I Love You My Baby

I Love You My Baby
ILYMB 54



"Silahkan duduk!" Ucap dokter Andrew setibanya di ruangan pribadinya. Nara pun segera mendudukkan dirinya di sofa yang ada di dalam ruangan tersebut, begitupun dokter Andrew. Mereka duduk berhadap-hadapan dan saling diam untuk beberapa saat.


"Ada yang bisa ku bantu?" Dokter Andrew memulai percakapan di antara mereka.


"Apa istri ku boleh hamil lagi?" Nara mengutarakan keresahannya. Dokter Andrew nampak mengernyit bingung dengan pertanyaan suami dari sahabat istrinya itu.


"Boleh, memangnya kenapa Ra? Anja kan baik-baik saja."


"Bukan, Bukan itu maksud ku. Apa sekarang istri ku boleh hamil lagi?"


"Sekarang?" Beo dokter Andrew kaget. "Bukankah ini baru dua bulan? Kok bisa istri mu sudah hamil lagi?" Nampak Nara melebarkan matanya saat mendengar ucapan dokter Andrew.


"Haish, bukan begitu." Ingin rasanya Nara melempar wajah kebingungan dokter Andrew dengan apapun yang ada di depannya. Sayangnya di hadapannya saat ini tidak ada apapun yang bisa ia gunakan untuk melempar dokter Andrew. Ia sendiri juga bingung bagaimana cara menjelaskannya kepada dokter Andrew.


"Ehem! Begini Ndre, semalam kami melakukan itu-" Nara menjeda ucapannya yang dirasa ambigu itu.


"Lanjutkan!" Ucap dokter Andrew tegas hingga membuat Nara mau tak mau melanjutkan ucapannya.


"Semalam kami melakukan itu dan nggak sengaja keluar di dalam karena aku lupa. Apa kira-kira istri ku bisa hamil?"


"Bisa!" Jawab dokter Andrew sekali lagi dengan tegas. Nara nampak membelalakkan matanya.


"Tapi Anja minta di belikan pil KB. Apa boleh ia meminumnya?"


"Huuuft!" Terdengar helaan nafas pelan dari mulut dokter Andrew. "Sebenarnya boleh saja! Hanya-" Dokter Andrew menjeda ucapannya. "Hanya saja percuma kalau sp3rm@ yang sudah kamu tumpahkan di rahim Anja semalam, sudah terjadi pembuahan." Jelas dokter Andrew.


"Sebenarnya semalam aku sengaja, pura-pura lupa karena sepertinya istri ku juga lupa mengingatkan." Ucap Nara yang membuat dokter Andrew mendelik ke arahnya.


"GILA!" Teriak dokter Andrew spontan seraya geleng-geleng kepala.


"Dengerin dulu!" Nara menjelaskan singkat tentang alasan kesengajaannya itu. Dokter Andrew pun mendengarkan dengan seksama penjelasan Nara. Ia tak menyangka kalau ternyata ia dan Nara memiliki kesamaan. Yaitu sama-sama mendapatkan janda idaman. Eits, tapi istrinya kan bukan janda. Ah, ya sudahlah. Toh yang penting dia cinta dan bucin sama istrinya itu.


"Terus sekarang bagaimana? Apa mau mu?" Tanya dokter Andrew to the point.


"Tapi bener kan, nggak papa kalau Anja hamil lagi?"


"Iya!"


"Bagaimana kalau pil KB-nya diganti sama vitamin saja." Dokter Andrew tampak manggut-manggut.


Setelah mendapatkan apa yang diinginkannya, Nara segera meninggalkan rumah sakit dan meminta Bima untuk mengantarkannya kembali pulang. Bima pun tanpa banyak protes langsung melesatkan kembali mobilnya menuju ke kediaman Wijaya.


"Sayang!" Teriak Nara saat memasuki rumah. Anja yang saat itu sedang duduk di ruang tengah bersama dengan kedua anaknya dan juga Mbak Tini segera bangkit dari duduknya, kemudian menghampiri sang suami.


"Apa sih mas, teriak-teriak kayak Tarzan di hutan."


"Ini!" Nara mengulurkan botol kecil berisi vitamin kepada sang istri. Anja nampak mengernyit, namun tetap menerimanya.


"Apa ini mas?"


"Baca saja!"


"Pil KB?"


"Iya, semalam katanya minta itu." Nara merengkuh tubuh istrinya ke dalam pelukannya.


"Makasih mas!" Anja mendongakkan kepalanya kemudian mengecup sekilas pipi suaminya sebelah kanan.


"Ya sudah aku berangkat ke kantor, udah siang ini. Nanti boss besar marah."


"Iya hati-hati!" Anja sekali lagi mengecup pipi suaminya sebelah kiri, membuat Nara melebarkan senyumannya.


Nara segera meninggalkan kediaman Wijaya untuk berangkat ke kantor setelah membenamkan kecupan sayang di kening sang istri. Entah apa yang akan terjadi nanti jika istrinya itu benar-benar hamil lagi. Biarlah itu ia pikirkan nanti saja cara untuk meredam kemarahan istrinya.


*****


*****


*****


*****


*****


Lope-lope sekebun Pare 😘😘πŸ€ͺπŸ€ͺ


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, saweran kopi dan bunganya juga boleh β˜•β˜•πŸŒΉπŸŒΉ