I Love You My Baby

I Love You My Baby
ILYMB 152



"Sayang!" Buna Laras langsung memeluk menantunya saat mereka bertiga tiba di rumah makan. Mata sembab Buna Laras menandakan bahwa wanita paruh baya itu tidak berhenti menangis sejak tadi. "Kamu tidak papa sayang? Apa ada yg terluka?" Sama halnya dengan Wisnu, Buna Laras juga memeriksa tubuh menantunya dari atas hingga ke bawah setelah mengurai pelukannya.


"Kakak baik-baik saja Bun, jangan khawatir." Radha pun akhirnya menceritakan semua dari semenjak ia yang meninggalkan kampus untuk pergi ke cafe. Namun Radha tidak mengatakan bahwa dirinya diculik oleh Elmer. Melainkan Elmer yang tidak sengaja melihat dirinya yang dalam keadaan perut besar berjalan menyusuri jalanan.


Karena merasa ada yang ingin dibicarakan dan diselesaikan dengan mantan kekasihnya itu, Radha pun akhirnya ikut bersama Elmer. Dan sekarang semua sudah selesai. Tidak ada apa-apa lagi di antara mereka. Elmer sudah berjanji tidak akan mengganggunya lagi dan akan membiarkan dirinya bahagia bersama suaminya.


Akhirnya semua orang sekarang bisa bernafas lega. Sudah tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi. Semoga saja setelah ini kedepannya tidak ada huru-hara yang akan menggemparkan rumah makan lagi.


"Buna tidak memberitahukan kejadian ini kepada Mama kan?" Radha nampak khawatir. Takut dad Nara akan menggila jika mengetahui dirinya sempat menghilang bersama Elmer.


"Belum sayang." Jawab Buna Laras yang memang belum sempat menelepon Mama Anja karena pikirannya terlalu kalut.


"Syukurlah, kakak mohon kejadian hari ini jangan sampai terdengar oleh Mama dan Daddy. Toh kakak juga baik-baik saja." Semua orang mengangguk dan paham. Memang sebaiknya seperti itu, karena mereka tahu sendiri seperti apa perangai Dad Nara.


Setelah itu Wisnu langsung membawa istrinya ke rumah agar bisa segera beristirahat. Mereka berdua terlebih dahulu membersihkan diri kemudian makan siang yang terlewat.


Saat ini Radha dan suaminya sudah merebahkan diri di atas tempat tidur. Wisnu langsung memeluk istrinya itu dengan erat seraya menghujaninya dengan banyak kecupan. Ia sangat bersyukur istrinya itu kembali kepadanya dalam keadaan baik-baik saja. Padahal dirinya tadi sudah ketakutan setengah mati. Takut jika istrinya itu akan kembali kepada mantan kekasihnya dan meninggalkannya.


Wisnu tidak bisa membayangkan akan segila apa dirinya jika itu benar-benar terjadi. Mungkin bila perlu ia akan membunuh Elmer agar istrinya itu tetap berada di sisinya.


"Ceritakan, apa saja yang kalian lakukan tadi?" Ucap Wisnu sambil membelai pipi mulus istrinya.


"Huuuft! Mas cemburu ya?" Ledek Radha.


"Suami mana yang tidak cemburu saat melihat istrinya tertawa-tawa bersama laki-laki lain."


"Iya maaf!" Radha menyadari kesalahannya. Entah mengapa ia tadi sampai lepas kontrol hanya karena mengingat masa-masa saat dirinya masih bersama Elmer dulu.


"Apa anak kita baik-baik saja?" Wisnu mengelus lembut permukaan perut istrinya. Ya, baju yang dikenakan oleh istrinya itu sudah disingkapnya ke atas.


"Dia baik mas, lihat ia gerak-gerak." Radha menarik tangan suaminya menuju bagian perut yang bergerak. Seulas senyum langsung terbit di bibir Wisnu saat merasakan pergerakan anaknya yang ada di dalam perut istrinya.


"Sehat-sehat ya kesayangan papa. Cup!" Wisnu mengecup perut istrinya yang bergerak seolah sedang mencium anaknya.


"Iya papa!" Radha menjawab dengan menirukan suara anak kecil membuat suaminya itu terkekeh gemas dan langsung menghujaninya dengan ciuman hingga membuatnya kegelian.


"Karena anak papa sehat, maka papa akan menengoknya sekarang." Wisnu langsung mengungkung tubuh istrinya dan Radha hanya bisa pasrah di bawah kungkungan sang suami. Sore itu mereka berdua mereguk kenikmatan bersama dan langsung tertidur pulas hingga petang menjelang.


*****


*****


*****


*****


*****


Lope-lope sekebun Pare 😘😘πŸ€ͺπŸ€ͺ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh β˜•β˜•πŸŒΉπŸŒΉ