
Pertarungan demi pertarungan berlangsung dengan seru, Wu Yi Feng bahkan sudah melakukan dua kali pertarungan dan melaju ke babak selanjutnya, sedangkan Zhou Yun sedang sibuk mencari tanda - tanda kehadiran pasukan pemberontak.
Raut wajah jenderal Huo Long sempat berubah ketika mendengar kabar bahwa walikota Lu Hong sedang dalam perjalanan ke pertambangan.
"Biarkan dia kemari, kalian tahu kan apa yang harus dilakukan??" Ucapnya.
"Mengerti jenderal, segera laksanakan.." Beberapa prajurit bergegas meninggalkan tempat untuk melakukan sesuatu yang sangat rahasia.
Sementara itu jenderal Huo Long memanggil pembawa acara dan membisikkan sesuatu, pembawa acara hanya bisa mengangguk angguk menerima perintah darinya.
"Karena waktu yang sudah menunjukkan tengah hari, maka untuk mempersingkat acara, semua peserta yang tersisa akan masuk kedalam arena dan melakukan pertarungan hingga hanya tersisa satu orang yang bertahan." Seru pembawa acara.
Banyak diantara mereka yang tidak paham, dan mulai saling bertanya. Tapi tidak ada yang sampai melakukan protes keras, Wu Yi Feng sendiri hanya diam sebelum akhirnya bangkit berdiri dan menuju arena, dimana di sana telah berkumpul tujuh orang lainnya.
"Semuanya berdiri, bapak walikota Lu Hong tiba...!!!" Beberapa orang prajurit berseragam lengkap memasuki area pertambangan, disusul oleh sosok laki - laki paruh baya bertubuh tambun dan bermuka mesum.
"Tuan, untuk apa repot - repot datang kemari??" Sapa jenderal Huo Long.
"Aku hanya merasa penat di rumah dan ingin jalan - jalan, lagipula aku dengar di sini sedang diadakan sebuah turnamen beladiri." Jawab walikota Lu Hong sambil menghempaskan tubuhnya yang besar ke kursi empuk milik jenderal Huo Long.
"Kebetulan sekali turnamen sudah berada di babak final.. Silahkan dinikmati.." Jenderal Huo Long segera memberikan kode kepada pembawa acara untuk meneruskan pertandingan.
Dari kedelapan finalis, hanya tiga yang berasal dari tahanan. Selebihnya merupakan penjaga yang memiliki sejarah kelam sebagai pembunuh bayaran berdarah dingin.
Wu Yi Feng sudah mengerti dengan situasi yang ia hadapi, pasukan pemberontak datang atau tidak, yang pasti hari ini Wu Yi Feng harus mengakhiri ini semua.
Tak ingin menyembunyikan lagi kekuatannya, Wu Yi Feng menghembuskan napas panjang, seketika bebannya terangkat dan semuanya terasa plong. Pemuda itu pun mempersiapkan aksinya, tanpa perlu lagi berpura - pura.
WUSSSHHHHHH...
BANGGGG...
BANGGGGG...
BANGGGG....
Wu Yi Feng melesat lincah dengan menggunakan jurus langkah petir, pemuda itu mengalahkan kelima lawannya (dari pihak penjaga) dengan sekejap mata.
Gerakannya yang terlalu cepat membuat lawannya bahkan tidak bisa menghindar, "Kalian berdua turunlah, hari ini kita akan pergi dari tempat ini..!!!" Seru Wu Yi Feng.
"Baikk...!!!" Keduanya seolah mendapat harapan melihat kekuatan Wu Yi Feng.
"Ohh.. Jenderal Huo Long, nampaknya ada tikus kecil yang ingin memberontak disini.." Ucap walikota Lu Hong sambil melirik jenderal Huo Long.
"Akan segera saya bereskan Tuan.." Jawab jenderal Huo Long sambil memberikan kode kepada seluruh anak buahnya untuk menangkap dan menghajar Wu Yi Feng.
Puluhan penjaga mulai berdatangan dan siap untuk menghajar Wu Yi Feng, namun serentak seluruh tahanan mulai membentuk barisan untuk melindungi Wu Yi Feng.
"Ingin menghajarnya? Langkahi dulu mayatku..!!"
"Tak kan kubiarkan kalian memadamkan cahaya kebebasan kami..!!!"
Mulai terdengar celoteh para tahanan yang membuat Wu Yi Feng makin bersemangat, lalu dengan satu komando, mereka saling bertarung.
Wu Yi Feng merobohkan para penjaga yang mendekatinya dengan sekali serang, namun banyak juga para tahanan yang terluka karena pukulan dan serangan brutal para penjaga.
