I Love You My Baby

I Love You My Baby
ILYMB 147



"Woy Wis, loe ngapain lari-larian ke sana kemari?!" Teriak Bayu saat melihat sahabatnya itu berlarian menyusuri koridor kampus dan juga memasuki beberapa ruangan yang ada di kampus.


Dengan nafas ngos-ngosan Wisnu menghampiri Bayu. "Loe lihat istri gue nggak?"


"Hah! Istri loe? Kak Radha?"


"Iya! Memangnya siapa lagi istri gue!" Sahut Wisnu dengan nada yang sedikit meninggi karena rasa paniknya yang memuncak.


"Bukannya tadi loe membawanya ke perpus?" Bayu garuk-garuk kepala.


"Tadi minta dianterin ke kantin, habis itu gue tinggal masuk ke kelas. Dan usai kelas gue cari di kantin dan di perpus nggak ada. Bahkan ke seluruh penjuru kampus juga nggak ada."


"Kok bisa?!" Teriak Bayu tanpa sadar karena ikut khawatir. "Ayo gue bantu cari." Bayu langsung menarik lengan sahabatnya itu menuju ke gerbang kampus, karena tadi sahabatnya itu sudah mencarinya di dalam kampus.


"Coba loe cari di sekitar kampus. Biar gue tanya security." Bayu langsung melangkah menghampiri pos scurity. Sedangkan Wisnu mencari keberadaan istrinya di sekitar kampus. Barangkali istrinya itu menginginkan atau ingin membeli sesuatu yang ada di luar kampus. Namun tetap saja ia tak menemukan tanda-tanda keberadaan istrinya.


Akhirnya Wisnu kembali menghampiri Bayu yang berada di pos satpam. "Bagaimana?" Tanya Wisnu saat tiba di pos satpam.


"Ini lagi di cari, tenanglah." Bayu berusaha menenangkan sahabatnya itu.


"Jam berapa tadi kira-kira kejadiannya?" Tanya pak satpam yang sedang memeriksa CCTV kampus.


"Saat saya lagi di kelas pak. Coba bapak lihat sekitar pukul setengah sepuluh saat saya tiba di kampus." Security itu pun menurut. "Tadi saya menunjukkan letak perpustakaan kepada istri saya, kemudian membawanya ke kantin. Setelah itu saya tinggalkan karena kelas akan segera dimulai."


Pak satpam pun memutar CCTV mulai dari pukul setengah sepuluh sesuai dengan yang dikatakan oleh Wisnu. Mereka bertiga nampak jeli memperhatikan layar yang ada di depannya. Wisnu meminta rekaman itu dipercepat hingga ia meninggalkan istrinya di kantin. Dan benar saja, saat hampir pukul sepuluh, Wisnu memang nampak meninggalkan seorang wanita hamil di kantin.


"Percepat sedikit pak." Pinta Wisnu yang langsung diangguki oleh Pak satpam. "Nah, itu istri saya mau kemana itu?" Terlihat Radha beranjak meninggalkan kantin kemudian keluar dari gerbang kampus. "CCTV bagian depan pak." Pak satpam pun menurut. Namun CCTV bagian depan kampus hanya menjangkau sekitar kampus saja. Dan terlihat Radha yang berjalan menyusuri jalanan depan kampus. Setelah itu Radha sudah tidak tertangkap lagi oleh kamera CCTV.


"Kafe!" Seru Wisnu menepuk bahu Bayu. "Ayo Yu, pasti istri gue ke kafenya suami kak Camel." Wisnu dan Bayu segera meninggalkan pos satpam setelah berterima kasih kepada Pak satpam.


Wisnu dan Bayu langsung melesat menuju ke parkiran untuk mengambil mobil dan motor mereka.


"Aaaarrgh!" Wisnu memukul kasar kemudinya saat mendapati lalu lintas kendaraan yang padat merayap. Bagaimana tidak, saat ini memang sedang waktunya ishoma. Jarak yang seharusnya dekat menjadi lebih lama karena padatnya kendaraan. Sesekali Wisnu memperhatikan bahu jalan. Siapa tahu istrinya itu belum sampai di cafe.


Bayu terlebih dulu tiba di kafe karena ia menggunakan motor dan bisa menyalip kendaraan yang lainnya. Kemudian di susul Wisnu.


Mereka berdua langsung melesat masuk ke dalam cafe dan langsung menuju ke kasir untuk menanyakan keberadaan kakaknya. Setelah mendapatkan informasi bahwa kakaknya ada di dalam, Wisnu pun langsung masuk ke dalam untuk mencari kakaknya diikuti oleh Bayu di belakangnya.


Tok.. Tok.. Tok..


"Kak, apa istri ku ada disini?" Todong Wisnu kepada kakak iparnya.


Kakak ipar Wisnu terlihat mengernyitkan alisnya. "Radha?"


"Iya, apa dia kemari?"


"Sayang?" Panggil kakak ipar Wisnu kepada Camelia istrinya.


Camelia yang sedang berada di kamar yang ada di dalam ruang kerja tersebut pun segera keluar dengan menggendong bayinya. "Iya, ada apa?"


"Ini Wisnu mencari istrinya, apa Radha ada kesini?"


"Tadi memang bilangnya mau ke sini, tapi sampai sekarang belum tiba." Jawab Camelia kebingungan.


"Astaghfirullah, terus ke mana istri ku Kak?" Wisnu menyugar rambutnya frustasi.


"Ini sebenarnya ada apa?" Tanya suami Camelia yang juga ikut kebingungan.


"Tadi istri ku ikut ke kampus, terus aku tinggalkan di kantin saat kelas mulai. Usai kelas, aku mencarinya ke kantin dan ke perpus, bahkan ke seluruh penjuru kampus tapi tidak ada. Dari tangkapan CCTV istri ku berjalan ke arah menuju cafe ini."


"Tadi kami memang sempat teleponan, kak Radha bilang mau ke sini karena bosan menunggu kamu. Tapi sampai sekarang belum tiba, aku pun juga menunggunya." Sambung Camelia.


"Aaaarrgh!" Teriak Wisnu kemudian melesat keluar dari ruang kerja kakak iparnya. Dan Bayu masih setia mengekor di belakangnya.


*****


*****


*****


*****


*****


Lope-lope sekebun Pare 😘😘πŸ€ͺπŸ€ͺ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh β˜•β˜•πŸŒΉπŸŒΉ