I Love You My Baby

I Love You My Baby
ILYMB 73



Sebulan berlalu dan Nara masih belum bertemu dengan Selena, mami dari sahabat anaknya. Karena kesibukannya di kantor hingga membuatnya akhir-akhir ini tidak bisa mengantar anaknya pergi ke sekolah. Ya, saat ini Nara sedang menangani proyek pembangunan cabang hotel Prasasti. Alhasil istrinya lah yang menyempatkan diri untuk mengantar sang anak. Namun saat anak-anaknya yang masih kecil rewel, terpaksa Radha harus berangkat sendiri bersama Pak Mun, atau kadang diantar oleh Mama Rosi dan kadang juga Mbak Tini.


Hari ini selepas sarapan, mereka semua akan terbang ke Surabaya untuk menghadiri pernikahan Laras dan Seno yang akan diselenggarakan dua hari lagi. Mereka sengaja berangkat hari ini karena Papa Hadi dan juga Nara ingin sekalian mengecek kantor cabang Wijaya Group dan juga cabang hotel Prasasti yang ada di Surabaya. Yaitu hotel yang sudah berpindah kepemilikan menjadi milik Anja, karena dulu hotel tersebut dijadikan sebagai mas kawin oleh Nara.


Rencananya jika Radha sudah besar, hotel itu akan diserahkan kepada Radha untuk mengelolanya. Dan semua itu juga atas persetujuan Nara dan papa Hadi, dan juga mama Rosi tentunya.


Pukul sebelas siang mereka tiba di Surabaya. Nara yang menggendong Radha, dan Anja yang menggendong baby Oka, serta papa Hadi dan mama Rosi, dan juga Mbak Tini yang menggendong baby Rendra berjalan beriringan keluar dari bandara. Dengan dijemput oleh dua mobil kantor, mereka meninggalkan bandara kota Surabaya menuju ke apartemen yang dulu dibeli oleh Nara.


Setibanya di apartemen, mereka semua langsung istirahat. Namun karena kamar yang ada di apartemen hanya ada dua, Mama Rosi dan Papa Hadi terpaksa harus menginap di hotel. Supir pun langsung mengantarkan Papa hadi dan mama Rosi ke hotel Prasasti milik sendiri.


Mbak Tini akan tidur berdua bersama Radha, karena memang ukuran tempat tidurnya yang lebih kecil daripada kamar utama. Sedangkan baby Rendra akan tidur bersama Anja dan Nara juga baby Oka di kamar utama yang memiliki tempat tidur yang jauh lebih besar atau biasa disebut dengan king size.


Sore harinya setelah beristirahat, Nara dan Anja menyempatkan diri untuk berziarah ke makam almarhum suami Anja yang pertama yaitu Zian. Tak lupa mereka mengajak Radha, yang tak lain adalah anak dari suami pertamanya. Sedangkan baby Rendra dan baby Oka ditinggal di apartemen bersama Mbak Tini dan juga mama Rosi dan Papa Hadi yang sudah datang ke apartemen.


Ini adalah kali pertama Anja mengunjungi makam suami pertamanya itu. Dulu saat ia hamil baby Rendra, Anja ingin mengunjungi makam Zian. Namun dokter Lusi melarangnya karena keadaannya yang tidak memungkinkan. Akhirnya ia menurut apa kata dokter Lusi. Nara pun berjanji akan membawanya mengunjungi makam Zian setelah melahirkan. Namun setelah melahirkan, Anja harus dihadapkan dengan kenyataan ia yang hamil lagi. Anja pun hanya bisa pasrah dan menunggu hingga waktunya tiba. Dan mungkin saat ini sudah tiba waktunya untuk dirinya datang berkunjung ke makam almarhum suaminya.


"Daddy, kok kita ke sini?" Tanya Radha dalam gendongan daddy-nya saat memasuki area pemakaman. Anja memilih berjalan di belakang suaminya karena ia tidak tahu, lebih tepatnya belum tahu letak makam Zian.


"Iya baby, kita mau ke makam papa." Jawab Nara menyematkan kata Papa kepada anaknya membuat Anja terharu dengan kebesaran hati suaminya.


"Papa?" Beo Radha.


"Iya, baby kan punya dua ayah."


"Dua?" Radha nampak melebarkan matanya karena terkejut dengan ucapan daddy-nya.


"Ayo sini!" Anja segera meraih uluran tangan suaminya. Mereka bertiga kemudian berjongkok di samping pusara Zian.


"Assalamualaikum papa." Ucap Nara menuntun anaknya untuk mengucap salam. Meskipun dilanda kebingungan, Radha tetap mengikuti ucapan daddy-nya.


"Assalamualaikum papa, ini Radha." Ucap Radha seraya tangannya terulur menyentuh batu nisan.


"Assalamualaikum mas." Anja tak bisa lagi menahan laju air matanya. Dengan sesenggukan ia mengulurkan tangannya untuk menyentuh batu nisan suaminya seperti yang dilakukan oleh anaknya. Nara merangkul bahu istrinya dari samping untuk menguatkannya.


*****


*****


*****


*****


*****


Kok nyesek gini yak 😭😭😭😭


Lope-lope sekebun Pare 😘😘πŸ€ͺπŸ€ͺ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh β˜•β˜•πŸŒΉπŸŒΉ