I Love You My Baby

I Love You My Baby
ILYMB 101



"Temani kakak ke hotel ya, please please please!" Mohon Radha kepada Wisnu. Seusai sarapan tadi bukannya membantu Buna Laras dan Camelia di warung, Radha malah mengekori Wisnu masuk ke dalam kamarnya.


"Apa sih kak, ini kan hari Minggu ngapain ke hotel?"


"Ayolah Wis, kakak ada perlu sebentar." Radha menarik-narik tangan Wisnu sebelah kiri. "Nanti kakak tambahin uang jajannya."


Mendengar kata uang jajan, seketika itu mata Wisnu menjadi berbinar. Lumayan kan kalau ia mendapatkan tambahan uang jajan dari kakaknya itu?


"Baiklah kalau ada sogoknya aku mau." Cengir Wisnu.


"Yeeeee!" Radha menoyor kepala Wisnu hingga sang empunya terjengkang ke atas tempat tidur. "Cepetan ganti baju, kakak tunggu di depan." Radha langsung keluar dari kamar Wisnu.


Setelah berpamitan dengan ayah Seno dan Buna Laras, Radha dan Wisnu berangkat ke hotel dengan diantar oleh Pak Selamet. Beruntung tadi ayah Seno tidak bertanya macam-macam karena ia pergi dengan Wisnu.


*****


Setibanya di depan lobby hotel, Radha dan Wisnu segera turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam hotel. Radha mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru lobby namun tidak menemukan orang yang dicarinya.


"Cari siapa sih Kak? Apa kakak lagi janjian sama seseorang?" Wisnu ikut celingak-celinguk memperhatikan keadaan sekitar.


"Sudah jangan banyak tanya, ikuti kakak saja!" Akhirnya Radha memutuskan naik ke atas ke kamarnya. Wisnu pun mengikuti kemanapun kakaknya itu melangkah.


Ting!


Lift yang membawa Radha dan Wisnu akhirnya tiba di lantai kamar presiden suite. Saat melangkahkan kakinya keluar dari lift tersebut, pandangan Radha langsung tertuju pada laki-laki yang berdiri menyandar di dinding dekat pintu kamarnya.


"Astaga, kakak lagi janjian sama laki-laki? Kalau ayah tahu bisa berabe ini, apalagi kalau daddy sampai tahu."


"Sssstt! Makanya diem, jangan ember." Radha melangkah mendekati Elmer dengan Wisnu yang setia mengekor di belakangnya.


"Bicaralah!" Ucap Radha saat tiba di depan Elmer.


"Siapa dia?" Elmer menatap tajam ke arah Wisnu. Entah mengapa ia sedikit kecewa saat kekasihnya itu datang bersama seorang laki-laki muda yang umurnya diperkirakan masih bocah.


"Dia adik ku!"


Kedua alis tebal Elmer nampak menukik tajam seolah ia tidak percaya dengan ucapan kekasihnya. Namun Radha tak peduli.


"Adik?"


"Ayo ikut aku!" Elmer menarik tangan kekasihnya itu hingga membuat Radha tersentak.


"Eh,"


"Hey, Mau dibawa kemana kakak ku?" Suara Wisnu terdengar lantang.


"Jangan ikut campur!" Elmer mengacungkan tangannya ke arah Wisnu.


"Kak!" Seru Wisnu.


"Biarkan dia ikut!" Radha berusaha melepaskan genggaman tangan Elmer.


"Baiklah!" Elmer semakin kuat menggenggam tangan Radha dan membawanya menaiki tangga menuju ke rooftop. Radha pun mau tak mau mengikuti langkah Elmer. Wisnu juga ikut mengekor di belakang mereka.


Sesampainya di rooftop, Elmer membawa kekasihnya itu menuju ke pembatas rooftop yang ada di ujung. Sedangkan Wisnu memilih duduk di salah satu kursi yang ada di rooftop tersebut seraya tetap awas memperhatikan kakaknya.


"Kamu nggak akan ngajak aku buat bunuh diri bersama kan El?" Entah mengapa Radha bisa punya pemikiran seperti itu. Membuat Elmer menyunggingkan senyumnya.


"Aku tidak akan membiarkan mu terluka baby." Elmer mengecup tangan kekasihnya yang sejak tadi berada dalam genggamannya. Dan semua itu tidak luput dari pandangan Wisnu.


"Ap-apa yang ingin kamu katakan?" Jantung Radha saat ini serasa maraton saat mendapatkan perlakuan manis dari mantan kekasihnya. Entah seperti apa hubungan mereka saat ini, Radha sendiri juga bingung. Tapi yang pasti, Radha menganggap hubungan di antara mereka sudah berakhir.


*****


*****


*****


*****


*****


Lope-lope sekebun Pare 😘😘πŸ€ͺπŸ€ͺ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh β˜•β˜•πŸŒΉπŸŒΉ