah dari perempuan ini dan perutnya sudah membuncit.
Ada berapa anak-anaknya yang berada di dalam perut Mischa? Apakah lebih dari satu? Ataukah akan ada tujuh anak seperti Aslan dan saudara-saudaranya? Apakah Mischa akan kuat menanggung anak sebegitu banyak dengan perut manusianya?
Sebelum mereka berdua sempat mematahkan keheningan itu, tiba-tiba saja terdengar suara keras dari dalam perut Mischa, suara bayi yang kelaparan dan menagih makanan, padahal baru saja diberi makanan sebelum Aslan memanen Mischa tadi.
Mata Aslan bertemu dengan mata Mischa yang wajahnya tampak memerah karena malu. Aslan tidak ingin memulai konfrontasi meskipun lidahnya terasa gatal untuk menggoda dan memancing kesabaran Mischa. Pertemuan mereka setelah dipisahkan paksa dan usaha untuk mendapatkan Mischa kembali terlalu berharga saat ini untuk dipecahkan dengan pertengkaran.
Aslan berguling dari atas tubuh Mischa, dia berdiri di atas ranjang dan tanpa diduga membungkukkan tubuh dan menundukkan kepala untuk mengecup perut Mischa yang telanjang. Membuat Mischa terkesiap kaget dan beringsut menjauh dengan refleks.
Bibir Aslan menipis karena bahkan dia tidak mengerti kenapa dirinya melakukan itu. Bangsa Zodijak tidak pernah bersikap hangat kepada wanitanya. Kaum laki-laki biasanya melakukan kewajiban untuk menjaga dan melindungi istrinya yang mengandung, tetapi hanya itu.
Segalanya dilakukan berdasarkan kewajiban, tidak ada elusan atau sentuhan lembut emosional yang dibagi oleh kaum laki-laki kepada perempuan Zodijak. Mereka bereproduksi karena kewajiban, dan jika anak yang mereka inginkan dilahirkan, kaum perempuan itu akan disingkirkan dan tidak disentuh lagi sebagai pertanda bahwa kontrak reproduksi mereka telah selesai.
Aslan menggelengkan kepalanya seolah ingin mengusir pikiran yang mengganggu. Ditatapnya Mischa dengan tajam, sementara tatapan matanya berubah kelam.
“Bangunlah, aku akan memberimu dan anakmu makan,” mata Aslan menelusuri keseluruhan diri Mischa dengan penuh gairah sebelum kemudian melanjutkan. “Setelah itu kita bisa melakukan hal-hal yang lainnya lagi,” tambahnya dengan suara serak penuh hasrat.
Tanpa menunggu persetujuan Mischa, Aslan membalikkan tubuh untuk membuka lemari makanan yang tersedia di kamar itu. Tetapi perhatiannya teralihkan ketika mendengar ketukan di pintu kamarnya.Sebuah ketukan yang mengganggu dari sosok pengganggu yang sudah pasti akan mengusik kesenangan Aslan.
“Aslan? Kau harus membawa Mischa ke ruang pertemuan. Kita harus bicara.”
Itu suara Akrep yang penuh tekad, dan Aslan tahu bahwa Akrep tidak akan berhenti menggedor sampai Aslan membuka pintunya.
Kaza meletakkan nampan penuh makanan itu di nakas yang ada di dekat ruang perawatan. Dia menyempatkan diri ke ruangan ini untuk memasang lensa di matanya sebelum kemudian menatap dirinya di cermin.
Matanya yang kini tak legam lagi tampak menajam ketika dia memindai wajahnya sendiri.
Dengan lensa mata palsu seperti manusia ini, dirinya benar-benar tampak seperti manusia. Penampilan luar Bangsa Zodijak memang susah dibedakan dengan manusia jika dipandang dari jarak tertentu seperti ini.
Tubuh mereka memang lebih tinggi, lebih besar dan kuat dibanding manusia, tetapi secara ukuran tubuh, mereka tidak tampak seperti raksasa besar yang mengerikan melainkan masih di ukuran tubuh wajar yang masih bisa diterima manusia. Meskipun organ dalam mereka memiliki cara kerja berbeda dengan manusia, tetapi cangkang mereka sangatlah mirip. Yang jelas membedakan adalah permukaan kulit mereka yang keras dan sangat kuat, berbeda dengan kulit manusia yang rapuh serta mudah tersayat, tetapi itupun baru ketahuan setelah disentuh.
Kaza menipiskan bibirnya tidak suka. Menahan perasaan bergejolak yang bertolak belakang dengan pikirannya. Dengan lensa mata palsu yang dipasangnya sukarela ini, secara tidak langsung dia telah merendahkan dirinya sendiri, menurunkan derajatnya dengan berpenampilan seperti manusia lemah yang sangat dia benci.
Lalu kenapa Kaza tidak merasa keberatan melakukannya? Apakah menjaga supaya Sasha tidak ketakutan lebih penting daripada menjaga harga dirinya sendiri?
Kaza tidak mampu menjawab pertanyaan itu. Yang bisa dilakukannya adalah menyambar nampan penuh makanan tersebut dan membawanya dengan langkah kasar penuh kemarahan untuk menemui Sasha kembali.
Manusia-manusia yang berlidung di balik reruntuhan itu langsung kocar-kacir menyelamatkan diri ketika insting mereka mengatakan bahwa musuhlah yang datang, bukan kawan yang hendak membantu.
