In Love

In Love
Terjebak Cinta Lama Part 2



"Ohh.. iyaa Bik..


Terima kasih yaa bik.." sahut Mama pada bik Inah.


...*****...


Mama pun segera menyahuti telfon dari Putri kesayangan tersebut.


"Hallo, sayang.."


"Ada apa Mirr? Tumben banget nih nelfon mama siang siang gini?"


Timpal mama sedikit heran setelah mengangkat telepon genggam tersebut.


Soalnya tak biasanya Putri nya ini menelepon jika tak ada urusan yang sangat mendesak.


"Assalamualaikum Maa, hehe.. iyaa Maa.. ada yang mau Mira katakan sama Mama.."


Sahut Mira pada sang Mama dengan perasaan penuh haru.


"Wa'alaikumussalam Warahmatullahi wabarakatuh, Sayang.. Mira mau ngomong apa? Ayo bilang sama Mama."


Balas Mama dengan sedikit penasaran.


"Itu Maa.. Hasil seleksi penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri sudah keluar Ma.. Dan.. Alhamdulillah Mira lulus Maa.."


Sahut Mira dengan air mata yang sudah meleleh penuh haru.


"Alhamdulillah.. Akhirnya sayang..


Impianmu selama ini kamu cita-cita kan perlahan sudah berhasil kamu gapai.. Semoga selalu dilancarkan ke depan nya yaa Sayang.. Mama sama Papa bangga sama kamu.."


Ucap Mama penuh syukur dan haru..


Karena Mama Mira tahu impian sang Putri untuk menggapai sesuatu yang ia minati..


"Aamiin Allahumma aamiin..


Makasih yaa Ma udah slalu support Mira dan slalu ada untuk Mira.."


"Yaudah Maa, Mira tutup dulu telfon nya yaa maa.. Mira cuma mau bilangin ini aja sama Mama, Mira susulin teman teman Mira dulu yaa Maa.. Assalamualaikum Ma.." Pamit Mira pada sang Mamaa, kemudian menyimpan Handphonenya kedalam tas.


"Iyaa Sayang.. Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh."


Mama pun kembali melanjutkan aktivitas nya ditaman bunga, menata bunga bunga yang baru saja ia beli kemarin..


Ada beraneka ragam bunga yang telah ia pesan ditoko bunga bunga kemaren. Ada bunga Mawar, bunga Rose, dan lainnya..


...****************...


Di Sekolah 2x11 VI Lingkung.


Suasana dilapangan sekolah masih sangat ramai. Banyak dari mereka yang sudah berhamburan ke kantin, kelas dan ada juga yang bermain bola di lapangan.


Semua siswa cukup menikmati kebersamaan mereka disekolah saat ini.. Karena mungkin setelah ini mereka akan susah untuk berkumpul bersama lagi.


Jalan hidupnya sudah mulai berbeda beda, ada yang merantau ke kota seberang, ada juga yang tetap dirumah membantu usaha keluarga nya, serta tak banyak dari mereka yang memilih untuk melanjutkan pendidikannya ke Universitas Negri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Seminggu berlalu..


Semua siswa kembali berkumpul di suatu tempat yang telah ditentukan untuk mengemukakan pendapat antar sesama siswa kelas XII. Baik jurusan IPA maupun IPS, semuanya diperkenankan hadir dalam rangka Persiapan Perpisahan mereka di sekolah nantinya.


Mulai dari susunan Rundown acara, Penampilan dari perwakilan perkelas yang akan di sumbangkan saat acara berlangsung dan juga membahas tentang Persiapan Gaun, kebaya atau baju batik untuk wanita, maupun kemeja, serta Tuksedo ataupun Jasnya, untuk para pria.


Pilihan warna Gaun beserta kemejanya pun sudah ditentukan. Untuk pakaian kemeja para Pria dipadukan atau disesuaikan dengan warna gaun yang akan digunakan wanita. Lengkap dengaan pernak pernik lainnya juga sudah dicatat.


Alhasil rapat hari ini sudah ditentukan siapa yang akan membeli dasar bahan untuk pakaian perpisahan tersebut.


Berdasarkan hasil voting dan bincang bincang bersama dipilih lah Miranda, Azizah, Annisa dan Ayuni yang akan membelinya.


Serta didampingi oleh 4 orang cowok yang akan membantu membawa barang barang tersebut nantinyaa. Ada Rizwan, Fauzan, Tyo dan Aryanda.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung....