In Love

In Love
Tak Sadarkan Diri



"Ayah, ku harap ayah berhenti berjudi mulai sekarang... Takutnya aku sudah tidak sanggup membayar hutang-hutang judimu lagi." ucap Selena dingin, ia kecewa dengan ayahnya.


"Cih, iya iya ayah akan berhenti berjudi! " Timpal ayahnya.


"Aku harap ayah menepati ucapan ayah barusan." Ucap Selena dingin. Kemudian Selena kembali ke kamarnya.


"Ayah berjudi lagi."


...****************...


Saat hendak kembali ke kamarnya, ayah Selena tiba-tiba menarik lengannya dengan kasar. Ayah Selena mulai memutari Selena dan mengamatinya Selena secara teliti.


"Hei, Selena bajumu bagus juga, kalau di jual pasti sangat mahal! Kamu pasti punya pacar orang kaya kan ? jujur pada ayah, İya kan ?" sembari menyengir penuh arti apapun yang berbau dengan uang ayahnya sangat antusias.


"Dan juga kamu pasti bisa melunasi hutang judi ayah, padahal nominalnya tidak sedikit lohh.. kamu bahkan bisa mendapatkan uang sebanyak itu untuk melunasi hutang judi ayah dalam waktu singkat. Gajimu saja tidak mungkin bisa terkumpul secepat itu ya kan ?"


Baru sadar hutangnya tidak sedikit ya, heh ?


"Ayah tidak penting dari darimana aku mendapatkan uang untuk melunasi hutang ayah. Jika ayah peduli pada ku tolong ayah berhenti berjudi, aku sudah lelah membayar hutang judi ayah yang sangat banyak."


"Cih Selena jangan sok mengajari ayah deh, kamu ini tau apa. Sini beri ayah uang, ayah mau pergi ke tempat teman-teman ayah sebentar. Jangan pelit sama ayah."


"Ayah! ayah mau pergi berjudi lagi ?!!* ucap Selena dengan nada tinggi.


Selena sangat marah melihat kelakuan ayahnya, yang baru beberapa menit bilang tidak akan berjudi sekarang sudah mau mengingkarinya.


"Ayah tadi kan bilang tidak akan judi lagi! Tapi apa? Semua yang keluar dari mulut ayah selalu ayah ingkari. Dan selalu saja ayah menyuruh dan memaksa ku untuk melunasi hutang judi ayah jika kalah, apa ayah pernah memikirkan Selena sekali saja?" Teriak Selena berbicara dengan nada tinggi, hatinya benar-benar kecewa dan terluka karena sikap sang ayah.


Selalu saja begitu, selalu memaksa ku minta uang untuk pergi judi. Kalau tidak judi pasti mabuk-mabukan. Arggghhhhh.. Kesabaran Selena sudah tidak tersisa lagi.


Jika ia terus terusan membiarkan ayahnya seperti ini,maka Selena lah yang akan menjadi sapi perah bagi ayahnya jika kalah judi lagi.


"Selena tidak punya uang ayah!" Jawab Selena pada sang ayah.


"Haaaaaahhh tidak punya uang?! Alasan! Kamu pasti bohong pada ayah kan, kemarikan tasmu biar ayah lihat sendiri ada uang apa tidak!" Ucap ayah Selena yang bersikeras meraih tas Selena, Namun Selena dengan cepat mundur.


"Anak sialan! Berani beraninya kamu melawan dan membantah ayah sekarang?" teriak ayah Selena dengan sangat marah.


Kemudian ayahnya mengambil vas dan memukul kepala Selena karena tidak menuruti kemauan nya.


PRAKKK !!


Dug.. Selena terhempas dan jatuh ke lantai, banyak sekali darah yang bercucuran dari kepalanya sehingga memenuhi lantai.


Demi pergi untuk berjudi ayahnya tidak segan-segan memukul kepala putrinya sendiri dengan vas bunga sampai berdarah.


...****************...


*Bersambung..


...****************...


... Jangan lupa Rate, Like dan tinggalkan Komentar nya yaa 💜*...