Detective Wasabi

Detective Wasabi
Masa Lalu



Malam itu masih di China.


Bukan Wasabi namanya jika urusannya belum kelar. Diam-diam Wasabi meminta Andi untuk menelusuri siapa Adams


Wasabi menemui orang yang sudah membuatnya kesal. Orang itu berada sebuah Bar tempat tongkrongannya dengan anak-anak sultan di China.


Begitu Wasabi masuk, seorang pria bertubuh besar menghalanginya. Aturan masuknya, banyak yang memiliki kartu anggota yang boleh masuk


"Maaf saya tidak memiliki kartunya. Saya hanya lewat dan ingin masuk," ucap Wasabi dengan bahasa Inggris


"Tempat ini bukan untuk umum,"


"Hemm saya melihat mobil teman saya yang bernama Adams, apakah dia disini?" tanya Wasabi


"Oh ya dia sini. Tunggu," ucap Pria kekar tersebut masuk kedalam dan memanggil Adams


"Adams! Seseorang sedang mencari mu,"


Tak berapa lama Adams keluar, sendirian dan menghampiri Wasabi


"Oh si miskin rupanya. Apa mau mu!" ucap Adams


"Pertama, Aku ingin menghajarmu karena Kau seenaknya memeluk dan menciumnya. Kedua, Aku ingin Kau berlutut dan meminta maaf pada Joy," ucap Wasabi


"Siapa Kau berani denganku! Pergilah! Aku tidak punya waktu untuk orang miskin sepertimu. Bye!" ucap Adams lalu berbalik dan meninggalkan Wasabi.


Dengan kekuatan teleportasinya. Wasabi tiba-tiba muncul dihadapan Adams dan membuatnya terkejut!


"Si-si-siapa Kau!" ucap Adams


"Yang jelas aku manusia!" ucap Wasabi dan mulai mengeluarkan kekuatan hitamnya


"Jangan mendekat! Ku bilang jangan mendekat!" teriak adams yang lengkingan nya seperti banci


.


.


Pukul 10 malam. Di Kuil Shaolin


Tok Tok Tok!


Seseorang mengetuk pintu kamar Joy dengan keras dan tanpa jeda


"Berisik sekali, siapa yang malam-malam begini mengetuk pintu. Tidak mungkin Wasabi," gerutu Joy seraya berjalan membuka pintu kamar dengan mata yang mengantuk karena Joy baru saja mau tidur.


Ceklek


Joy terkejut dan memundurkan langkah kakinya.


"Adams!"


Adam terdiam dia masih kesakitan karena wajahnya babak belur.


"Dari mana Kau tau jika Aku disini!?" tanya Joy


Joy ada yang ingin ku katakan," ucap Adams seraya meringis


"Sebaiknya Kau pergi dari sini! Aku tidak ingin Wasabi salah paham denganku, "


Adams bukannya pergi, Dia malah berlutut dan meminta maaf pada Joy karena perbuatannya yang melecehkan wanita.


"Aku Adams Yong, Pewaris tunggal keluarga Lee Jun Yong meminta maaf terhadap Joy Putri Tuan Samy. Karena Saya telah bertindak semena-mena, menyakiti hatinya, dan melecehkannya. Saya bersedia menerima hukuman yang setimpal," ucap Adams


"Hah?" Joy terkejut


"Jawab Joy, katakan kalau Kau memaafkanku. Jika tidak aku akan terus berlutut disini," ancam Adams


"Hemm oke, dengan berat hati. Aku akan memaafkan mu dengan satu syarat. Kau juga buat pernyataan maaf ini ke akun media sosialmu," ucap Joy


"Hah, gila itu merusak citraku!?" protes Adams


"Kau memang sudah rusak," sahut Joy


"Baiklah akan ku lakukan,"


Wasabi datang dan bertepuk tangan


Plok plok plok


Joy makin terkejut, rupanya itu ulah Wasabi!