"SEMUA BERHENTIIIII...!!!!"
Mendadak saja semua yang ada di bawah seperti mendapatkan sebuah tekanan yang cukup berat, membuat tubuh mereka tak bisa bergerak, bukan itu saja mereka seperti merasakan ketakutan yang luar biasa hingga bergetarlah sekujur tubuh.
Langkah kaki ringan terdengar mendekati mereka, Wu Yi Feng mencoba mendongakkan kepalanya dan melihat jenderal Huo Long mendekat.
BLAAAARRRRRR...
"Kalian semua menyingkir, biarkan aku sendiri yang melawan pemuda itu.." Ucapnya seraya memberikan tatapan mematikan ke seluruh penjuru.
Seperti kerbau yang dicocok hidungnya, baik tahanan maupun para penjaga mulai mundur dan membentuk lingkaran, menyisakan dua orang di tengah, yakni Wu Yi Feng dan juga jenderal Huo Long.
Wu Yi Feng mencoba mengatur detak jantungnya yang entah kenapa hari ini berdetak begitu kencang, seperti mencoba memberitahu pemiliknya jika lawan yang dihadapinya saat ini sangat kuat.
"Aku akan memberikanmu kesempatan tiga kali, seranglah aku dari manapun..!!" Ucap jenderal Huo Long dengan sombong.
"Kuharap kau tidak menyesalinya.." Gumam Wu Yi Feng sambil mengerahkan segenap Qi miliknya.
"Teknik Naga, Pukulan Seribu Naga.."
BLAAAMMMMM..
BLAAAAMMMMM...
BLAAAAMMMMM...
Wu Yi Feng memukul sekujur tubuh jenderal Huo Long, mencoba mencari titik lemahnya, namun tubuh lelaki tersebut tetap diam tak bergeming, justru Wu Yi Feng yang merasakan sakit di punggung tangannya.
"Aku rasa itu sudah lebih dari tiga serangan.." Ucap jenderal Huo Long sembari mengangkat tangannya dan bersiap menyerang balik.
BLARRRRRR....
"ARRRGGGGGHHHHH...."
Tubuh Wu Yi Feng terdorong kebelakang cukup jauh, meskipun tadi ia sempat menahan pukulan dari jenderal Huo Long dengan kedua tangannya, tapi efek serangannya tetap terasa begitu kuat.
Tesss..
Tesss...
Wu Yi Feng memuntahkan beberapa tetes darah dari sela - sela bibirnya, bahkan kedua lengannya yang ia gunakan sebagai perisai terasa kebas dan hampir patah.
"Tidak buruk, kau menjadi orang pertama yang sanggup bertahan dalam satu pukulanku.."
"Baju Bintang Tingkat 10.."
Wu Yi Feng membuka sebuah jurus yang telah lama ia simpan, sebuah jurus yang dulunya adalah milik siluman beruang tanduk hitam.
Jurus tersebut melapisi seluruh tubuh Wu Yi Feng dengan sebuah perisai tipis transparant yang begitu kuat, Wu Yi Feng juga mengedarkan seluruh Qi miliknya ke sekujur tubuh, terutama bagian perut dan dada untuk meminimalisir resiko.
"Sudah siap?? Aku akan melakukan serangan selanjutnya.."
WUSHHHHHHH...
BLAAARRRRRRR....
Tubuh Wu Yi Feng terlempar hingga menabrak dinding pembatas ruangan dengan sangat keras, dan seolah masih kurang jenderal Huo Lonh kembali maju dan melesakkan pukulannya yang untungnya kali ini masih bisa dihindari oleh Wu Yi Feng.
BLAAAARRRRRR...
Tembok itupun seketika hancur berkeping keping ketika mendapat serangan dari jenderal Huo Long, Wu Yi Feng mencoba untuk mengambil jarak sejauh mungkin, namun gerakan lincah dan cepat dari jenderal Huo Long membuat jarak diantara keduanya begitu rapat.
Berkali kali Wu Yi Feng lolos dari maut setelah berhasil menghindari serangan jenderal Huo Long, tapi pemuda itu sadar tidak ada gunanya terus menghindar, apalagi kini serangan jenderal Huo Long makin cepat dan kuat.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Semoga kalian semua dalam keadaan baik, maaf jika beberapa hari ini saya tidak bisa UP. Saya harap semua bisa maklum, lebaran yang kian dekat membuat segalanya ruwet. Banyak yang harus diselesaikan di dunia nyata, tetap sabar ya menunggu up dari author🙏🙏