I Love You My Baby

I Love You My Baby
ILYMB 75



Dua hari kemudian, hari ini adalah hari pernikahan Laras dan Seno yang akan diselenggarakan di rumah Bu Mayang.


Pagi-pagi sekali Anja sudah heboh membangunkan anak perempuannya yang tidur di kamar sebelah bersama Mbak Tini.


Tok.. tok.. tok..


Mendengar ada yang mengetuk pintu kamarnya, Mbak Tini segera membuka matanya dan melirik jam yang bertengger di atas nakas samping tempat tidurnya, yang ternyata sudah menunjukkan pukul lima pagi. Mbak Tini segera bangkit kemudian mengayunkan langkahnya menuju pintu.


"Sudah bangun mbak?" Anja langsung menerobos masuk setelah pintu dibuka oleh Mbak Tini.


"Baru saja non, tapi kakak masih tidur."


"Sayang," Anja mengelus kepala anaknya. "Ayo bangun kak." Dengan lembut Anja membangunkan anak perempuannya. Perlahan Radha mengerjapkan matanya.


"Mama?" Radha mengucek matanya yang masih terasa lengket.


"Ayo bangun, kakak mau mandi sendiri apa sama mama?"


"Mama!" Radha merentangkan kedua tangannya. Anja pun langsung menyambut kedua tangan anaknya. Anja menggendong anaknya masuk ke dalam kamar mandi.


"Sayang, boy nangis!" Teriak Nara saat memasuki kamar sebelah bersamaan dengan Anja yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan menggendong anaknya. Nara langsung kembali lagi ke kamarnya karena takut anaknya terjatuh dari atas ranjang.


"Iya sebentar mas." Anja pun ikut berteriak. "Kakak ganti baju sama Mbak Tini ya? Mama gantian mau mandiin adik." Radha hanya mengangguk. Anja segera meninggalkan kamar tersebut. Mbak Tini langsung memakaikan baju yang sudah disiapkan kepada Radha.


"Sayang," Anja masuk ke dalam kamar dan mendapati suaminya yang menggendong baby Oka berusaha menenangkan anaknya. Baby Rendra yang mendengar tangisan adiknya pun ikut terbangun.


"Mama!" Baby Rendra langsung terduduk. Anja tak jadi menghampiri suaminya karena baby Oka sudah kembali terlelap. Anja lalu menghampiri baby Rendra yang memanggilnya.


"Abang sudah bangun? Ayo mandi sayang." Anja segera mengangkat anaknya dari atas tempat tidur dan membawanya masuk ke dalam kamar mandi. Sedangkan Nara dengan hati-hati membaringkan kembali baby Oka ke atas tempat tidur. Namun saat baru saja punggung baby Oka menyentuh tempat tidur, ia sudah kembali membuka matanya dan mencebikkan bibirnya pertanda tangisnya akan kembali pecah. Nara pun segera meraihnya kembali ke dalam gendongan dan menimang-nimangnya. Namun baby Oka tak kunjung terlelap.


"Tadi udah coba aku tidurkan, tapi bangun lagi dan malah mau menangis. Ya sudah aku gendong lagi saja daripada nangis."


Anja segera memakaikan baju kepada baby Rendra. Setelah itu ia baru mengambil alih baby Oka dari gendongan sang suami. Anja langsung menyusui anaknya itu, sedangkan Nara segera masuk ke kamar mandi.


"Huh, ternyata mengurus anak seribet itu. Tiga sekaligus, masih kecil-kecil pula. Maafin aku sayang, sudah membuatmu repot." Nara bermonolog sendiri di dalam kamar mandi seraya duduk manis di atas closed.


Sekitar pukul tujuh, mereka semua berangkat ke rumah Bu Mayang, karena Mama Rosi dan Papa Hadi juga sudah tiba di apartemen. Mereka tidak sarapan terlebih dahulu karena mereka memilih untuk sarapan di rumah makan bu mayang.


Anja nampak bahagia, seolah ikut merasakan kebahagiaan sahabatnya. Dulu dia tidak bisa menyaksikan pernikahan Riani dan Seno karena dia masih koma. Dan dia juga tidak bisa menyaksikan pernikahan Laras dan Radit karena saat itu dia baru saja tersadar dari koma. Sekarang saat Laras dan Seno akan menikah, Anja tidak mau ketinggalan momen bahagia sahabatnya itu.


*****


*****


*****


*****


*****


Nyambung di novel "Candamu Canduku" Bab SLC 13 πŸ€—


Lope-lope sekebun Pare 😘😘πŸ€ͺπŸ€ͺ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh β˜•β˜•πŸŒΉπŸŒΉ