Dua sosok di balik reruntuhan tampak bersembunyi di kegelapan dengan tubuh gemetar ketakutan. Itu adalah seorang ibu dan anak perempuannya yang tampak lemah kesakitan.
Beberapa waktu yang lalu, anak perempuannya itu mengalami fenomena aneh yang tak terduga. Anaknya itu kehilangan kesadaran, tubuhnya melayang dan mengeluarkan cahaya biru yang memancar ke udara. Kejadiannya cukup singkat tapi benar-benar mengejutkan. Setelah anak perempuannya memancarkan cahaya yang sangat terang, tiba-tiba anaknya itu terbanting ke tanah dalam kondisi tak sadarkan diri dan baru bisa dibangunkan beberapa saat kemudian, tidak ingat apa-apa dan sangat lemah.
Sang Ibu sudah berusaha menyembunyikan apa yang terjadi pada anaknya, tetapi firasatnya berkata bahwa pesawat itu datang karena mengendus apa yang terjadi pada anak perempuannya.
Mungkinkah anaknya ini tanpa sadar adalah korban eksperimen para alien Zodijak yang mengerikan?
Sang Ibu sering mendengar bahwa para alien Zodijak suka menculik manusia untuk dijadikan eksperimen. Manusia-manusia malang yang menjadi korban biasanya tak kembali lagi, entah mati atau menjadi budak tanpa hati.
Tetapi bagaimana itu terjadi? Sang Ibu sangat yakin bahwa sejak dilahirkan, anak perempuannya itu tidak pernah terpisah atau diambil dari dirinya… bagaimana mungkin anak perempuannya bisa mengeluarkan cahaya biru terang di luar logika dari dalam tubuhnya.
Pesawat itu sepertinya sudah mendarat karena suara gemuruh yang dibawanya terdengar semakin kencang dan menyeramkan. Sang Ibu sudah cukup renta, usianya yang setengah baya memperlambat langkahnya untuk memapah tubuh anaknya yang lunglai supaya bisa meninggalkan tempat itu untuk bersembunyi dan menyelamatkan diri.
Langkahnya terseret sementara napasnya terengah ketika dia berhasil menyeret anaknya hingga beberapa meter jauhnya. Tetapi kemudian, ada naungan bayangan tinggi besar yang tiba-tiba saja berdiri di depan mereka.
Sang Ibu mengangkat kepalanya dengan ketakutan untuk melihat siapa sosok yang menghalangi mereka, dan jeritan keluar dari bibirnya ketika menemukan sosok berjubah putih dengan tubuh kuat yang berdiri dekat di depannya.
Yang paling menakutkan adalah mata sosok itu yang berwarna hitam legam mengerikan.
Bangsa Zodijak!
Jeritan ibu itu tidak berlanjut karena sosok Zodijak itu tiba-tiba mencengkeram lehernya dengan satu tangan, lalu dengan mudah melempar tubuhnya hingga terbanting jauh di tanah ujung sana sampai kehilangan kesadaran.
Imhotep menatap sosok perempuan muda yang tampak ketakutan ketika menyadari bahwa ibunya telah dipisahkan dengan keji dari dirinya.
Perempuan itu terlihat sangat lemah, tubuhnya lunglai dan terhuyung ketika mencoba melangkah mundur menjauh dari Imhotep untuk menyelamatkan diri.
Sayangnya Imhotep tidak berniat melepaskan perempuan muda itu dari cengkeramannya. Ditangkapnya perempuan muda itu, dicengkeramnya lehernya hingga perempuan itu tidak bisa bergerak sementara matanya menelusuri diri perempuan muda itu dengan puas dan hidungnya mengendus aroma khas darah yang dikenalinya dengan seksama, memastikan bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan.Imhotep menyeringai, menatap perempuan muda itu dengan mata hitamnya yang menyeramkan.
“Sudah waktunya ‘ayah’ datang menjemputmu, anakku. Kau akan sangat berguna bagiku nanti,” ujarnya dengan suara serak penuh ancaman.
Hello.
Author mengucapkan terima kasih atas like tiap part, komentar, favorit, rate bintang lima dan juga VOTE RANKING yang diberikan oleh pembaca sehingga Novel author yang berjudul Essence Of The Darkness selalu masuk ke ranking.
Ebook Essence Of The Darkness/ EOTD telah tersedia dan bisa dibeli di G00gle play book.
Kata kunci di g00gle book :
Masuk ke playstore ---> pilih BOOK ---> masukkan kata kunci: Anonymous Yoghurt
Diterbitkan oleh projectsairaakira.
Bonus khusus 10 Part EOTD ekslusif hanya ada di Ebook sebagai berikut :
EOTD Bonus 1 : Morning Sick
EOTD Bonus 2 : Penyesalan
EOTD Bonus 3 : Anti Akram
EOTD Bonus 4 : Menjaga Jarak
EOTD Bonus 5 : Perpisahan
EOTD Bonus 6 : Memeluk Lagi
EOTD Bonus 7 : Rekonsiliasi
EOTD Bonus 8 : Permintaan Istri
EOTD Bonus 9 : Anugerah Terindah
EOTD Bonus 10 : Ayah Bahagia
Terima Kasih.
AY