"Oke, terimakasih atas pengakuanmu Tuan Muda Adams. Aku sudah merekamnya dan tinggal Kau sebarkan di akun medsosmu.Huufff," ucap Wasabi


"lya, akan ku lakukan," ucap Adams dengan Nada kesal


"Jadi ini ulahmu?" tanya Joy pada Wasabi


"Dia mendatangiku dan hampir meremukkan semua tulangku!" ucap Adams


"Benarkah?" sahut Joy tersenyum puas dan menatap Wasabi dengan terharu


"Wasabi, Aku sudah melakukan apa yang Kau pinta. Baru saja aku mengirim kan video itu ke telegramku juga instagram ku. Puass!!" ucap Adams


"Dan aku minta Kau pegang janji mu. Aku pulang!" timpal Adams


"Thanks, dan akan ku pegang janjiku,"


Si kaya Adams pun pergi dengan mobil Lamborghini merahnya.


"Wasabi, apa yang Kau janjikan? " tanya Wasabi


"Ya sangat," ucap Joy dengan mata sudah berkaca-kaca tapi ia menahannya, kemudian menghirup napas sedalam-dalamnya


"Aku bukannya tak ingin menceritakannya. Karena aku sudah menguburnya dan tak ingin mengingat kejadian itu," ucap Joy


"Kalau Kau tak ingin menceritakannya. Aku tak memaksa,"


"Kau sudah tahu bukan. Jadi akan ku ceritakan kejadian detailnya,"


Joy lalu bercerita masa lalunya yang hampir dilecehkan. Untung saja ia masih mempertahankan mahkotanya


Flashback


Malam itu, sehabis merayakan ulang tahun temannya Joy. Adams mengantarnya pulang. Tetapi dia tidak mengantar kerumah Joy karena dengan alasan mengantuk dan sedikit mabuk.


Adams berhenti di sebuah rumah kecil. Rumah pribadi untuk disewakan. Tetapi saat itu sedang tidak ada penyewa. Rumah itu disewakan dengan perabotannya sekaligus jadi didalam masih ada perabotan lengkap, tempat tidur, kursi dan perabotan dapur juga ada.


Lalu Adams menyuruh Joy masuk. Sementara Joy masuk dengan ragu. Tapi karena sudah malam akhirnya Joy pun masuk. Setelah itu Adams mengunci pintu dan langsung ke kamar


Adams berniat akan mengantarkan Joy pulang besok pagi. Lalu pria itu pun langsung tidur di kamarnya. Sedangkan Joy diruang tamu. Tak lama kemudian Joy mulai mengantuk dan tidur.


Joy mulai merasakan ada tangan yang menggerayyangi tubuhnya dan membuatnya geli. Hampir saja Joy terlena. Lalu Joy mendengar nafas tak beraturan.


Joy pun terbangun dan melihat Adams tanpa mengenakan baju tetapi masih mengenakan celananya. Dan untungnya Joy masih memakai pakaian utuh.


Adams menciumi Joy dengan napsu gairahnya seraya ingin membuka bajunya, Sementara Joy tak bisa beranjak karena tertindih badan Adams yang besar.


Pria itu ingin memperkosa Joy dengan sekuat tenaga Joy mendorong adams dan beranjak bangun lalu pergi menjauh.


Sialnya saat Joy ingin kabur, ruangan itu gelap dan kakinya tersandung kaki kursi dan kepala Joy juga terantuk sisi meja.


Joy merasa pening tetapi tetap berusaha bangun.


Adams tertawa dan berkata, "Joy kenapa malu-malu, Aku kan pacarmu. Ayo kita lakukan dan Kau akan menjadi milik ku sepenuhnya"


Kemudian Adams melepaskan tali pinggangnya dan mencambuk badan Joy saat itu


Sungguh membuat Joy sakit. Ia terus berlari dan menjauhinya. Lalu masuk kedalam kamar. Tapi percuma saja, karena kamar itu tidak terkunci, tidak ada perabotan yang berat didalamnya yang bisa menutupi pintu. Hanya ada kasur lipat dan rak kecil dari plastik.


Joy ingin kabur lewat jendela juga tak bisa karena terhalang teralis. Adams berhasil masuk dan Joy segera menjauh dan pergi tapi Adams berhasil menangkap Joy.


Dalam cengkraman Adams, Joy melihat kunci mobil yang tersangkut di paku dinding dan kunci rumah yang ada di saku celananya.


