I Love You My Baby

I Love You My Baby
ILYMB 117



Sore harinya selepas ashar, Elmer sudah tiba di kediaman Laras. Elmer nampak sedang berbincang dengan ayah Seno di ruang tamu sembari menunggu Radha bersiap saat Wisnu tiba di rumah.


"Assalamualaikum!"


"Waalaikum salam!" Balas keduanya.


"Sudah pulang Wis?"


"Iya yah!" Wisnu langsung menghampiri ayahnya dan langsung mencium tangannya kemudian melesat masuk ke dalam kamarnya tanpa menyapa Elmer. Ayah Seno hanya menggelengkan kepala melihat sikap anak laki-lakinya itu.


"Ayo El!" Tiba-tiba saja Radha sudah muncul di ruang tamu tepat saat Wisnu baru saja menutup pintu kamarnya.


"Ya sudah om, kami berangkat dulu." Pamit Elmer.


"Ya!" Sahut ayah Seno.


"Wisnu sudah pulang yah?" Tanya Radha.


"Sudah, barusan masuk kamar."


"Sebentar!" Radha langsung melesat menuju ke kamar Wisnu membuat ayah Seno dan Elmer bertanya-tanya.


Tok.. tok.. tok..


"Wis, ini kakak!" Teriak Radha dari depan pintu.


Mendengar teriakan kakaknya, Wisnu yang baru saja melepas bajunya langsung menuju pintu kamarnya untuk membukakan pintu.


Ceklek!


"Aa-mmpp!" Wisnu langsung membungkam mulut kakaknya yang hampir saja menjerit menggunakan tangannya, kemudian membawa kakaknya masuk ke dalam kamar dan langsung menutup pintunya. Sedangkan Radha matanya membulat sempurna hingga bola matanya hampir saja meloncat keluar. Bagaimana tidak, lihat saja adiknya itu hanya menggunakan kolor tanpa memakai baju.


"Aaahh!" Akhirnya Wisnu melepaskan bungkaman tangannya dari mulut Radha.


"Ada apa?" Tanya Wisnu santai tanpa dosa.


"Apa-apaan kamu pake membungkam mulut kakak!" Sungut Radha kesal.


"Siapa suruh menjerit!"


"Siapa suruh hanya pakai kolor!" Sahut Radha tak terima.


"Memangnya kenapa? Toh ini di dalam kamar, nggak di luar." Wisnu juga tak mau kalah.


"Hiiiihh ngeles aja!" Radha semakin kesal. "Pinjem motornya, mana kuncinya?" Radha menadahkan tangannya.


"Untuk apa?"


"Iiiiihh bawel, pinjam bentar."


"Iya untuk apa?"


"Baiklah, awas jangan sampe lecet." Wisnu mengambil kunci motornya yang tadi ia letakkan di atas meja belajarnya. "Ini!" Wisnu menyodorkan kunci motornya kepada kakaknya. Namun saat kakaknya itu akan mengambilnya, Wisnu malah mengangkat kunci motornya tinggi-tinggi.


"Ck! Jangan bercanda deh ah."


"Ambil saja kalau bisa!" Radha pun berjinjit untuk mengambil kunci motor tersebut. Namun adiknya itu malah semakin meninggikan tangannya hingga Radha hampir saja oleng kalau Wisnu tidak sigap meraih pinggangnya.


Cup!


Bibir keduanya langsung bertemu saat Wisnu memeluk erat pinggang kakaknya dalam posisi menunduk. Mata Radha langsung membulat sempurna saat merasakan bibir adiknya itu menempel di bibirnya. Ia berusaha mendorong tubuh adiknya itu namun tenaganya tak cukup kuat.


"Aku mencintai mu kak!" Bisik Wisnu lirih namun masih bisa ditangkap oleh indra pendengaran Radha.


Degh!


Tok.. tok.. tok..


"Baby!" Teriak Elmer di depan pintu kamar Wisnu seraya mengetuknya.


Wisnu segera melepaskan pelukannya kemudian memberikan kunci motornya kepada kakaknya. Tanpa mengucap sepatah kata pun, Wisnu langsung masuk ke dalam kamar mandi. Sedangkan Radha segera membuka pintu kamar Wisnu.


"Kenapa lama?" Elmer mengedarkan pandangannya ke dalam kamar Wisnu.


"Eem, ta-tadi susah nyarinya, soalnya Wisnu ada di kamar mandi." Jawab Radha gugup.


"Nyari apa?"


"Ini!" Radha mengangkat kunci motor Wisnu yang ada di dalam genggaman tangannya.


"Owh, ya sudah ayo!"


Radha segera menutup kembali pintu kamar Wisnu, kemudian mereka berdua langsung pergi ke makam Papa Zian menggunakan motor Wisnu. Sepanjang perjalanan, pikiran Radha dipenuhi dengan ucapan Wisnu barusan yang mengatakan mencintainya. Mungkinkah itu hanya gurauan adiknya saja?


Sedangkan Wisnu sedang asik mengguyur tubuhnya di bawah shower dengan masih menggunakan kolornya. Hatinya terasa lega karena ia berhasil mengungkapkan rasa cintanya kepada kakaknya itu. Entah kakaknya itu mendengarnya atau tidak ia tidak peduli, yang penting dia sudah mengungkapkan perasaannya.


*****


*****


*****


*****


*****


Lope-lope sekebun Pare 😘😘πŸ€ͺπŸ€ͺ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh β˜•β˜•πŸŒΉπŸŒΉ