I Love You My Baby

I Love You My Baby
ILYMB 66



Pukul sembilan malam Nara dan Bima baru tiba di rumah karena tadi sempat mampir makan malam terlebih dahulu. Setelah menurunkan bosnya di depan rumah, Bima segera melesatkan mobilnya menuju ke apartemennya.


Nara melenggang masuk ke dalam rumah dan tak mendapati satu orang pun di lantai bawah. Mungkin semua penghuni rumah sudah masuk ke dalam kamar mereka masing-masing. Akhirnya ia memutuskan naik ke lantai atas menuju kamarnya.


"Sayang!" Panggil Nara seraya mendorong pintu kamarnya. Nampak sang istri yang sedang menyusui baby Oka di atas tempat tidur.


"Ssssttt!" Anja meletakkan jari telunjuknya ke bibir. "Sudah pulang mas?" Anja bertanya dengan suara pelan nyaris tak terdengar. Hanya gerakan bibirnya saja yang terlihat jelas. Nara menjawab dengan anggukan seraya melangkah mendekati ranjang.


"Cup!" Satu kecupan mendarat di kening Anja. "Aku mandi dulu." Bisik Nara di telinga istrinya, kemudian dengan usilnya ia menggigit pelan daun telinga sang istri. Setelah itu Nara melesat masuk ke dalam kamar mandi. Anja hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah suaminya.


Setelah dirasa baby Oka sudah tertidur lelap, Anja segera menaruh guling di sebelah kanan kiri anaknya sebagai pembatas agar anaknya tidak jatuh ke bawah. Anja menyiapkan baju ganti suaminya dan meletakkannya ke atas sofa. Setelah itu Anja keluar dari kamar menuju ke kamar anaknya untuk menemani Rendra dan juga Radha. Sebenarnya sudah ada Mbak Tini yang menemani kedua anaknya tidur, tapi itu nanti setelah kedua anaknya itu terlelap. Biasanya suaminya yang menemani kedua anaknya hingga terlelap, dan ia akan menyusul setelah terlebih dahulu menidurkan baby Oka.


"Kakak udah dulu belajarnya, ini sudah malam." Anja menghampiri anaknya yang sedang mewarnai gambar di meja belajarnya. Radha pun menurut dan segera mengemasi peralatannya kemudian memasukkannya ke dalam tasnya. Setelah itu Radha segera masuk ke kamar mandi untuk menggosok giginya sebelum tidur.


Anja beralih mendekat ke ranjang di mana baby Rendra sedang bermain bersama Mbak Tini. Mbak Tini segera mengemasi mainan baby Rendra kemudian meninggalkan kamar tersebut.


Tak berselang lama Nara masuk kedalam kamar anaknya bersamaan dengan Radha yang keluar dari kamar mandi.


"Ayo baby sini, cepetan bobok ini sudah malam." Radha langsung meloncat ke atas tempat tidur yang ada di sebelah tempat tidur adiknya. Dan langsung mendekap erat guling kesayangannya. Nara segera menyelimuti anaknya kemudian mengusap lembut punggung anaknya hingga terlelap.


Setelah keduanya terlelap, Anja dan Nara segera keluar dari kamar anaknya dan berpindah ke kamar mereka. Setelah itu Mbak Tini baru masuk ke dalam kamar anak-anak untuk menemani keduanya. Mbak Tini langsung merebahkan tubuhnya di samping baby Rendra.


"Gimana mas tadi?" Tanya Anja saat sudah berada di dalam kamar mereka. Saat ini mereka sudah berbaring di atas tempat tidur. Nara tadi sudah sempat memindahkan baby Oka ke dalam boxnya.


"Ya nggak gimana-gimana, namanya orang sudah meninggal ya pasti dikubur. Aaaww!" Jerit Nara saat merasakan panas di perutnya akibat cubitan sang istri. "Kok di cubit? Bukannya di cium?"


"Habisnya mas jawabnya begitu." Sungut Anja.


"Apa Laras datang ke sana?"


"Ya, Laras datang bersama dengan bu Mayang dan juga Seno serta Camelia."


"Apa mbak Shasa juga datang mas?"


"Tidak, hanya Om Dika dan Tante Dona saja yang datang."


"Aku kangen sama Bu Mayang, apa mereka mau mampir ke sini?"


"Kita lihat saja besok!" Nara menarik selimutnya untuk menyelimuti tubuh keduanya, kemudian menarik sang istri ke dalam pelukannya. Anja segera membalas pelukan sang suami kemudian mereka berdua bersama-sama memejamkan mata bersiap untuk menjemput mimpi.


*****


*****


*****


*****


*****


Lope-lope sekebun Pare 😘😘πŸ€ͺπŸ€ͺ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh β˜•β˜•πŸŒΉπŸŒΉ