I Love You My Baby

I Love You My Baby
ILYMB 30



Sekembalinya dari rumah sakit, Nara meminta diantar oleh Pak Mun kembali ke hotel. Mama Rosi dan Anja mengernyitkan alisnya.


"Kenapa kembali ke hotel?" Tanya Anja dan mama Rosi bersamaan layaknya paduan suara.


"Ada yang ketinggalan ma." Jawab Nara mencari alasan.


"Memangnya apa yang ketinggalan mas?"


"Nanti kamu juga tau sayang." Jawab Nara seraya menoleh ke belakang.


Tak berselang lama, mobil pun tiba di depan lobby hotel. Nara turun dengan menggendong Radha yang sejak tadi tertidur di pangkuannya. Nara mengetuk kaca mobil sisi istrinya. Anja pun segera membukanya.


"Turun dulu sayang." Nara meminta istrinya tersebut turun dari mobil.


"Sini'in aja dedek biar aku pangku, mas Nara bisa ambil yang ketinggalan di dalam."


"Nurut sama suami, cepetan turun." Anja menghela nafas pelan kemudian segera turun dari mobil. Nara segera menundukkan kepalanya kemudian masuk ke dalam mobil lalu meletakkan anaknya ke atas pangkuan Mama Rosi.


"Eh, apa-apaan ini?" Mama Rosi mendelik ke arah anaknya itu yang dibalas kerlingan oleh Nara. Mama Rosi yang paham pun mengurungkan niatnya untuk memaki sang anak.


"Nara janji hanya sampe nanti sore ma, titip baby dulu ya?"


"Sudah sana, awas aja kalau sampai nggak pulang. Mama nggak tanggung jawab kalau sampai Radha nangis cariin kamu sama Anja."


"Kasihanilah anak mu yang masih perjaka ini ma." Sontak saja ucapan Nara barusan membuat Mama Rosi dan Pak Mun ingin menyemburkan tawanya, namun mereka tahan dengan membekap mulutnya masing-masing.


Nara langsung menutup pintu mobilnya, kemudian mobil tersebut melaju meninggalkan pelataran hotel.


"Eh mas, kok kita di tinggal? Nanti pulangnya bagaimana?" Anja nampak cemberut.


"Sudah gampang, ayo!" Nara menggandeng tangan istrinya namun istrinya itu hanya diam di tempat tanpa pergerakan dengan mulut manyunnya. "Apa mau aku gendong?" Sontak saja Anja langsung menghentak-hentakkan kakinya kemudian segera melangkah menuju lift meninggalkan suaminya yang masih cengengesan di belakang karena merasa sudah menang.


Sesampainya di depan lift, Anja tidak menemukan suaminya itu di dekatnya. Anja pun kembali menoleh ke belakang dan ternyata suaminya masih ada di tempat semula.


"Mas Nara! Mau naik gak?" Teriak Anja sedikit keras hingga menjadi pusat perhatian orang-orang yang ada di sana. Nara yang mendengar teriakan istrinya langsung tersadar.


"Naik? Ah, sepertinya menyenangkan siang-siang begini naik-naik ke puncak gunung." Pikir Nara dalam hati. Nara pun segera berlari menghampiri istrinya di depan lift. Mereka kemudian masuk ke dalam lift dan menuju ke lantai di mana kamar pengantin mereka berada.


Ketika keluar dari kamar mandi, Anja melihat suaminya itu sudah terlentang di atas tempat tidur dengan bertelanjang dada.


"Mas! Kenapa malah copot baju?" Anja menutup matanya dengan kedua tangannya. "Sudah ketemu belum yang ketinggalan?"


"Sudah sayang, sini deh!" Nara bangkit kemudian menghampiri istrinya yang masih berdiri di depan pintu kamar mandi seraya menutup matanya. "Ayo duduk dulu sini." Nara membimbing istrinya untuk duduk di tepi ranjang.


"Iya, tapi pake dulu bajunya." Anja masih menutup matanya dengan rapat.


"Nanti saja kalau sudah selesai." Jawab Nara enteng.


"Selesai? Selesai apa maksudnya?" Anja merasa was-was. Anja bukannya tidak tahu maksud perkataan suaminya itu. hanya saja ia mengira kalau suaminya itu mengajaknya balik ke hotel hanya untuk mengambil sesuatu yang ketinggalan. Sekarang ia mulai paham dengan maksud suaminya tentang sesuatu yang ketinggalan itu.


Nara perlahan menurunkan kedua tangan sang istri dari wajahnya. Anja pun menurut namun masih memejamkan matanya.


"Buka mata mu sayang. Cup!" Nara mengecup bibir sang istri sekilas. Anja pun membuka matanya perlahan dan melihat wajah suaminya tepat di depan matanya dengan senyum yang terlihat menakutkan baginya.


"M-mas Nara mau apa?" Anja beringsut mundur.


*****


*****


*****


*****


*****


Hayoo mas Nara mau apa itu? πŸ™ˆπŸ™ˆ


Lope-lope sekebun Pare 😘😘πŸ€ͺπŸ€ͺ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, kopi juga boleh β˜•β˜•πŸ˜‚πŸ˜‚