Lantas Joy berpura-pura mendekatinya seakan-akan menyerahkan dirinya demi untuk mendapatkan kunci pintu


Mereka sempat bercumbu sebentar, sementara itu Joy berusaha mengambil kunci di saku celananya.


Taktik Joy berhasil.


Begitu kunci itu berhasil di pegang. Joy mendorongnya dan menendangnya kemudian Joy keluar dan mengambil kunci mobil yang tersangkut di dinding.


Joy menggigit kunci mobil dan tangan kirinya menahan pintu dan tangan kanannya mencari kunci-kunci yang pas. Joy berusaha membuka pintu. Dan tangannya gemetaran memasukkan kunci. Setelah dua kunci berganti akhirnya terbuka sudah.


Joy segera membenarkan bajunya yang kusut dan mengambil tas. Lalu keluar seolah-olah tak terjadi apa-apa dan pulang memakai mobilnya.


Lalu keesokannya Adams ke rumah mengambil mobilnya. Dan meminta maaf. Dia bilang karena pengaruh alkohol. Dan Aku pun dengan bodoh ya memaafkannya. Setelah kejadian itu sikap kita menjadi aneh. Dia seperti menjauhiku dan Aku seperti menjaga jarak. Dan ternyata dia bukan menjauhiku melainkan dia selingkuh dengan perempuan lain yang juga teman sebangku ku.


Flashback off


"Tak hanya itu, dia juga sempat menyebarkan video saat aku merayunya. Padahal rayuan itu untuk mengambil kunci yang ada di sakunya," jelas Joy


"Hemm kalau tahu ceritanya seperti itu. Akan ku rontokkan semua giginya. Andi sudah menghapus video itu tenang saja, tak akan ada lagi video buruk tentangmu," ucap Wasabi


"Terimakasih sayang....tapi aku beruntung saat itu aku berhasil kabur, jika tidak mungkin aku sudah tak perawan lagi," ucap Joy


"Mau seperti apapun dirimu, aku akan menerima keadaan mu,"


"Joy aku jadi teringat. Entahlah ingatan ini terus membayangiku. Saat itu Kau menarik ku dengan paksa dan Kau merebut ciuman pertama ku. Dari situ aku berfikir. Kau seperti gadis liar yang menakutkan," ucap Wasabi dengan jujurnya. Inilah saat dia dan Joy harus mengatakan kebenaran dan kejujuran. Karena tujuan mereka adalah menikah


"Aku hanya suka menggoda sampai situ saja tidak selebihnya. Aku membaca sebuah artikel cara memikat pria yang dingin. Dan aku mempraktekkannya padamu," ucap Joy


"Aku juga berfikir sampai sekarang. Kenapa aku bisa tertarik padamu, padahal saat itu Kau terus menyudut kan ku dan malah mencurigaiku sebagai pembunuh, " timpal Joy


"Kau harus berterimakasih pada penulis artikel itu haha.."


"Haha ya juga Kau benar,"


Wasabi dan Joy tertawa dibangku teras depan kamar Joy. Kamar itu menghadap halaman luar. Sehingga membuat para biksu yang melihatnya malam itu menegur mereka untuk segera masuk ke kamar. Masing-masing.


"Maaf ya karena ku, kita jadi ditegur. Selamat tidur Joy, " sahut Wasabi


"Tidur lah. Besok kita berangkat pagi,"


Keesokan paginya, Joy dan Wasabi pamit pulang dengan para biksu.


Joy penasaran apa yang Wasabi ancam hingga Adams ketakutan. Rupanya Andi sudah meretas ponsel Adams dan mengembalikan video messum yang sempat Adams hapus. Ia terkejut bagaimana bisa Video itu kembali lagi padahal ia sudah menghapusnya.


"Dia takut jika hal itu ku sebarluaskan," sahut Wasabi


"Pantas saja dia ketakutan. Dia sangat takut dengan Ayahnya," ucap Joh


"Kau sangat mengenalinya,"


"Jangan cemburu itu hanya masa lalu. Kaulah masa depanku,"


"Terjawab sudah. Akan ku putuskan," ucap Wasabi tersenyum dan Joy penasaran dengan perkataannya Wasabi.


Apa yang ingin dia putuskan