I Love You My Baby

I Love You My Baby
ILYMB 90



Tin.. tin..


Bunyi klakson yang dinyalakan dua kali rupanya tidak mampu membuat seorang satpam yang sedang berjaga di posnya bergeming. Dad Nara segera turun dari mobilnya kemudian menghampiri pintu gerbang kediaman Handoko.


"Pak!" Teriak dad Nara seraya memencet bel yang ada di samping pintu gerbang. Satpam tersebut terlihat menoleh ke arah pintu gerbang kemudian segera melepaskan benda kecil yang sejak tadi menyumpal kedua telinganya. Pantas saja satpam itu tidak mendengarnya, rupanya benda kecil sialan itu yang menghalangi pendengarannya. Gumam dad Nara mengumpat dalam hati.


Pak satpam segera berlari ke arah pintu gerbang kemudian membukanya.


"Mau ca- Eh, pak?" Pak satpam tersebut tersentak kaget saat melihat orang yang tidak dikenalnya itu menerobos masuk setelah ia berhasil membuka pintu gerbang.


Nara berlari seperti orang kesetanan menuju ke pintu rumah kediaman Handoko. Satpam tersebut pun juga ikut berlari mengejarnya. Mama Anja yang melihat suaminya itu langsung turun dari mobil dan bergegas menyusul suaminya.


Klek.. klek..!!


"Br3n9$3k! Buka pintunya!" Teriak dad Nara seraya memutar-mutar handel pintu.


"Pak, pak, tenang dulu. Bapak bisa saya laporkan ke polisi dengan tindakan bapak yang seperti ini." Ancam satpam tersebut.


"Buka pintunya br3n9$3k!" Dad Nara langsung mencengkram kerah baju satpam tersebut hingga membuat Pak satpam ketakutan.


"I-iya pak, tenang dulu."


"Br3n9$3k! Kamu suruh saya tenang, sedangkan putri saya di dalam, dalam bahaya!" Teriak Nara tepat di depan wajah satpam tersebut. "Buka pintunya!"


"Tap-tapi saya nggak bawa kuncinya Pak."


"DOBRAK sialan!"


"I-iya pak!" Pak satpam tersebut pun langsung mengambil ancang-ancang untuk mendobrak pintu rumah kediaman Handoko.


Braakk!!


Sekali dobrakan tidak mampu membuat pintu kokoh tersebut terbuka. Pak satpam itu pun kembali mengambil ancang-ancang lagi. Nara yang melihat itu segera ikut memposisikan dirinya untuk mendobrak pintu.


Braakk!!!


"Aaahh! Jangan El! Aku mohon, jangan lakukan itu!" Samar-samar dad Nara mendengar suara teriakan putrinya itu. Dad Nara pun langsung blingsatan mencari sumber suara itu dan menemukan sumber suara tersebut saat ia berada tepat di depan pintu sebuah kamar. Tanpa pikir panjang dad Nara langsung menendang pintu tersebut.


Braakk!!!


Dan dalam satu kali tendangan pintu yang tidak dikunci itu langsung terbuka lebar. Terpampang lah sebuah pemandangan yang membuat hati seorang ayah dan ibu terasa tersayat-sayat saat melihat anak perempuannya berada di bawah kungkungan seorang laki-laki.


"Br3n9$3k! B@jin9@n!"


Bugh!!!


Dad Nara langsung menendang dengan keras punggung laki-laki yang berada di atas anaknya hingga laki-laki yang tak lain adalah Elmer kekasih anaknya itu terjungkal dan membentur kerasnya lantai kamar.


Dad Nara langsung merangsek mendekati Elmer, sedangkan Mama Anja langsung mendekati putrinya dengan isak tangis yang terdengar menyayat hati. Mama Anja segera membantu putrinya itu untuk bangun dan merapikan pakaiannya kembali. Beruntung baru atasannya saja yang terkoyak dan tidak berbentuk. Sedikit saja mereka terlambat, Mama Anja tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan putrinya itu.


Dad Nara yang sudah seperti orang kesetanan langsung melayangkan pukulan bertubi-tubi ke wajah Elmer hingga membuat wajah Elmer babak belur. Hidung dan sudut bibir Elmer nampak mengeluarkan darah.


Pak satpam yang sejak tadi berada di dalam kamar tersebut sebenarnya ingin melerai keduanya. Namun ia juga merasa bahwa apa yang dilakukan oleh majikannya itu tidak pantas untuk diampuni. Ia juga memiliki seorang anak perempuan, bagaimana jika kejadian ini menimpa anaknya? Sudah pasti dia juga akan melakukan seperti apa yang dilakukan oleh dad Nara untuk melindungi putrinya.


*****


*****


*****


*****


*****


Lope-lope sekebun Pare 😘😘πŸ€ͺπŸ€ͺ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh β˜•β˜•πŸŒΉπŸŒΉ