
Tujuh Belas Tahun Kemudian!
Seorang gadis cantik nampak berjalan memasuki sebuah kafe yang letaknya tidak jauh dari universitas yang pernah menjadi tempatnya menimba ilmu. Lebih tepatnya gadis itu baru saja selesai di wisuda satu bulan yang lalu.
Disalah satu meja yang ada di dalam cafe tersebut sudah ada seseorang yang telah menunggunya. Ya, sore itu mereka sengaja janjian di cafe tersebut. Kafe yang menjadi tempat mereka bertemu untuk pertama kalinya sekitar satu setengah tahun yang lalu.
Dengan mengulas senyumnya, gadis cantik itu melangkah menghampiri sang cowok yang sedang memainkan ponselnya di atas meja.
"Sudah lama El?" Sapa Radha seraya menarik kursi lalu mendudukinya.
"Lumayan, sekitar sepuluh menit yang lalu." Elmer menatap gadis cantik yang membuat hatinya terpaut itu. "Ada apa?" Elmer bertanya dengan suara datarnya dan terkesan dingin. Begitulah Elmer, namun Radha tak ambil pusing karena memang seperti itulah Elmer yang terkenal dingin di seantero kampus dulu.
"Sampai kapan kita akan menyembunyikan hubungan ini? Apa kamu tidak ingin bertemu dengan kedua orang tua ku?" Radha mencoba menggenggam tangan Elmer yang ada di atas meja. "Kita sudah sama-sama dewasa El, apa salahnya jika kita berterus terang kepada orang tua kita." Lanjut Radha. Ya, selama ini mereka memang menjalin hubungan diam-diam tanpa sepengetahuan kedua orang tua Radha. Bahkan di kampus pun tidak ada yang tahu kalau mereka berpacaran. Hanya Anita lah, sahabat Radha yang tahu tentang hubungan mereka.
"Apa kamu sudah yakin?" Lagi-lagi suara Elmer terdengar datar. "Bahkan aku belum bekerja. Apa kamu sudah ingin menikah?" Mendapat pertanyaan seperti itu seketika Radha menjadi gelagapan.
"Bu-bukan begitu, aku hanya ingin mengenalkan kamu kepada kedua orang tua ku."
"Aku sudah tau! Siapa yang tidak kenal dengan pemilik Wijaya Group? Apa nantinya orang tua mu mau menerima ku yang hanya seorang pengangguran?" Radha menggeleng karena merasa bingung. Sesaat ia sempat berpikir bahwa Elmer tidak serius dengan hubungan mereka. Namun pemikiran itu segera ditepisnya. Radha pikir, mungkin memang seorang pria baru akan memikirkan pernikahan setelah dirinya mapan.
Sebenarnya Radha tidak tahu bagaimana kehidupan Elmer, karena kekasihnya itu tidak pernah membawanya ke rumahnya sekedar untuk berkunjung, apalagi dikenalkan kepada orang tuanya. Bahkan ia tidak tahu di mana letak rumah kekasihnya itu. Mereka hanya bertemu saat di kampus dan kadang-kadang janjian di cafe atau di luar rumah.
Radha sendiri juga bingung, kenapa ia bisa menjalin hubungan dengan cowok sedingin Elmer. Padahal dulu ia hanya penasaran dengan cowok dingin itu. Namun lambat laun rasa penasarannya itu berubah menjadi suka. Dan saat Elmer mengajaknya berhubungan, tanpa berpikir panjang Radha langsung menerimanya.
Flashback On
Siang itu kebetulan Elmer mampir di sebuah cafe yang letaknya dekat dengan kampus Radha. Elmer melangkah ke arah satu-satunya meja yang masih nampak kosong karena hanya di tempati oleh seorang gadis yang tak lain adalah Radha.
"Ehem!" Elmer berdehem membuat Radha yang sejak tadi menunduk memainkan ponselnya seketika mengangkat kepalanya dan mendapati seorang cowok yang berdiri di dekatnya. Rambut kecoklatan dan mata hitam sekelam malam itu menatap tajam ke arahnya. "Boleh duduk disini? Kebetulan semua kursi penuh." Radha yang mendapat pertanyaan itu tidak langsung mengiyakan, melainkan ia mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru cafe yang memang siang itu nampak penuh. Akhirnya dengan terpaksa, Radha menganggukkan kepalanya. Biasanya ia bersama dengan Anita sahabatnya, namun hari itu Anita tidak masuk kuliah.
Setelah pertemuan pertama mereka itu, mereka jadi lebih sering bertemu saat di kampus karena ternyata Elmer satu kampus dengan Radha namun berbeda kelas. Elmer adalah mahasiswa pindahan dari luar negeri.
Elmer yang dingin membuat para mahasiswi semakin penasaran termasuk Radha. Hingga enam bulan berlalu dan tiba-tiba....
Saat itu kelas telah usai, semua mahasiswa sudah keluar dari dalam kelas dan hanya menyisakan Radha dan Anita. Tiba-tiba saja Elmer masuk ke dalam kelas dan langsung menghampiri Radha.
"Mau jadi pacar ku?" Ujar Elmer datar. Radha dan Anita seketika melongo dan saling pandang karena terkejut.
"Mau jadi pacar ku?" Ulang Elmer. Radha dan Anita kembali saling pandang. Radha akhirnya mengangguk setelah mendapat anggukan dari Anita yang memang tahu kalau sahabatnya itu diam-diam menyukai mahasiswa baru itu. Dan sejak itulah mereka menjalin hubungan hingga kini.
Flashback Off
*****
*****
*****
*****
*****
Lope-lope sekebun Pare πππ€ͺπ€ͺ
Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh ββπΉπΉ