I Love You My Baby

I Love You My Baby
ILYMB 22



Two Years Later.....


Proookk.... proookk.... proookk....


Suara riuh tepuk tangan menggema di dalam rumah kediaman Wijaya setelah baby Radha berhasil meniup lilin di atas kue ulang tahunnya yang ke tiga tahun. Ya, hari ini adalah hari ulang tahun baby Radha yang ke tiga. Bukan pesta mewah, melainkan hanya pesta kecil-kecilan seperti tahun lalu. Anja selalu menolaknya saat Nara ingin mengadakan pesta besar untuk baby Radha.


"Happy birthday anak Daddy yang paling cantik." Nara menciumi pipi anaknya yang semakin gembul saja. "Semoga panjang umur dan makin pinter."


"Happy bedde anak daddy yang paling tantik." Ucap Radha dengan suara cadelnya menirukan ucapan daddy-nya membuat semua orang yang ada disana tergelak.


"Happy birthday kesayangan mama." Anja yang ada di sebelah kiri Radha tak mau kalah langsung menghujani anaknya dengan ciuman bertubi-tubi yang membuat Radha tergelak. "Semoga kamu selalu bahagia nak." Doa tulus Anja panjatkan untuk kebahagiaan anaknya.


Setelah semua yang ada di sana mengucapkan selamat kepada Radha, sekarang tiba saatnya untuk pemotongan kue. Dengan dibantu oleh Nara, Radha memotong kue tersebut dan memberikan kue pertamanya itu kepada mamanya. Anja pun menerimanya dengan mata yang sudah berkaca-kaca dan langsung menghujani lagi anaknya tersebut dengan ciuman. Potongan kedua rada berikan kepada daddy-nya. Potongan ketiga Radha berikan kepada Omanya. Potongan ke empat Radha berikan kepada opanya. Sedangkan potongan ke lima, Bima dengan pedenya sudah bersiap di dekat Radha untuk menerima potongan kue ke lima tersebut. Namun apa yang terjadi, Radha dengan santainya melewati Bima dan memberikan kue tersebut kepada Mbak Tini, membuat semua orang yang ada di sana tertawa terbahak-bahak dengan kelakuan Bima dan Radha yang tidak pernah akur. Ya begitulah, Bima suka sekali menggoda Radha hingga kadang membuatnya menangis.


"Kok om di lewati." Bima pura-pura merajuk dengan memanyunkan bibirnya.


"Salah sendili natal, wlee." Radha menjulurkan lidahnya. Dan lagi-lagi tingkah Radha tersebut membuat orang-orang yang ada di sana tergelak.


Setelah acara pembagian kue, dilanjut dengan acara makan malam bersama. Semua anggota keluarga Wijaya malam ini bersukacita merayakan bertambahnya usia baby Radha yang sekarang sudah tumbuh menjadi balita cantik yang semakin menggemaskan.


Setelah makan malam usai, tiba-tiba mereka semua dikejutkan dengan aksi Nara yang tiba-tiba berlutut di depan Anja yang masih duduk di ruang makan.


"Aku memang bukan laki-laki yang baik, tapi izinkanlah laki-laki yang tak baik ini melengkapi kebahagiaan kalian. Will you marry me?" Nara mengeluarkan kotak beludru warna biru tua dari saku celananya. Semua perempuan yang ada di sana serempak membekap mulutnya karena terkejut termasuk Anja.


"Telima.. telima.." Teriak Radha seraya menepuk-nepuk tangannya juga, yang mana membuat suasana romantis tersebut menjadi ambyar oleh gelak tawa semua orang yang ada di sana.


Merasa mendapat dukungan penuh dari anaknya, Nara pun mengutarakan kembali niatnya.


"Anjani Pramesti, Will you marry me?" Dengan berlinang air mata Anja menganggukkan kepalanya.


"Alhamdulillah." Ucap Mama Rosi, Mbak Tini dan juga mbok Parni serempak. Nara pun langsung menyematkan cincin tersebut di jari manis kiri Anja kemudian mencium punggung tangan kekasih hatinya yang sudah tersemat cincin tersebut. Akhirnya penantian Nara selama dua tahun lebih ini tak sia-sia. Suara riuh tepuk tangan pun kembali terdengar saat Nara berhasil menyematkan cincin tersebut.


*****


*****


*****


*****


*****


Lope-lope sekebun Pare 😘😘πŸ€ͺπŸ€ͺ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, kopi juga boleh β˜•β˜•πŸ˜‚πŸ˜‚